Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Jumlah pemudik saat Lebaran 2026 diprediksi mengalami penurunan cukup besar bila dibandingkan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Diperkirakan ada 143,7 juta orang akan melakukan perjalanan mudik di Lebaran 2026. Angka ini didapatkan dari hasil survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.
Jumlah ini sebenarnya mengalami penurunan bila dibandingkan momen serupa tahun lalu yang mencapai 154 juta orang. Meski demikian, bukan tidak mungkin prediksi tersebut meleset.
“Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan karena tahun lalu survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta,” ungkap Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan.
Dari survei tersebut juga disampaikan bahwa lalu lintas keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama dan GT Cikupa dari H-10 hingga H+11 diperkirakan mencapai 3,67 juta kendaraan.
Kemudian puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3). Ketika itu diperkirakan bakal ada 259 ribu kendaraan melintas.
Sementara arus masuk Jakarta melalui GT Cikampek Utama, GT Kalihurip, GT Ciawi dan GT Cikupa selama periode yang sama diproyeksikan mencapai 3,54 juta kendaraan.
Ada pun puncak arus balik kemungkinan terjadi pada Senin, 24 Maret 2026 (H+3). Diprediksi bakal ada 285 ribu kendaraan memasuki Ibu Kota.
Untuk mengawal perjalanan para pemudik, pemerintah bakal membuka sejumlah posko angkutan Lebaran. Operasional bakal berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi.
Tak hanya itu, beragam upaya juga akan dilakukan guna menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas. Salah satunya adalah pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas.
Kebijakan tersebut akan berdampak ke semua kendaraan kecuali pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.
Sejumlah rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan. Mulai dari contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.
Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik.
"Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal tertentu sehingga keselamatan dan kelancaran perjalanan lebih terjamin," pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
Merawat motor Honda di bengkel resmi bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna kendaraan roda dua
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya