Jumlah Pemudik di Lebaran 2026 Diperkirakan Alami Penurunan

Jumlah pemudik saat Lebaran 2026 diprediksi mengalami penurunan cukup besar bila dibandingkan tahun lalu

Jumlah Pemudik di Lebaran 2026 Diperkirakan Alami Penurunan
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 22 Februari 2026 | 11:00 WIB

KatadataOTO – Diperkirakan ada 143,7 juta orang akan melakukan perjalanan mudik di Lebaran 2026. Angka ini didapatkan dari hasil survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Jumlah ini sebenarnya mengalami penurunan bila dibandingkan momen serupa tahun lalu yang mencapai 154 juta orang. Meski demikian, bukan tidak mungkin prediksi tersebut meleset.

“Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan karena tahun lalu survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta,” ungkap Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan.

Dari survei tersebut juga disampaikan bahwa lalu lintas keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama dan GT Cikupa dari H-10 hingga H+11 diperkirakan mencapai 3,67 juta kendaraan.

Lalu lintas saat libur Maulid Nabi Muhammad
Photo: Istimewa

Kemudian puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3). Ketika itu diperkirakan bakal ada 259 ribu kendaraan melintas.

Sementara arus masuk Jakarta melalui GT Cikampek Utama, GT Kalihurip, GT Ciawi dan GT Cikupa selama periode yang sama diproyeksikan mencapai 3,54 juta kendaraan.

Ada pun puncak arus balik kemungkinan terjadi pada Senin, 24 Maret 2026 (H+3). Diprediksi bakal ada 285 ribu kendaraan memasuki Ibu Kota.

Untuk mengawal perjalanan para pemudik, pemerintah bakal membuka sejumlah posko angkutan Lebaran. Operasional bakal berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi.

Tak hanya itu, beragam upaya juga akan dilakukan guna menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas. Salah satunya adalah pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas.

Kebijakan tersebut akan berdampak ke semua kendaraan kecuali pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan. Mulai dari contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.

Rekayasa lalu lintas
Photo: KatadataOTO

Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal tertentu sehingga keselamatan dan kelancaran perjalanan lebih terjamin," pungkasnya.


Terkini

news
Isuzu, truk listrik

Masa Depan Truk Listrik di RI, Masih Jauh dari Realisasi

Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik

news
nikel

Tantangan Nikel Indonesia Untuk Mencapai Hilirisasi

Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global

news
SIM keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, 16 April 2026

Untuk mengurus dokumen berkendara dengan mudah, Anda dapat memanfaatkan SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta 16 April 2026, Jadi Andalan Atasi Macet

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah untuk atasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 16 April 2026

Hari ini pengendara di Kota Kembang bisa mendatangai salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi

motor
Yamaha

Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan

Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha

komunitas
RoRI

Komunitas Motor RoRI Rayakan Satu Dekade, Siap Touring ke Malino

RoRI berencana menggelar touring lintas chapter pada bulan ini guna merayakan satu dekade mereka berdiri

news
Motor Listrik

KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN

Pengadaan ribuan motor listrik oleh BGN mendapat perhatian lebih dari KPK karena rawan tindak pidana korupsi