CATL Kembangkan Baterai Berbahan Garam, Gandeng HyperStrong
28 April 2026, 13:31 WIB
Pembangunan pabrik baterai EV hasil kerja sama Antam-IBC-CATL-CBL ditargetkan rampung akhir tahun depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik hasil kolaborasi Antam-IBC-CATL-CBL di Karawang yang diresmikan Prabowo Subianto, Presiden Indonesia ditargetkan rampung tahun depan. Sementara produksi rencananya bakal dimulai akhir 2026.
Fasilitas tersebut dipercata mampu memproduksi 5,9 gigawatt hour (GWh) baterai per tahun pada 2026. Namun jumlah itu bakal naik menjadi 15 GWh saat beroperasi penuh di 2028 atau setara 300 ribu unit mobil.
“Kami resmikan pembangunan pabrik baterai listrik berkapasitas 15 GWh. Jumlah itu bila dikonversi ke baterai mobil setara 250 ribu sampai 300 ribu kendaraan,” ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dilansir Antara (29/06).
Besarnya jumlah tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar EV baik domestik maupun internasional di masa depan.
Tak hanya membuat baterai listrik, Bahlil juga memproyeksikan kawasan tersebut bakal terbangun Battery Energy Storage System (BESS). Fasilitas itu nantinya bisa digunakan buat menyimpan energi listrik dari panel surya.
Ia menegaskan bahwa para investor telah bersedia mengembangkan BESS agar semua produk ada di dalam negeri.
Perlu diketahui bahwa Presiden Prabowo Subianto baru meletakkan batu pertama pembangunan proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), di Karawang, Jawa Barat.
Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL ini adalah pengembangan industri dari hulu ke hilir. Di dalamnya ada enam proyek terintegrasi yang dikembangkan bersama antara PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), konsorsium CATL, Brunp dan Lygend (CBL).
Dari enam proyek itu, lima diantaranya dikembangkan di Kawasan FHT Halmahera Timur. Sementara sisanya dilakukan di Karawang, Jawa Barat.
Ada pun pabrik baterai di Karawang berdiri di atas lahan seluas 43 hektare yang dioperasikan PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). Perusahaan tersebut merupakan hasil kolaborasi IBC dengan CBL, anak usaha Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
Dengan adanya pabrik maka perkembangan kendaraan listrik di Indonesia bisa semakin optimal. Pasalnya produsen otomotif bisa lebih mudah mendapatkan komponen serta meningkatkan TKDN produksinya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 13:31 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat