10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD terus berinvestasi di sejumlah negara Asia Tenggara. Terbarunya, raksasa otomotif asal Tiongkok ini resmi membangun pabrik baterai mobil listrik di Vietnam.
Manufaktur tersebut menjalin kerja sama dengan industri manufaktur Vietnam yakni Kim Long Motors.
Untuk diketahui, Kim Long Motors merupakan manufaktur otomotif privat di Vietnam yang berfokus pada riset, perakitan sampai penjualan kendaraan komersial termasuk bus dan truk.
Tidak tanggung-tanggung, BYD berinvestasi sebesar 130 juta USD atau sekitar Rp 2,1 triliun, sebuah langkah besar perluasan bisnis mereka di Asia Tenggara.
Kerja sama itu diketahui mulai dilakukan pada 27 Januari 2026. Pihak pemerintahan Vietnam mengkonfirmasi fasilitas itu akan fokus menyuplai baterai kendaraan komersial bertenaga listrik.
Pada fase pertama, konstruksi dilakukan untuk fasilitas seluas 4,4 hektar dengan kapasitas produksi tahunan sampai tiga gigawatt-hours atau GWh.
Baterai akan fokus disuplai buat kendaraan komersial seperti bus dan truk. Lalu di fase dua bakal ada ekspansi sampai enam hektar.
Sehingga nantinya pabrik itu dapat mensuplai baterai Electric Vehicle (EV) khusus kendaraan penumpang dengan total luas lahan 10 hektar dan kapasitas tahunan enam GWh.
“Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Kim Long Motors akan menanggung biaya konstruksi, sementara BYD menawarkan dukungan teknis yang komprehensif. Tetapi informasi ini belum dikonfirmasi oleh BYD,” tulis laporan Carnewschina dikutip Kamis (29/01).
Ada beberapa faktor diyakini menjadi alasan BYD memilih Vietnam sebagai lokasi pembangunan pabrik baterai.
Seperti meledaknya pertumbuhan penjualan kendaraan ramah lingkungan. Buat gambaran, di 2022 angka penjualan EV adalah 4.040 unit dan berhasil tembus 79.800 unit pada 2024.
Namun dalam 11 bulan pertama di 2025 penjualan mobil listrik bersama hybrid tumbuh signifikan sekitar 160.000 unit dengan pangsa pasar sekitar 38,5 persen.
Sementara di Indonesia, BYD berkomitmen membangun fasilitas perakitan mobil listrik. Targetnya pabrik mereka beroperasi mulai tahun ini.
Sebelumnya seluruh mobil model mobil listrik BYD masuk Indonesia dibantu skema insentif mobil listrik impor, membuat harganya bisa kompetitif meskipun masih berstatus Completely Built Up (CBU) atau impor utuh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah
11 September 2026, 16:01 WIB
Mulai pulih signifikan, penjualan mobil periode Agustus 2026 tembus 83 ribu unit atau tertinggi tahun ini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah