Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Dimulai Besok, Cek Syaratnya
31 Mei 2026, 15:49 WIB
Menurut Global Traffic Scorecard 2023 yang dikeluarkan oleh Inrix, Jakarta menjadi kota termacet nomor 10
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO ;– Lagi-lagi Jakarta dinobatkan sebagai kota paling macet. Kali ini berdasarkan laporan Global Traffic Scorecard 2023 dikeluarkan perusahaan analisis data lalu lintas Inrix.
Di dalam laporan tersebut, terdapat kota-kota yang kondisi lalu lintasnya paling padat. Kemudian Jakarta menempati nomor 10 di 2023.
Posisi itu setingkat lebih tinggi dari Miami, Florida. Lalu Jakarta ada di bawah Cape Town, Afrika Selatan yang berada di urutan kesembilan.
Pada laporan ini terungkap bahwa warga Ibu Kota kehilangan waktu 65 jam karena terjebak kemacetan. Bahkan jumlah tersebut meningkat 33 persen jika dibandingkan di 2022.
Angka di atas dihitung dengan melihat berapa lama waktu yang diperlukan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke pusat kota dari daerah penyangga begitu juga sebaliknya.
“Ketika jumlah kendaraan meningkat, pengemudi sampai penumpang bus kehilangan waktu maupun bahan bakar dengan cara tidak produktif,” tulis Inrix seperti dikutip pada Kamis (27/6).
Lebih jauh mereka menjelaskan ada beberapa dampak negatif yang terjadi. Seperti keterlambatan pengiriman hingga efek buruk bagi lingkungan sekitar.
Semua itu terjadi karena kepadatan lalu lintas di daerah perkotaan. Sehingga diklaim mampu menurunkan kualitas hidup pengendara serta masyarakat lain.
Apalagi Jakarta juga dinobatkan sebagai kota nomor satu paling macet di Indonesia. Menjadi catatan bagi para pemangku kebijakan guna menanggulangi fenomena di atas.
Kemudian Inrix menyebut kalau pagi dan sore hari waktu paling buruk buat berkendara di Jakarta. Sebab kemacetan terjadi di momen tersebut.
“Kecepatan tertinggi pada 2023 hanya 21 mil per jam atau 33,7 kilometer per jam,” lanjut mereka.
Sementara itu Bob Pishue, analisis transportasi Inrix menyebut kepadatan lalu lintas di daerah perkotaan menunjukan peningkatan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
“Hal ini juga menyebabkan hilangnya waktu senilai miliaran dolar bagi para pengemudi juga masyarakat,” Bob Pishue menuturkan.
Memang Inrix memakai pola perjalanan terkini setelah masa pandemi Covid-19 selesai. Mereka mengklaim melakukan Analisa serta membandingkan perbedaan perjalan pulang pergi di lebih dari 900 kota di dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Mei 2026, 15:49 WIB
24 April 2026, 06:00 WIB
21 April 2026, 06:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
02 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM