Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Trac mengaku kalau mereka juga turut mewaspadai konsumen rental mobil yang beralamat atau memiliki KTP Pati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belakangan ramai para pelaku rental mobil memasukan daerah Pati, Jawa Tengah ke daftar hitam atau Blacklist. Hal itu terjadi karena daerah tersebut dianggap sebagai lokasi penadah kendaraan curian.
Bahkan fenomena di atas sudah terjadi selama beberapa tahun. Mereka sangat berhati-hati menerima penyewa dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) berasal dari Pati.
Mendengar hal itu, Trac selaku salah satu rental mobil di Indonesia buka suara. Mereka mengaku juga cukup mewaspadai jika mendapat sewa dari daerah tersebut.
“Jujur ya kalo KTP dari Pati kita akan lakukan pengecekan lebih dalam. Bukan berarti langsung kita tolak, tapi cara pemeriksaannya saya tidak bisa jelaskan rahasia perusahaan,” ujar Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Trac di Jakarta pada Rabu, (26/6).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tidak hanya dari sisi konsumen yang diperiksa. Namun mereka turut melakukan berbagai pencegahan.
Termasuk pada kendaraan yang bakal disewa. Trac telah memasang sejumlah fitur keamanan guna mengantisipasi tindak kejahatan penggelapan mobil.
“Kalau ditanya alatnya apa, engga bisa dikasih tau. Pokoknya unit yang kami sewakan lepas kunci kita lengkapi teknologi keamanan,” tutur dia.
Fischer lantas mengatakan ada sejumlah daerah lain juga masuk ke dalam daftar hitam dalam bisnis sewa mobil. Akan tetapi dia enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Kalian tau semua, kalau kita tidak mendiskreditkan konsumen di daerah tertentu. Kami Astra menghindari seperti itu,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelumnya terjadi aksi pengeroyokan terhadap empat orang yang ingin menarik mobil sewaan di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.
Bahkan Burhanis, pemilik rental tersebut harus meregang nyawa. Dia diteriaki maling oleh warga ketika berniat mengambil kendaraan punya dia menggunakan kunci cadangan.
Sontak massa yang berada di lokasi mengejar Burhanis serta ketiga rekannya. Lalu mereka dihajar hingga bos rental mobil Mitra Cempaka dinyatakan tewas .
Sedangkan tiga orang lainnya, yakni SH (28) warga Jakarta Barat, KB (54) warga Kabupaten Tegal dan AS (37) warga Jakarta Timur harus dirawat di rumah sakit.
Patut diketahui, Burhanis sebelumnya juga pernah membuat laporan kehilangan di Polres Metro Jakarta Timur. Hal itu ia lakukan pada Februari 2024.
Disebut kalau Honda Mobilio milik Burhanis dibawa kabur sang penyewa. Pihak kepolisian pun mengaku sudah melakukan berbagai penyidikan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika