Wuling Buka Suara Soal Tumpukan Kontainer di Tanjung Priok
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Trac mengaku kalau mereka juga turut mewaspadai konsumen rental mobil yang beralamat atau memiliki KTP Pati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belakangan ramai para pelaku rental mobil memasukan daerah Pati, Jawa Tengah ke daftar hitam atau Blacklist. Hal itu terjadi karena daerah tersebut dianggap sebagai lokasi penadah kendaraan curian.
Bahkan fenomena di atas sudah terjadi selama beberapa tahun. Mereka sangat berhati-hati menerima penyewa dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) berasal dari Pati.
Mendengar hal itu, Trac selaku salah satu rental mobil di Indonesia buka suara. Mereka mengaku juga cukup mewaspadai jika mendapat sewa dari daerah tersebut.
“Jujur ya kalo KTP dari Pati kita akan lakukan pengecekan lebih dalam. Bukan berarti langsung kita tolak, tapi cara pemeriksaannya saya tidak bisa jelaskan rahasia perusahaan,” ujar Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Trac di Jakarta pada Rabu, (26/6).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tidak hanya dari sisi konsumen yang diperiksa. Namun mereka turut melakukan berbagai pencegahan.
Termasuk pada kendaraan yang bakal disewa. Trac telah memasang sejumlah fitur keamanan guna mengantisipasi tindak kejahatan penggelapan mobil.
“Kalau ditanya alatnya apa, engga bisa dikasih tau. Pokoknya unit yang kami sewakan lepas kunci kita lengkapi teknologi keamanan,” tutur dia.
Fischer lantas mengatakan ada sejumlah daerah lain juga masuk ke dalam daftar hitam dalam bisnis sewa mobil. Akan tetapi dia enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Kalian tau semua, kalau kita tidak mendiskreditkan konsumen di daerah tertentu. Kami Astra menghindari seperti itu,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelumnya terjadi aksi pengeroyokan terhadap empat orang yang ingin menarik mobil sewaan di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.
Bahkan Burhanis, pemilik rental tersebut harus meregang nyawa. Dia diteriaki maling oleh warga ketika berniat mengambil kendaraan punya dia menggunakan kunci cadangan.
Sontak massa yang berada di lokasi mengejar Burhanis serta ketiga rekannya. Lalu mereka dihajar hingga bos rental mobil Mitra Cempaka dinyatakan tewas .
Sedangkan tiga orang lainnya, yakni SH (28) warga Jakarta Barat, KB (54) warga Kabupaten Tegal dan AS (37) warga Jakarta Timur harus dirawat di rumah sakit.
Patut diketahui, Burhanis sebelumnya juga pernah membuat laporan kehilangan di Polres Metro Jakarta Timur. Hal itu ia lakukan pada Februari 2024.
Disebut kalau Honda Mobilio milik Burhanis dibawa kabur sang penyewa. Pihak kepolisian pun mengaku sudah melakukan berbagai penyidikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya