Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Trac mengaku kalau mereka juga turut mewaspadai konsumen rental mobil yang beralamat atau memiliki KTP Pati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belakangan ramai para pelaku rental mobil memasukan daerah Pati, Jawa Tengah ke daftar hitam atau Blacklist. Hal itu terjadi karena daerah tersebut dianggap sebagai lokasi penadah kendaraan curian.
Bahkan fenomena di atas sudah terjadi selama beberapa tahun. Mereka sangat berhati-hati menerima penyewa dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) berasal dari Pati.
Mendengar hal itu, Trac selaku salah satu rental mobil di Indonesia buka suara. Mereka mengaku juga cukup mewaspadai jika mendapat sewa dari daerah tersebut.
“Jujur ya kalo KTP dari Pati kita akan lakukan pengecekan lebih dalam. Bukan berarti langsung kita tolak, tapi cara pemeriksaannya saya tidak bisa jelaskan rahasia perusahaan,” ujar Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Trac di Jakarta pada Rabu, (26/6).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau tidak hanya dari sisi konsumen yang diperiksa. Namun mereka turut melakukan berbagai pencegahan.
Termasuk pada kendaraan yang bakal disewa. Trac telah memasang sejumlah fitur keamanan guna mengantisipasi tindak kejahatan penggelapan mobil.
“Kalau ditanya alatnya apa, engga bisa dikasih tau. Pokoknya unit yang kami sewakan lepas kunci kita lengkapi teknologi keamanan,” tutur dia.
Fischer lantas mengatakan ada sejumlah daerah lain juga masuk ke dalam daftar hitam dalam bisnis sewa mobil. Akan tetapi dia enggan menjelaskan lebih lanjut.
“Kalian tau semua, kalau kita tidak mendiskreditkan konsumen di daerah tertentu. Kami Astra menghindari seperti itu,” tegas dia.
Sebagai informasi, sebelumnya terjadi aksi pengeroyokan terhadap empat orang yang ingin menarik mobil sewaan di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.
Bahkan Burhanis, pemilik rental tersebut harus meregang nyawa. Dia diteriaki maling oleh warga ketika berniat mengambil kendaraan punya dia menggunakan kunci cadangan.
Sontak massa yang berada di lokasi mengejar Burhanis serta ketiga rekannya. Lalu mereka dihajar hingga bos rental mobil Mitra Cempaka dinyatakan tewas .
Sedangkan tiga orang lainnya, yakni SH (28) warga Jakarta Barat, KB (54) warga Kabupaten Tegal dan AS (37) warga Jakarta Timur harus dirawat di rumah sakit.
Patut diketahui, Burhanis sebelumnya juga pernah membuat laporan kehilangan di Polres Metro Jakarta Timur. Hal itu ia lakukan pada Februari 2024.
Disebut kalau Honda Mobilio milik Burhanis dibawa kabur sang penyewa. Pihak kepolisian pun mengaku sudah melakukan berbagai penyidikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 09:00 WIB
30 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV