Yadea Tawarkan Program Khusus di Pekan Raya Jakarta 2026
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Aismoli meminta pemerintah mencontoh India dalam memberikan subsidi motor listrik kepada masyarakat Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah mematangkan aturan mengenai pemberian subsidi motor listrik. Isunya bantuan tersebut mau diluncurkan pada Agustus 2025.
Wacana itu lantas menuai banyak respons dari berbagai pihak. Seperti dilontarkan oleh Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
Mereka berharap subsidi motor listrik benar-benar diberikan mulai bulan depan. Sehingga dapat mendongkrak penjualan.
Selain itu Aismoli menyarankan kepada pemerintah agar subsidi motor listrik bisa dibuat berkelanjutan tidak hanya pertahun.
Mengingat bantuan itu baru akan dijalankan pada bulan delapan. Sehingga waktu yang diberikan terlalu sedikit atau mepet.
“Memang sampai Desember praktis tinggal empat bulan. Padahal di Desember kita sudah tidak bisa lagi jualan karena udah mau tutup tahun,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO belum lama ini.
Oleh sebab itu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menterinya mau memberikan subsidi motor listrik dengan waktu lebih panjang lagi atau multi years.
Sehingga seluruh insentif diberikan oleh pemerintah bisa terserap secara sempurna serta dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.
“Kalau bisa dilanjut, jadi penjualan di 2025 dapat dibayarkan di 2026. Sehingga tidak ada penghentian proses penjualan karena alih tahun,” tutur Budi.
Lebih jauh Aismoli menyarankan pemerintah buat meniru India dalam pemberian subsidi motor listrik. Sebab tidak hanya untuk periode satu tahun saja.
“Kalau India kan sampai 10 tahun, kita barangkali bisa lima tahun sudah disiapkan dengan kuota pembelian serta dana sekian,” tegas Budi.
Budi pun menuturkan dengan insentif dibuat multi year, maka bakal membawa banyak dampak positif. Terutama untuk masyarakat di Tanah Air.
Dengan begitu masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum dari motor konvensional.
“Masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk membeli motor listrik dengan harga lebih murah,” tegas Ketua Umum Aismoli tersebut.
Meski begitu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri benar-benar serius dalam mencairkan subsidi motor listrik di Agustus 2025.
Sebab jika sampai ditunda maka bakal berdampak ke penjualan para produsen. Mengingat konsumen jadi menunggu bantuan tersebut dikucurkan.
“Karena kalau diumumkan di media semakin banyak orang tahu ada bantuan pembelian (mereka menantikan), penjualan kita jadi agak terhenti,” Budi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Juni 2026, 18:00 WIB
22 Mei 2026, 07:00 WIB
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 Juni 2026, 09:00 WIB
Yamaha MX King 150 Prima Pramac livery hadir untuk memenuhi kebutuhan para penggemar Toprak di MotoGP
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan mobil kembali mengalami penurunan di Mei 2026, lonjakan harga BBM bakal ikut memberikan tekanan
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan seperti SIM keliling Bandung, hal ini dilakukan demi melayani pengendara
12 Juni 2026, 06:00 WIB
Denda Ganjil Genap Jakarta cukup besar, sehingga para pengguna jalan protokol khususnya harus lebih waspada
12 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini 12 Juni 2026, jangan sampai terlewat
11 Juni 2026, 21:52 WIB
Kawasaki memboyong dua motor baru di PRJ 2026, yakni Brusky 125 sampai KLX 150 XLP guna menggoda para konsumen
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri