Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Aismoli meminta pemerintah mencontoh India dalam memberikan subsidi motor listrik kepada masyarakat Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah mematangkan aturan mengenai pemberian subsidi motor listrik. Isunya bantuan tersebut mau diluncurkan pada Agustus 2025.
Wacana itu lantas menuai banyak respons dari berbagai pihak. Seperti dilontarkan oleh Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
Mereka berharap subsidi motor listrik benar-benar diberikan mulai bulan depan. Sehingga dapat mendongkrak penjualan.
Selain itu Aismoli menyarankan kepada pemerintah agar subsidi motor listrik bisa dibuat berkelanjutan tidak hanya pertahun.
Mengingat bantuan itu baru akan dijalankan pada bulan delapan. Sehingga waktu yang diberikan terlalu sedikit atau mepet.
“Memang sampai Desember praktis tinggal empat bulan. Padahal di Desember kita sudah tidak bisa lagi jualan karena udah mau tutup tahun,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO belum lama ini.
Oleh sebab itu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menterinya mau memberikan subsidi motor listrik dengan waktu lebih panjang lagi atau multi years.
Sehingga seluruh insentif diberikan oleh pemerintah bisa terserap secara sempurna serta dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.
“Kalau bisa dilanjut, jadi penjualan di 2025 dapat dibayarkan di 2026. Sehingga tidak ada penghentian proses penjualan karena alih tahun,” tutur Budi.
Lebih jauh Aismoli menyarankan pemerintah buat meniru India dalam pemberian subsidi motor listrik. Sebab tidak hanya untuk periode satu tahun saja.
“Kalau India kan sampai 10 tahun, kita barangkali bisa lima tahun sudah disiapkan dengan kuota pembelian serta dana sekian,” tegas Budi.
Budi pun menuturkan dengan insentif dibuat multi year, maka bakal membawa banyak dampak positif. Terutama untuk masyarakat di Tanah Air.
Dengan begitu masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum dari motor konvensional.
“Masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk membeli motor listrik dengan harga lebih murah,” tegas Ketua Umum Aismoli tersebut.
Meski begitu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri benar-benar serius dalam mencairkan subsidi motor listrik di Agustus 2025.
Sebab jika sampai ditunda maka bakal berdampak ke penjualan para produsen. Mengingat konsumen jadi menunggu bantuan tersebut dikucurkan.
“Karena kalau diumumkan di media semakin banyak orang tahu ada bantuan pembelian (mereka menantikan), penjualan kita jadi agak terhenti,” Budi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 22:10 WIB
BYD masih menjadi merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada periode Februari 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu memamerkan kelengkapan fasilitas mereka termasuk Part Center yang betujuan untuk menyediakan suku cadang di Indonesia
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Aito M9 menjadi salah satu kandidat kuat mobil baru DFSK yang segera dipasarkan di semester kedua tahun ini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM