Mobil Nasional Produksi Pindad Bakal Lahir dari Karawang
21 April 2026, 21:00 WIB
Aismoli meminta pemerintah mencontoh India dalam memberikan subsidi motor listrik kepada masyarakat Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Indonesia dikabarkan tengah mematangkan aturan mengenai pemberian subsidi motor listrik. Isunya bantuan tersebut mau diluncurkan pada Agustus 2025.
Wacana itu lantas menuai banyak respons dari berbagai pihak. Seperti dilontarkan oleh Asosiasi Motor Listrik Indonesia (Aismoli).
Mereka berharap subsidi motor listrik benar-benar diberikan mulai bulan depan. Sehingga dapat mendongkrak penjualan.
Selain itu Aismoli menyarankan kepada pemerintah agar subsidi motor listrik bisa dibuat berkelanjutan tidak hanya pertahun.
Mengingat bantuan itu baru akan dijalankan pada bulan delapan. Sehingga waktu yang diberikan terlalu sedikit atau mepet.
“Memang sampai Desember praktis tinggal empat bulan. Padahal di Desember kita sudah tidak bisa lagi jualan karena udah mau tutup tahun,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli kepada KatadataOTO belum lama ini.
Oleh sebab itu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menterinya mau memberikan subsidi motor listrik dengan waktu lebih panjang lagi atau multi years.
Sehingga seluruh insentif diberikan oleh pemerintah bisa terserap secara sempurna serta dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.
“Kalau bisa dilanjut, jadi penjualan di 2025 dapat dibayarkan di 2026. Sehingga tidak ada penghentian proses penjualan karena alih tahun,” tutur Budi.
Lebih jauh Aismoli menyarankan pemerintah buat meniru India dalam pemberian subsidi motor listrik. Sebab tidak hanya untuk periode satu tahun saja.
“Kalau India kan sampai 10 tahun, kita barangkali bisa lima tahun sudah disiapkan dengan kuota pembelian serta dana sekian,” tegas Budi.
Budi pun menuturkan dengan insentif dibuat multi year, maka bakal membawa banyak dampak positif. Terutama untuk masyarakat di Tanah Air.
Dengan begitu masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum dari motor konvensional.
“Masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk membeli motor listrik dengan harga lebih murah,” tegas Ketua Umum Aismoli tersebut.
Meski begitu Budi berharap Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri benar-benar serius dalam mencairkan subsidi motor listrik di Agustus 2025.
Sebab jika sampai ditunda maka bakal berdampak ke penjualan para produsen. Mengingat konsumen jadi menunggu bantuan tersebut dikucurkan.
“Karena kalau diumumkan di media semakin banyak orang tahu ada bantuan pembelian (mereka menantikan), penjualan kita jadi agak terhenti,” Budi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 April 2026, 21:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
14 April 2026, 13:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
Terkini
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk
29 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS