Ganjil genap Jakarta Hari ini Kamis 30 April 2026, Terakhir Pekan Ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Pramono Anung mengatakan proyek galian serta tamu negara menjadi biang kerok atau penyebab macet Jakarta
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Macet di Jakarta tidak menunjukan tanda-tanda akan membaik. Bahkan cenderung memburuk dari hari ke hari.
Terutama ketika jam-jam orang sibuk berkegiatan. Seperti pergi bekerja ke kantor serta bersekolah.
Tentu macet Jakarta membuat masyarakat gerah. Sebab seluruh kegiatan yang ada jadi terhambat.
Mendengar hal tersebut Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan ada beberapa faktor penyebab padatnya lalu lintas.
Misal proyek galian atau pekerjaan lapangan yang mangkrak di sejumlah lokasi membuat macet Jakarta semakin parah.
“Seperti kemarin kami secara khusus mengadakan rapat. Pekerjaan di Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, penggalian kabel dan sebagainya ini yang mengganggu,” ungkap Pramono Anung di Antara, Kamis (12/06).
Oleh sebab itu Pramono meminta adanya koordinasi lebih intensif dengan kementerian lembaga terkait.
Mengingat ia menilai kalau keberadaan galian terbengkalai yang tetap dipagari atau diberi penyekat memperburuk arus lalu lintas.
Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta agar lokasi proyek yang tidak aktif segera dibuka untuk mengurangi penumpukan kendaraan.
Jika pekerjaan galian belum dilanjut, Pramono mengatakan seyogianya bedeng atau penyekat di proyek bisa dibuka.
“Supaya tidak menimbulkan kemacetan. Ini yang saya minta untuk ditertibkan,” Pramono Anung menegaskan.
Lebih jauh Pramono menekankan perlu adanya integrasi kerja antar instansi. Termasuk dengan kementerian pusat dalam pengaturan maupun penjadwalan proyek infrastruktur agar tidak saling tumpang tindih.
“Kami sedang upayakan agar koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperkuat. Jangan sampai proyek pusat bikin macet daerah, tetapi tidak ada solusi,” pungkas dia.
Di sisi lain tamu negara juga disebut-sebut menjadi salah satu biang kerok macet di Jakarta. Sebab perjalanan masyarakat terganggu.
“Memang harus terus terang kalau ada kejadian-kejadian khusus seperti tamu negara, habis banjir, kecelakaan dan sebagainya kemacetan masih menjengkelkan,” tutur Pramono Anung.
Sementara itu DPRD DKI Jakarta mengatakan kalau kebijakan ganjil genap (gage) kurang efektif guna mengatasi macet Jakarta.
Dwi Rio Sambodo, Anggota DPRD DKI Jakarta menilai bahwa ganjil genap Jakarta hanya solusi jangka pendek.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah dan para pemangku kebijakan perlu menyiapkan strategi lain.
“Permasalahan kemacetan Jakarta adalah soal struktural bukan sekedar teknis rekayasa lalu lintas,” ungkap Rio dalam kesempatan terpisah.
Rio menemukan bahwa banyak masyarakat memilih untuk membeli dua kendaraan untuk menghindari ganjil genap Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 April 2026, 06:00 WIB
29 April 2026, 06:00 WIB
28 April 2026, 06:00 WIB
27 April 2026, 06:14 WIB
24 April 2026, 06:00 WIB
Terkini
03 Mei 2026, 17:00 WIB
Otospector meluncurkan layanan bursa mobil bekas untuk memperkuat ekosistem otomotif dan bisnis berbisnis daring
03 Mei 2026, 14:16 WIB
Lepas mengusung LEX Platform untuk seluruh produk mereka, seperti pada mobil listrik E4 yang akan dijual
02 Mei 2026, 17:04 WIB
KatadataOTO mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung SUV offroad premium Jetour G700 di trek terbatas
02 Mei 2026, 09:00 WIB
Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026
02 Mei 2026, 07:00 WIB
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memberikan pengaruh besar bagi para Motul salah satunya
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)