Jelang 4 Dekade Federal Oil di Indonesia, Bangun Ekosistem
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pertamina Lubricants terus mempertahankan eksistensinya di industri pelumas. Mereka telah memasarkan berbagai produk kepada konsumen.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perusahaan pelat merah ini mengandalkan teknologi produksi dan pengembangan produk.
Hal itu dilakukan demi menjaga kualitas pelumas, agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.
Salah satu fasilitas Pertamina Lubricants adalah Production Unit Jakarta (PUJ) di Plumpang, Jakarta Utara.
Pabrik ini memiliki luas lebih dari 12 hektare dan menjadi salah satu fasilitas produksi pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara.
Demi menjaga kualitas produknya, PUJ dilengkapi fasilitas Lube Oil Blending Plant (LOBP), pabrik grease atau gemuk serta Viscosity Modifier Plant.
Seluruh fasilitas tersebut dimiliki guna mendukung produksi pelumas, untuk kebutuhan otomotif maupun industri.
Selain itu, Pertamina Lubricants menerapkan sejumlah teknologi terkini untuk menjaga ketepatan pencampuran bahan baku.
“Salah satunya adalah In-Line Blending (ILBD), yakni teknologi pencampuran pelumas secara berkelanjutan di dalam pipa,” ungkap Dody Arief, Manager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants, di Jakarta Utara, Rabu (28/10).
Dody menuturkan, LOBP PUJ mampu memproduksi pelumas hingga 270 juta liter per tahun.
Sementara itu, pabrik grease atau gemuk memiliki kapasitas produksi hingga 8.000 metrik ton per tahun dan Viscosity Modifier Plant mencapai 14 juta liter per tahun.
“Teknologi ini memungkinkan produksi dalam skala besar dengan berbagai spesifikasi,” lanjutnya.
Lebih jauh, disebutkan bahwa terdapat Simultaneous Metered Blending (SMB), untuk memproduksi pelumas dengan kandungan logam rendah.
Tidak ketinggalan, ada Automatic Batch Blender yang menggunakan sistem otomatis dengan kapasitas hingga 30 ton per proses pencampuran.
Sistem otomatis juga diterapkan pada Automatic Piggable Manifold untuk mengatur perpindahan produk dari tangki menuju mesin pengisian, termasuk proses pembersihan jalur produksi.
Pengembangan produk turut didukung Lubricants Technology Center (LTC).
Fungsinya menjalankan kegiatan penelitian dan pengembangan, untuk menyesuaikan pelumas dengan kebutuhan mesin serta perkembangan teknologi otomotif maupun industri.
Sebagai informasi, guna menjaga mutu produk, PUJ memiliki sejumlah sertifikasi, antara lain ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu.
Mereka turut mengantongi sertifikat ISO 14001:2015 buat manajemen lingkungan serta ISO/IEC 17025:2017 untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
26 September 2026, 07:00 WIB
25 September 2026, 17:22 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026