Podium McLaren di F1 GP Jepang 2026 Penuh Makna Penting
06 April 2026, 11:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit McLaren terjadi di Solo, Jawa Tengah terjadi pada 8 Juli 2026 silam.
Sportscar itu tengah ditumpangi oleh seorang konten kreator bernama Andra ST dan Robby Adek Pantjoro.
Diketahui mobil sport McLaren 720S milik Andra ST hilang kendali saat tengah melaju dan menghantam sejumlah objek.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan keselamatan berkendara saat menggunakan mobil sport.
Sportscar dan supercar memiliki tenaga yang jauh lebih besar dari kendaraan penumpang pada umumnya.
Sehingga untuk mengendalikannya tidak bisa sembarangan. Pengemudi wajib ekstra waspada dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.
Praktisi keselamatan menegaskan pengemudi sportscar maupun supercar harus punya teknik khusus.
Pengemudi wajib memiliki emosi yang stabil dan tidak bisa lengah. Tenaga mesin buas, menuntut pengguna sportscar untuk selalu fokus.
“Sekali injak pedal gas sudah harus memperhitungkan kondisi lingkungan, nol sampai 100 meter ke depan dan seberapa pendek mobil mampu berhenti sempurna saat direm. Jadi modal bisa nyetir saja tidak cukup,” kata Sony Susmana, Founder Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Lebih lanjut Sony mengungkapkan bahwa pengemudi harus selalu siap menyikapi kondisi jalan dan berbagai kemungkinannya.
Ia mencontohkan ketika berkendara di atas jam delapan malam, kemampuan motorik dan sensorik pengemudi bisa melambat.
Oleh karena itu pengemudi perlu melakukan penyesuaian kecepatan kendaraan. Pastikan tidak melaju sampai 90 kilometer per jam saat berada di area perkotaan yang rawan.
“Jika dilihat dari kondisi kendaraan setelah kecelakaan, menggambarkan yang bersangkutan menghantam benda dengan kecepatan tinggi atau lagi berakselerasi. Itu tidak bisa bohong sih,” kata Sony.
Selip ban yang disebut menjadi salah satu penyebab kecelakaan McLaren itu, menurut Sony merupakan reaksi ban kehilangan daya cengkeram di permukaan jalan saat pengemudi hilang kendali.
“Kecepatan tinggi itu relatif, akhirnya pasti berhubungan dengan selip ban. Jadi tergantung kesiapan pengemudi dalam menyikapi kondisi jalan dan kelebihan dari kendaraannya,” tegas Sony.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 April 2026, 11:00 WIB
29 Maret 2026, 11:44 WIB
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur
01 Agustus 2026, 10:00 WIB
Isuzu ELF NLR disulap untuk menjadi campervan dan memenuhi kebutuhan pemilik konten JAJAGO di Indonesia
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
Jaecoo memperkenalkan fitur SIVP untuk pertama kalinya di Indonesia serta diimplementasikan di J7 SIVP
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
Hyundai luncurkan deretan kendaraan elektrifikasi mulai Hyundai Staria EV, Ioniq 9 hingga Neira Prototype
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Toyota Indonesia menawarkan beragam solusi teknologi kendaraan-kendaraan mulai ICE, HEV, BEV hingga FFV
31 Juli 2026, 19:23 WIB
BMW meramaikan pasar mobil listrik dengan memasarkan iX3 untuk para konsumen mereka di ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 19:21 WIB
V-KOOL varian terbaru di GIIAS 2026 untuk menyasar konsumen yang menginginkan perlindungan lebih pada mobil