Gubernur DKI Bakal Beri Subsidi Tambahan Bila ERP Dijalankan
28 Mei 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan DKI mengungkap alasan sistem jalan berbayar elektronik yang sempat dicanangkan belum terealisasi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkap alasan belum menerapkan kebijakan sistem jalan berbayar secara elektronik (Electronic Road Pricing/ERP). Mereka mengaku bahwa saat ini masih meningkatkan sarana dan prasarana transportasi umum.
Padahal kebijakan itu sudah menjadi wacana sejak lama namun belum ada realisasinya sampai sekarang.
"Untuk penerapan ERP, Pemprov DKI Jakarta memastikan kebijakan tersebut belum dilaksanakan," ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dikutip dari Antara (07/05)
Perlu diketahui bahwa ERP merupakan sistem pengendalian kepadatan lalu lintas. Caranya adalah dengan memungut retribusi secara elektronik terhadap pengguna kendaraan bermotor saat melewati sejumlah ruas jalan di waktu sibuk.
Kebijakan ini diharapkan bisa membuat pengguna jalan enggan membawa kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Sehingga lalu lintas pun akan menjadi lebih lancar dari sekarang.
Namun transportasi umum sekarang ini pun dinilai belum mencukupi. Pasalnya pembangunan MRT dan LRT Jakarta sampai sekarang masih dilakukan sehingga manfaatnya belum bisa dirasakan secara optimal.
Meski demikian pemerintah DKI Jakarta juga sudah melakukan beragam rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan. Salah satunya adalah dengan menggelar ganjil genap Jakarta di beberapa ruas jalan.
Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 25 jalan yang terdampak pembatasan ini. Aturan pun dilakukan pada jam-jam sibuk sehingga diharapkan masyarakat bisa menyesuaikan jadwal perjalanannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Mei 2025, 09:00 WIB
27 Mei 2025, 17:00 WIB
08 Mei 2025, 15:00 WIB
17 Oktober 2024, 12:00 WIB
18 September 2024, 18:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia