Gubernur DKI Bakal Beri Subsidi Tambahan Bila ERP Dijalankan

Pramono, Gubernur DKI berencana memberi subsidi tambahan pada masyarakat bisa kebijakan ERP benar diterapkan

Gubernur DKI Bakal Beri Subsidi Tambahan Bila ERP Dijalankan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pramono Anung, Gubernur Jakarta menegaskan bahwa sistem jalan berbayar secara elektronik (Electronic Road Pricing/ERP) belum bisa diterapkan dalam waktu dekat. Meski demikian, rencana tersebut bakal terus diupayakan agar bisa terwujud.

Bahkan dirinya berencana agar hasil yang bisa mereka dapatkan dari ERP bisa dijadikan subsidi untuk pengguna transportasi umum. Dengan demikian mereka bisa melakukan mobilitas secara gratis.

"Warga yang tidak mampu sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara dan hasil dari ERP sepenuhnya akan digunakan untuk memberikan subsidi kepada 15 golongan. Termasuk warga di luar Jakarta," ujar Pramono Anung dilansir Antara (28/05).

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sementara ini belum menerapkan kebijakan tersebut karena masih fokus pada peningkatan sarana serta prasarana transportasi umum massal.

Lalu lintas Jakarta
Photo : KatadataOTO

"Ketika sudah terpasang dan punya uang lalu mau naik mobil ke Jakarta tidak apa-apa. Bayar semua ERP hingga parkirnya," ujar Pramono.

Perlu diketahui bahwa saat ini Pemprov DKI telah menggratiskan layanan transportasi umum seperti Moda Raya Terpadu (mass rapid transit/MRT), Lintas Rel Terpadu (light rail transit/LRT) hingga Transjakarta untuk beberapa golongan masyarakat.

Cara tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat tertarik menggunakan transportasi umum dan mengurangi kepadatan lalu lintas.

Gologan yang Dapat Subsidi dari ERP Bila Diterapkan

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
  2. Tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta
  3. Penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP)
  4. Karyawan swasta tertentu atau pekerja dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI.
  5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa),
  6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
  7. Pnduduk pemilik KTP Kepulauan Seribu
  8. Penerima Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) yang berdomisili di Jabodetabek.
  9. Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
  10. Veteran Republik Indonesia
Tilang elektronik di jalur TransJakarta
Photo : KatadataOTO
  1. Penyandang disabilitas
  2. Penduduk lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun
  3. Pengurus masjid (marbut)
  4. pendidik dan tenaga kependidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  5. Juru pemantau jentik (jumantik).

Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 September 2026 Kembali Berlaku

Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 14 September 2026

SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 14 September 2026

Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini

otosport
Hasil MotoGP San Marino 2026

Hasil MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Kembali Dominan

Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026

news
Astra Financial

Astra Financial Gandeng OJK Cetak Duta Literasi Keuangan

Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli

motor
Yamaha

Yamaha Dirt Bike Experience Tularkan Teknik Offroad Pakai WR155 R

YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum

mobil
GWM Wey G9

Harga GWM Wey G9 Dirilis, Lebih Murah dari Toyota Alphard

Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta

news
Asuransi Astra

70 Tahun Asuransi Astra: Jaga Kepercayaan Lewat Inovasi Digital

Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan