Pemerintah Incar Mobil Buatan Jepang untuk Dijejali Etanol
20 November 2025, 14:00 WIB
Salah satu poin perjanjian ART menyebutkan, Indonesia wajib mengimpor etanol setiap tahun sebanyak 1 juta ton
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Tidak hanya mengatur pembebasan tarif impor, salah satu poin yang jadi kesepakatan adalah ketentuan impor bahan bakar etanol.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut langkah itu sebagai upaya pengembangan energi bersih.
Nantinya bensin akan dicampur etanol sebagai mandatori, tujuannya menciptakan peluang usaha baru di Indonesia.
“Namun, sampai dengan produksi kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka ruang untuk kita melakukan impor boleh saja,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dikutip dari Antara, Senin (23/02).
Jika ditelaah lebih rinci dalam teks kesepakatan itu, ketentuan soal impor bioetanol diatur pada Annex III, Article 2.23 dengan sub judul Bioethanol.
Disebutkan Indonesia tidak boleh menetapkan aturan yang mencegah impor bioetanol dari Amerika Serikat.
Lalu pada Annex IV tentang komitmen pembelian, huruf B (Agricultural Goods) mengatur kewajiban impor etanol.
“Indonesia wajib memastikan impor etanol dari AS melebihi 1.000 metrik ton setiap tahun,” tulis perjanjian itu, dikutip Senin (23/02).
Sebelumnya, pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat implementasi pencampuran bahan bakar minyak dengan bioetanol secara bertahap.
Perlu diketahui, bioetanol merupakan etanol hasil fermentasi bahan organik. Jadi berbeda dari etanol yang berasal dari minyak bumi.
Dimulai dari E5 pada 2028, E10 di 2030 dan menuju E20 di masa mendatang sambil m melihat kesiapan faktor pendukung lain termasuk produksinya.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menegaskan impor etanol dari AS merupakan bentuk komitmen kedua negara buat membuka akses pasar, serta menyelesaikan berbagai hambatan perdagangan.
“Melalui kesepakatan dalam ART ini, akan semakin memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga akan menarik investasi yang lebih besar di berbagai sektor,” kata Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian RI dalam keterangan resmi.
Pemerintah juga melakukan penandatanganan kerja sama perdagangan dan investasi, mencakup rencana pembelian barang serta penanaman investasi. Nilainya disebut mencapai USD 38,4 miliar di berbagai sektor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 November 2025, 14:00 WIB
11 November 2025, 15:00 WIB
10 November 2025, 13:00 WIB
30 Oktober 2025, 16:00 WIB
28 Oktober 2025, 10:00 WIB
Terkini
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026