Indonesia Wajib Impor 1 Juta Ton Etanol dari AS, Ini Aturannya

Salah satu poin perjanjian ART menyebutkan, Indonesia wajib mengimpor etanol setiap tahun sebanyak 1 juta ton

Indonesia Wajib Impor 1 Juta Ton Etanol dari AS, Ini Aturannya
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Tidak hanya mengatur pembebasan tarif impor, salah satu poin yang jadi kesepakatan adalah ketentuan impor bahan bakar etanol.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut langkah itu sebagai upaya pengembangan energi bersih.

Nantinya bensin akan dicampur etanol sebagai mandatori, tujuannya menciptakan peluang usaha baru di Indonesia.

Mengenal Etanol Campuran pada BBM, Ini Bahan Dasarnya
Photo: Istimewa

“Namun, sampai dengan produksi kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka ruang untuk kita melakukan impor boleh saja,” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dikutip dari Antara, Senin (23/02).

Jika ditelaah lebih rinci dalam teks kesepakatan itu, ketentuan soal impor bioetanol diatur pada Annex III, Article 2.23 dengan sub judul Bioethanol.

Disebutkan Indonesia tidak boleh menetapkan aturan yang mencegah impor bioetanol dari Amerika Serikat.

Lalu pada Annex IV tentang komitmen pembelian, huruf B (Agricultural Goods) mengatur kewajiban impor etanol.

“Indonesia wajib memastikan impor etanol dari AS melebihi 1.000 metrik ton setiap tahun,” tulis perjanjian itu, dikutip Senin (23/02).

Sebelumnya, pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat implementasi pencampuran bahan bakar minyak dengan bioetanol secara bertahap.

Perlu diketahui, bioetanol merupakan etanol hasil fermentasi bahan organik. Jadi berbeda dari etanol yang berasal dari minyak bumi.

Dimulai dari E5 pada 2028, E10 di 2030 dan menuju E20 di masa mendatang sambil m melihat kesiapan faktor pendukung lain termasuk produksinya.

Indonesia Wajib Impor 1 Juta Ton Etanol dari AS Tiap Tahun
Photo: Kemenko Perekonomian

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menegaskan impor etanol dari AS merupakan bentuk komitmen kedua negara buat membuka akses pasar, serta menyelesaikan berbagai hambatan perdagangan.

“Melalui kesepakatan dalam ART ini, akan semakin memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga akan menarik investasi yang lebih besar di berbagai sektor,” kata Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian RI dalam keterangan resmi.

Pemerintah juga melakukan penandatanganan kerja sama perdagangan dan investasi, mencakup rencana pembelian barang serta penanaman investasi. Nilainya disebut mencapai USD 38,4 miliar di berbagai sektor.


Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer

Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK