Bos GWM Nilai Mobil Cina Masih Tertinggal dari Jepang dan Eropa

Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang

Bos GWM Nilai Mobil Cina Masih Tertinggal dari Jepang dan Eropa
Satrio Adhy

KatadataOTO – Pabrikan mobil Cina mampu berakselerasi cukup cepat dalam beberapa waktu belakangan. Bahkan Tesla dibuat tidak berkutik pada 2025.

Meski begitu, bos Great Wall Motor (GWM) tidak mau gegabah. Ia meminta BYD sampai Geely tidak langsung berpuas diri.

“Pada kenyataannya, masih ada kesenjangan yang signifikan antara produsen mobil Tiongkok, termasuk Great Wall Motor dan perusahaan-perusahaan unggulan tersebut,” ungkap Wei Jianjun, Bos GWM di Car Expert, Senin (23/02).

Menurut Jianjun, kesenjangan antara mereka dengan pabrikan kendaraan roda empat di negara lain cukup besar.

GWM
Photo: Istimewa

Bahkan ia menilai produk-produk asal Tiongkok masih tertinggal. Sehingga tidak boleh langsung berpuas diri.

“Jalan menuju manufaktur yang kuat masih panjang. Kita harus belajar dari Eropa, Amerika, Jepang dan Korea Selatan. Kita belajar dengan tekun, rendah hati serta praktis,” lanjut dia.

Lebih jauh disebutkan pabrikan asal Jepang, Eropa sampai Amerika Serikat memiliki keunggulan dalam pengalaman manufaktur serta kedalaman teknologi.

Ia mengatakan bahwa GWM, Geely hingga BYD harus terus belajar dari para rival di seluruh belahan dunia.

Kemudian mengatasi ketertinggalan melalui evaluasi internal dan langkah-langkah perbaikan. Sehingga bisa terus bersaing di pasar kendaraan roda empat global.

Ia mencontohkan seperti Toyota ketika memastikan kualitas produk-produknya. Mereka mampu mempertahankan kepercayaan para konsumen.

Padahal Toyota sering melakukan recall atau penarikan produk, namun hal tersebut ditempuh dengan cara proaktif.

Lalu mengomunikasikan perbaikan dengan jelas kepada pelanggan. Jadi pemilik mobil Toyota tidak merasa dirugikan.

Perang Harga Bawa Dampak Negatif

Di sisi lain, menurut laporan Carnewschina bos GWM ini tidak menampik jika strategi perang harga sangat merugikan.

Hal tersebut dapat menciptakan tantangan jangka panjang, jika tidak didukung oleh operasi bisnis berkelanjutan serta kualitas produk.

Jianjun menegaskan, membuat harga mobil sangat rendah dapat membatasi pengembangan merek di pasar internasional dari waktu ke waktu.

GWM Tank 300 Diesel Meluncur di GIIAS 2025, Dijual Rp 598 Jutaan
Photo: KatadataOTO

Sehingga perang harga mobil Cina tidak bisa diterapkan terus-menerus. Sebab dinilai kurang tepat untuk diandalkan.

Perang harga bisa menjadi langkah bunuh diri secara perlahan bagi para produsen asal Negeri Tirai Bambu.

Apalagi saat ini pasar mobil baru Cina terancam melambat pada 2026. Hal tersebut karena pemerintah setempat merevisi aturan terkait insentif pembelian kendaraan roda empat.


Terkini

mobil
Honda

Honda Andalkan Konsumen Loyal Untuk Dongkrak Penjualan

Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan

mobil
Deepal S05 merupakan kendaraan model REEV

Mengenal Perbedaan Elektrifikasi pada HEV, PHEV dan REEV

Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik

mobil
masalah mobil

5 Masalah Mobil yang Ternyata Sulit Diperbaiki Sendiri

Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah

mobil
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 25 Mei 2026

Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi berbeda

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 25 Mei, Bisa Datang ke ITC

Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil

news
Ganjil Genap Jakarta

Jelang Liburan, Simak Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 Mei 2026

Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan

mobil
iCar V23

Dijual Mulai Rp 389,9 Juta, iCar V23 Jadi SUV EV Boxy Terjangkau

iCar V23 resmi dipasarkan di Tanah Air dengan banderol Rp 389,9 Juta dan menjadi SUV bertenaga listrik paling terjangkau

mobil
Jaecoo

Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit

16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025