Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Rambah kendaraan listrik China yang mulai marak di RI, Astra Financial buka peluang biayai kredit mobil BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik China mulai membanjiri pasar otomotif Tanah Air belakangan ini. Salah satu yang cukup terkenal yaitu BYD (Build Your Dreams), raksasa EV rival Tesla.
Merek tersebut sudah memasarkan tiga model buat konsumen yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Harga ketiganya ada di kisaran Rp 400 jutaan sampai Rp 700 jutaan.
Hingga sekarang BYD disebut bakal mulai kirim 1.000 unit ke konsumen yang telah melakukan pemesanan. Tersedia opsi pembayaran kredit guna mempermudah pembelian.
Mulai diminati masyarakat dan potensial, Astra Financial sebagai salah satu perusahaan pembiayaan membuka peluang untuk biayai kredit mobil BYD. Seperti disampaikan Hendry C. Wong, CEO Astra Credit Companies.
“Bisa saja kalau ada yang mau mengajukan, semua brand dan tipe kecuali komersial itu bisa,” ungkap Hendry kepada wartawan di Menara Astra, Senin (8/7).
Untuk diketahui saat ini Astra Financial melayani pembiayaan sejumlah merek seperti Toyota, Lexus dan Daihatsu. Sementara FIFGroup tawarkan pilihan angsuran sepeda motor Honda.
Terbarunya diketahui Seva mulai lakukan pembiayaan merek di luar grup Astra, Hyundai. Platform tersebut sediakan opsi cicilan sesuai kemampuan konsumen.
“BYD belum ada MoU (Memorandum of Understanding). Tapi kalau konsumen mau mengajukan bisa,” tegas Hendry.
Astra Financial kembali jadi sponsor perhelatan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), menjadi tahun keenam mereka ramaikan pameran otomotif tersebut.
“GIIAS 2024 di Tangerang akan dimulai dari 17 Juli 2024 dengan opening booth. Lalu kami dalam GIIAS hadir offline dan online, bisa diakses di astrafinancialevent.com,” ucap Rudy Chen, Director in Charge Astra Financial 2 dalam kesempatan sama.
Meskipun industri otomotif masih landai, pihaknya optimistis dengan capaian GIIAS 2024 mengingat ada banyak merek baru bakal hadir tawarkan beragam model baru untuk konsumen.
“Tahun lalu Rp 2,8 triliun, namanya target kita berharap bisa lebih baik. Tapi minimal sama seperti tahun lalu, dengan faktor-faktor yang sudah kita sebutkan,” tegas Rudy.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026
27 Maret 2026, 07:31 WIB
Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur