Rapor Penjualan Polytron di RI 2025, Positif di Akhir Tahun
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Rambah kendaraan listrik China yang mulai marak di RI, Astra Financial buka peluang biayai kredit mobil BYD
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik China mulai membanjiri pasar otomotif Tanah Air belakangan ini. Salah satu yang cukup terkenal yaitu BYD (Build Your Dreams), raksasa EV rival Tesla.
Merek tersebut sudah memasarkan tiga model buat konsumen yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Harga ketiganya ada di kisaran Rp 400 jutaan sampai Rp 700 jutaan.
Hingga sekarang BYD disebut bakal mulai kirim 1.000 unit ke konsumen yang telah melakukan pemesanan. Tersedia opsi pembayaran kredit guna mempermudah pembelian.
Mulai diminati masyarakat dan potensial, Astra Financial sebagai salah satu perusahaan pembiayaan membuka peluang untuk biayai kredit mobil BYD. Seperti disampaikan Hendry C. Wong, CEO Astra Credit Companies.
“Bisa saja kalau ada yang mau mengajukan, semua brand dan tipe kecuali komersial itu bisa,” ungkap Hendry kepada wartawan di Menara Astra, Senin (8/7).
Untuk diketahui saat ini Astra Financial melayani pembiayaan sejumlah merek seperti Toyota, Lexus dan Daihatsu. Sementara FIFGroup tawarkan pilihan angsuran sepeda motor Honda.
Terbarunya diketahui Seva mulai lakukan pembiayaan merek di luar grup Astra, Hyundai. Platform tersebut sediakan opsi cicilan sesuai kemampuan konsumen.
“BYD belum ada MoU (Memorandum of Understanding). Tapi kalau konsumen mau mengajukan bisa,” tegas Hendry.
Astra Financial kembali jadi sponsor perhelatan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show), menjadi tahun keenam mereka ramaikan pameran otomotif tersebut.
“GIIAS 2024 di Tangerang akan dimulai dari 17 Juli 2024 dengan opening booth. Lalu kami dalam GIIAS hadir offline dan online, bisa diakses di astrafinancialevent.com,” ucap Rudy Chen, Director in Charge Astra Financial 2 dalam kesempatan sama.
Meskipun industri otomotif masih landai, pihaknya optimistis dengan capaian GIIAS 2024 mengingat ada banyak merek baru bakal hadir tawarkan beragam model baru untuk konsumen.
“Tahun lalu Rp 2,8 triliun, namanya target kita berharap bisa lebih baik. Tapi minimal sama seperti tahun lalu, dengan faktor-faktor yang sudah kita sebutkan,” tegas Rudy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 22:25 WIB
18 Januari 2026, 09:00 WIB
17 Januari 2026, 08:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Menyambut awal pekan, kepolisian di Kota Kembang kembali menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan setelah libur panjang yang terjadi akhir pekan lalu
19 Januari 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, SIM keliling Jakarta hari ini kembali dibuka di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota