Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Alva tidak menyarankan para pengguna motor listrik untuk melakukan remap controller pada produk mereka
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini penggunaan motor listrik di Indonesia cukup masif. Bahkan muncul beberapa modifikasi yang bisa dilakukan.
Seperti yang KatadataOTO temukan, di grup Facebook bernama Alva Motorcycles Forum pada Rabu (19/11).
Di dalamnya menawarkan jasa remap atau memprogram ulang bagian controller. Berlaku untuk motor listrik Alva N3 serta Cervo.
Diklaim bisa memberikan beberapa keuntungan. Semisal tarikan kendaraan lebih halus juga bertenaga.
"Penambahan fitur cruise control, unlock speed limiter up to 150 kpj dan penyesuaian regen yang lebih optimal," bunyi postingan tersebut.
Alva pun buka suara melihat fenomena itu. Mereka tidak menyarankan para pemilik motor listrik melakukan remap.
"Terus terang saja, baterai mapping dan controller cabality (Alva) itu sudah di lock," ungkap Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva di SCBD, Jakarta.
Cahya menjelaskan, para insinyur Alva telah menentukan berbagai hal. Mulai dari temperatur sampai mode berkendara di produk mereka.
Sehingga motor listrik Alva mampu memberikan performa maksimal, ketika digunakan para konumen.
"Kalau dipaksa ke 160 km per jam, apalagi continuous of course baterai (bakal) stress. Jadi lifetime-nya akan jauh berkurang," ia melanjutkan.
Memang jika melakukan ubahan tidak sesuai spesifikasi, berpeluang merusak kendaraan. Terutama untuk sektor penggerak kendaraan.
Lebih jauh Cahya menjelaskan bahwa seluruh Electric Vehicle (EV) mereka, sudah dibuat sesuai kebutuhan konsumen.
Jadi para pembeli sebenarnya tidak perlu melakukan ubahan. Apalagi modifikasi pada bagian controller sampai baterai.
"Ngoprek dalam konteks yang wajar masih oke. Tetapi ketika sudah menyangkut keselamatan itu sendiri, menurut kita seperti orang ngebut 160 km per jam naik motor kan bahaya," tegas Cahya.
Ia juga memastikan Alva akan terus berinovasi. Termasuk untuk meminimalisir konsumen melakukan modifikasi yang ekstrem.
Dengan begitu pengguna kendaraan roda dua setrum, bisa berkendara secara wajar.
"Kita sendiri juga akan terus berevolusi secara cyber security. Bukan kita tidak mau orang untuk memodifikasi," pungkas dia.
Sebagai informasi, jika Anda melakukan remap controller maka garansi motor listrik Anda bisa gugur.
Bila hal itu sampai terjadi tentu bakal merugikan. Mengingat Anda harus mengeluarkan dana cukup besar jika mengalami kerusakan pada kendaraan.
Ditambah Alva mampu membaca motor listrik para konsumen yang telah melakukan modifikasi. Jadi melakukan remap controller sangat tidak dianjurkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
03 Desember 2025, 14:00 WIB
27 November 2025, 22:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan
05 Desember 2025, 19:00 WIB
PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya
05 Desember 2025, 18:00 WIB
Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025
05 Desember 2025, 17:00 WIB
Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru
05 Desember 2025, 16:00 WIB
Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai
05 Desember 2025, 14:00 WIB
Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan