BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor
02 Januari 2026, 16:00 WIB
Alva tidak menyarankan para pengguna motor listrik untuk melakukan remap controller pada produk mereka
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini penggunaan motor listrik di Indonesia cukup masif. Bahkan muncul beberapa modifikasi yang bisa dilakukan.
Seperti yang KatadataOTO temukan, di grup Facebook bernama Alva Motorcycles Forum pada Rabu (19/11).
Di dalamnya menawarkan jasa remap atau memprogram ulang bagian controller. Berlaku untuk motor listrik Alva N3 serta Cervo.
Diklaim bisa memberikan beberapa keuntungan. Semisal tarikan kendaraan lebih halus juga bertenaga.
"Penambahan fitur cruise control, unlock speed limiter up to 150 kpj dan penyesuaian regen yang lebih optimal," bunyi postingan tersebut.
Alva pun buka suara melihat fenomena itu. Mereka tidak menyarankan para pemilik motor listrik melakukan remap.
"Terus terang saja, baterai mapping dan controller cabality (Alva) itu sudah di lock," ungkap Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva di SCBD, Jakarta.
Cahya menjelaskan, para insinyur Alva telah menentukan berbagai hal. Mulai dari temperatur sampai mode berkendara di produk mereka.
Sehingga motor listrik Alva mampu memberikan performa maksimal, ketika digunakan para konumen.
"Kalau dipaksa ke 160 km per jam, apalagi continuous of course baterai (bakal) stress. Jadi lifetime-nya akan jauh berkurang," ia melanjutkan.
Memang jika melakukan ubahan tidak sesuai spesifikasi, berpeluang merusak kendaraan. Terutama untuk sektor penggerak kendaraan.
Lebih jauh Cahya menjelaskan bahwa seluruh Electric Vehicle (EV) mereka, sudah dibuat sesuai kebutuhan konsumen.
Jadi para pembeli sebenarnya tidak perlu melakukan ubahan. Apalagi modifikasi pada bagian controller sampai baterai.
"Ngoprek dalam konteks yang wajar masih oke. Tetapi ketika sudah menyangkut keselamatan itu sendiri, menurut kita seperti orang ngebut 160 km per jam naik motor kan bahaya," tegas Cahya.
Ia juga memastikan Alva akan terus berinovasi. Termasuk untuk meminimalisir konsumen melakukan modifikasi yang ekstrem.
Dengan begitu pengguna kendaraan roda dua setrum, bisa berkendara secara wajar.
"Kita sendiri juga akan terus berevolusi secara cyber security. Bukan kita tidak mau orang untuk memodifikasi," pungkas dia.
Sebagai informasi, jika Anda melakukan remap controller maka garansi motor listrik Anda bisa gugur.
Bila hal itu sampai terjadi tentu bakal merugikan. Mengingat Anda harus mengeluarkan dana cukup besar jika mengalami kerusakan pada kendaraan.
Ditambah Alva mampu membaca motor listrik para konsumen yang telah melakukan modifikasi. Jadi melakukan remap controller sangat tidak dianjurkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Bearing roda depan yang mengalami kerusakan, dapat membahayakan pemilik ketika digunakan di jalan raya
04 Januari 2026, 11:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi yang pertama dalam memperkenalkan motor balap dan seragam Toprak untuk MotoGP 2026
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Mulai besok tarif tol Sedyatmo dari dan menuju Bandara Sokarno Hatta akan naik sehingga masyarakat harus menyesuaikan
04 Januari 2026, 07:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid mendapatkan tanggapan positif dari konsumen, terpesan ribuan unit dalam waktu singkat
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik
03 Januari 2026, 15:00 WIB
TAM memutuskan mempertahankan harga Toyota Veloz Hybrid agar konsumen semakin tertarik membeli produk mereka
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru