Penyebab Pasar Mobil Listrik Dunia Anjlok, Ada Peran Cina dan AS
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Alva tidak menyarankan para pengguna motor listrik untuk melakukan remap controller pada produk mereka
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini penggunaan motor listrik di Indonesia cukup masif. Bahkan muncul beberapa modifikasi yang bisa dilakukan.
Seperti yang KatadataOTO temukan, di grup Facebook bernama Alva Motorcycles Forum pada Rabu (19/11).
Di dalamnya menawarkan jasa remap atau memprogram ulang bagian controller. Berlaku untuk motor listrik Alva N3 serta Cervo.
Diklaim bisa memberikan beberapa keuntungan. Semisal tarikan kendaraan lebih halus juga bertenaga.
"Penambahan fitur cruise control, unlock speed limiter up to 150 kpj dan penyesuaian regen yang lebih optimal," bunyi postingan tersebut.
Alva pun buka suara melihat fenomena itu. Mereka tidak menyarankan para pemilik motor listrik melakukan remap.
"Terus terang saja, baterai mapping dan controller cabality (Alva) itu sudah di lock," ungkap Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva di SCBD, Jakarta.
Cahya menjelaskan, para insinyur Alva telah menentukan berbagai hal. Mulai dari temperatur sampai mode berkendara di produk mereka.
Sehingga motor listrik Alva mampu memberikan performa maksimal, ketika digunakan para konumen.
"Kalau dipaksa ke 160 km per jam, apalagi continuous of course baterai (bakal) stress. Jadi lifetime-nya akan jauh berkurang," ia melanjutkan.
Memang jika melakukan ubahan tidak sesuai spesifikasi, berpeluang merusak kendaraan. Terutama untuk sektor penggerak kendaraan.
Lebih jauh Cahya menjelaskan bahwa seluruh Electric Vehicle (EV) mereka, sudah dibuat sesuai kebutuhan konsumen.
Jadi para pembeli sebenarnya tidak perlu melakukan ubahan. Apalagi modifikasi pada bagian controller sampai baterai.
"Ngoprek dalam konteks yang wajar masih oke. Tetapi ketika sudah menyangkut keselamatan itu sendiri, menurut kita seperti orang ngebut 160 km per jam naik motor kan bahaya," tegas Cahya.
Ia juga memastikan Alva akan terus berinovasi. Termasuk untuk meminimalisir konsumen melakukan modifikasi yang ekstrem.
Dengan begitu pengguna kendaraan roda dua setrum, bisa berkendara secara wajar.
"Kita sendiri juga akan terus berevolusi secara cyber security. Bukan kita tidak mau orang untuk memodifikasi," pungkas dia.
Sebagai informasi, jika Anda melakukan remap controller maka garansi motor listrik Anda bisa gugur.
Bila hal itu sampai terjadi tentu bakal merugikan. Mengingat Anda harus mengeluarkan dana cukup besar jika mengalami kerusakan pada kendaraan.
Ditambah Alva mampu membaca motor listrik para konsumen yang telah melakukan modifikasi. Jadi melakukan remap controller sangat tidak dianjurkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 19:00 WIB
17 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 14:00 WIB
Komisi II DPR menyarankan agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menjalankan opsen
19 Februari 2026, 13:00 WIB
Kehadiran Genesis di RI semakin dekat, namun pihak Hyundai Indonesia masih enggan beberkan informasi rinci
19 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC Indonesia mengakui ada beberapa tantangan di 2026 yang harus mereka hadapi agar bisa bertahan lebih optimal
19 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan truk Januari 2026 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya dengan selisih yang cukup besar
19 Februari 2026, 10:00 WIB
Penjualan mobil 2026 disebut bisa mencapai target 850 ribu unit, perlahan menunjukkan tanda pemulihan
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Bagi first car buyer, mobil listrik murah terlalu mengandung banyak risiko terutama untuk harga jual kembali
19 Februari 2026, 07:00 WIB
SPK mobil di pameran seringkali terjadi karena FOMO, akhirnya berujung gagal dikonversi ke pembelian