Motor Listrik Yadea Osta Sudah Tersedia di Diler-diler
11 April 2026, 21:57 WIB
Alva tidak menyarankan para pengguna motor listrik untuk melakukan remap controller pada produk mereka
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini penggunaan motor listrik di Indonesia cukup masif. Bahkan muncul beberapa modifikasi yang bisa dilakukan.
Seperti yang KatadataOTO temukan, di grup Facebook bernama Alva Motorcycles Forum pada Rabu (19/11).
Di dalamnya menawarkan jasa remap atau memprogram ulang bagian controller. Berlaku untuk motor listrik Alva N3 serta Cervo.
Diklaim bisa memberikan beberapa keuntungan. Semisal tarikan kendaraan lebih halus juga bertenaga.
"Penambahan fitur cruise control, unlock speed limiter up to 150 kpj dan penyesuaian regen yang lebih optimal," bunyi postingan tersebut.
Alva pun buka suara melihat fenomena itu. Mereka tidak menyarankan para pemilik motor listrik melakukan remap.
"Terus terang saja, baterai mapping dan controller cabality (Alva) itu sudah di lock," ungkap Cahya Agusta Harianto, VP of Engineering Alva di SCBD, Jakarta.
Cahya menjelaskan, para insinyur Alva telah menentukan berbagai hal. Mulai dari temperatur sampai mode berkendara di produk mereka.
Sehingga motor listrik Alva mampu memberikan performa maksimal, ketika digunakan para konumen.
"Kalau dipaksa ke 160 km per jam, apalagi continuous of course baterai (bakal) stress. Jadi lifetime-nya akan jauh berkurang," ia melanjutkan.
Memang jika melakukan ubahan tidak sesuai spesifikasi, berpeluang merusak kendaraan. Terutama untuk sektor penggerak kendaraan.
Lebih jauh Cahya menjelaskan bahwa seluruh Electric Vehicle (EV) mereka, sudah dibuat sesuai kebutuhan konsumen.
Jadi para pembeli sebenarnya tidak perlu melakukan ubahan. Apalagi modifikasi pada bagian controller sampai baterai.
"Ngoprek dalam konteks yang wajar masih oke. Tetapi ketika sudah menyangkut keselamatan itu sendiri, menurut kita seperti orang ngebut 160 km per jam naik motor kan bahaya," tegas Cahya.
Ia juga memastikan Alva akan terus berinovasi. Termasuk untuk meminimalisir konsumen melakukan modifikasi yang ekstrem.
Dengan begitu pengguna kendaraan roda dua setrum, bisa berkendara secara wajar.
"Kita sendiri juga akan terus berevolusi secara cyber security. Bukan kita tidak mau orang untuk memodifikasi," pungkas dia.
Sebagai informasi, jika Anda melakukan remap controller maka garansi motor listrik Anda bisa gugur.
Bila hal itu sampai terjadi tentu bakal merugikan. Mengingat Anda harus mengeluarkan dana cukup besar jika mengalami kerusakan pada kendaraan.
Ditambah Alva mampu membaca motor listrik para konsumen yang telah melakukan modifikasi. Jadi melakukan remap controller sangat tidak dianjurkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 April 2026, 21:57 WIB
11 April 2026, 07:11 WIB
09 April 2026, 13:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
Terkini
12 April 2026, 07:00 WIB
Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan
11 April 2026, 13:33 WIB
Fuso menerapkan sejumlah strategi yang dapat memudahkan konsumen menghemat waktu dan biaya perawatan
11 April 2026, 13:00 WIB
Pilihan Daihatsu Sigra bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam kemudahan termasuk DP Rp 8 juta
11 April 2026, 11:00 WIB
Crescendo dan Harmonic Harmony meramaikan dan menyabet sejumlah prestasi gemilang di ajang internasional
11 April 2026, 10:46 WIB
Changan Deepal S05 siap untuk menjadi kendaraan elektrifikasi jenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
11 April 2026, 09:00 WIB
Motul menggandeng Bimota yang lebih dari sekadar kerja sama namun merekomendasikan kepada pengendara