Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Produsen motor listrik menerima kenyataan pahit. Pemerintah memutuskan tidak akan memberikan insentif pada 2026.
Hal tersebut membuat sebagian pihak gigit jari. Mereka harus mencari cara untuk menggoda para konsumen di Tanah Air
Biasanya para pabrikan membanting harga atau memberikan subsidi mandiri, agar motor-motor listrik mereka bisa laku.
Akan tetapi, Astra Honda Motor (AHM) mengatakan tidak serta-merta mereka menempuh cara seperti itu secara terus-menerus.
“Lebih karena program yang sifatnya sementara. Di beberapa area dan pada kesempatan tertentu, hal itu kadang dilakukan,” ungkap Octavianus Dwi, Direktur Marketing AHM di IIMS 2026.
Ia menjelaskan, inisiatif yang dijalankan oleh AHM serta jaringan diler di Tanah Air lebih kepada memberi kesempatan ke konsumen untuk mengenal motor listrik mereka.
Jika kepercayaan para konsumen bisa tumbuh, maka permintaan lini elektrifikasi Honda dipercaya bakal melejit.
“Itulah bentuk inisiatif dari AHM dan jaringannya untuk memberikan lebih banyak pengalaman berkendara kepada konsumen,” tutur Octa.
Octa mengungkapkan, Honda memilih pendekatan secara bertahap dalam memperkenalkan motor listrik ke pasar.
Hal ini penting dilakukan karena motor listrik masih tergolong barang baru bagi sebagian kalangan. Sehingga kepercayaan konsumen harus dibangun terlebih dahulu.
Sebab menurut Octa, pengalaman langsung dinilai menjadi kunci dalam membangun minat masyarakat terhadap lini elektrifikasi Honda.
“Kadang konsumen memang perlu diminta mencoba terlebih dahulu. Setelah dicoba, barulah muncul feedback dan konsumen bisa merasakan seperti apa pengalaman berkendaranya,” tegas Octa.
Oleh sebab itu, jenama asal Jepang ini mengaku telah menyiapkan beragam strategi agar masyarakat di dalam negeri tertarik memiliki motor listrik Honda.
Sebagai informasi Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Kemenperin) telah memberikan kepastian soal insentif motor listrik untuk periode 2026.
Pembantu Presiden Prabowo Subianto tersebut mengatakan, pemerintah tidak akan mengucurkan dana untuk pembelian kendaraan roda dua setrum.
"Pertimbangannya di mana kita memahami kekuatan fiskal seperti apa. Cost and benefit mana yang paling tinggi," kata Agus pada kesempatan berbeda.
Kemenperin mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah mengalihkan fokus ke hal-hal yang lebih bermanfaat.
Terkhusus pada program yang dapat memberikan dampak bagi perekonomian secara keseluruhan, sehingga mereka tidak memberikan bantuan tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 11:00 WIB
26 Juni 2026, 09:00 WIB
24 Juni 2026, 15:00 WIB
24 Juni 2026, 13:14 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
Terkini
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut
29 Juni 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
29 Juni 2026, 06:04 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya
29 Juni 2026, 06:00 WIB
Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026