Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Pemesanan Mobil Listrik e-up! kembali dibuka oleh Volkswagen setelah sebelumnya sempat ditutup karena waktu inden terlalu lama
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Volkswagen kembali membuka pemesanan mobil listrik e-up!. Pemesanan untuk mobil ini sempat dihentikan sementara pada akhir 2020 karena banyaknya peminat sehingga waktu pengiriman dinilai terlalu lama.
Tak tanggung-tanggung, pelanggan yang hendak membeli pun harus menunggu mobil selama 16 bulan. Kondisi tersebut membuat Volkswagen memutuskan untuk menghentikan sementara pemesanannya.
Untungnya, produksi terus berjalan dengan baik pada 2021 sehingga penumpukan pesanan bisa diatasi dan mobil dikirim ke pelanggan. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 30.800 unit mobil yang sudah dikirim sehingga wajar bila Volkswagen mengklaim bahwa modelnya menjadi mobil listrik paling populer di Jerman.
Volkswagen e-up! diklaim bisa menjadi solusi mobilitas perkotaan mengingat masyarakat sangat memperhatikan emisi gas buang kendaraan. Mobil ini menggunakan tenaga penggerak listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 81 hp dan torsi 210 Nm.
Mobil ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 32.2 kW yang diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya baterai dapat membawa mobil melaju sejauh 260 km dalam satu kali pengisian daya.
Sejak melakukan debutntya pada 2013, Volkswagen telah menjual lebih dari 80.000 e-up! di seluruh dunia, termasuk Jerman. Mobil ini kemudian mendapat penyegaran pada 2016 dan update teknis pada 2019.
Dalam ubahan teknis tersebut, Volkswagen memasangkan baterai berkapasitas lebih besar sehingga jarak tempuh meningkat signifikan dari 160 km menjadi 260 km. Ubahan berdampak positif karena masyarakat pun meresponnya secara positif.
Tidak bisa dipungkiri bahwa era mobil listrik memang sudah dimulai dengan banyaknya model yang ditawarkan serta tingginya angka penjualan. Sepanjang 2021, jumlah penjualan mobil listrik mencapai 6.5 juta unit.
Dari jumlah tersebut, Battery Electric Vehicle (BEV) menjadi penyumbang terbanyak penjualan mobil listrik di dunia. Sedikitnya, 4.6 juta unit terjual sepanjang 2021, jauh meninggalkan Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang hanya mencapai angka 1,9 juta unit.
Tesla Model 3 menjadi mobil listrik terlaris di dunia, disusul oleh Wuling Hogguang Mini EV dan Tesla Model Y. Sementara untuk negara yang paling menerima kehadiran mobil listrik adalah China karena memang didukung oleh beragam kemudahan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana