Komponen Termahal di Mobil Listrik yang Sering Bermasalah
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Pemesanan Mobil Listrik e-up! kembali dibuka oleh Volkswagen setelah sebelumnya sempat ditutup karena waktu inden terlalu lama
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Volkswagen kembali membuka pemesanan mobil listrik e-up!. Pemesanan untuk mobil ini sempat dihentikan sementara pada akhir 2020 karena banyaknya peminat sehingga waktu pengiriman dinilai terlalu lama.
Tak tanggung-tanggung, pelanggan yang hendak membeli pun harus menunggu mobil selama 16 bulan. Kondisi tersebut membuat Volkswagen memutuskan untuk menghentikan sementara pemesanannya.
Untungnya, produksi terus berjalan dengan baik pada 2021 sehingga penumpukan pesanan bisa diatasi dan mobil dikirim ke pelanggan. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 30.800 unit mobil yang sudah dikirim sehingga wajar bila Volkswagen mengklaim bahwa modelnya menjadi mobil listrik paling populer di Jerman.
Volkswagen e-up! diklaim bisa menjadi solusi mobilitas perkotaan mengingat masyarakat sangat memperhatikan emisi gas buang kendaraan. Mobil ini menggunakan tenaga penggerak listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 81 hp dan torsi 210 Nm.
Mobil ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 32.2 kW yang diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya baterai dapat membawa mobil melaju sejauh 260 km dalam satu kali pengisian daya.
Sejak melakukan debutntya pada 2013, Volkswagen telah menjual lebih dari 80.000 e-up! di seluruh dunia, termasuk Jerman. Mobil ini kemudian mendapat penyegaran pada 2016 dan update teknis pada 2019.
Dalam ubahan teknis tersebut, Volkswagen memasangkan baterai berkapasitas lebih besar sehingga jarak tempuh meningkat signifikan dari 160 km menjadi 260 km. Ubahan berdampak positif karena masyarakat pun meresponnya secara positif.
Tidak bisa dipungkiri bahwa era mobil listrik memang sudah dimulai dengan banyaknya model yang ditawarkan serta tingginya angka penjualan. Sepanjang 2021, jumlah penjualan mobil listrik mencapai 6.5 juta unit.
Dari jumlah tersebut, Battery Electric Vehicle (BEV) menjadi penyumbang terbanyak penjualan mobil listrik di dunia. Sedikitnya, 4.6 juta unit terjual sepanjang 2021, jauh meninggalkan Plug in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang hanya mencapai angka 1,9 juta unit.
Tesla Model 3 menjadi mobil listrik terlaris di dunia, disusul oleh Wuling Hogguang Mini EV dan Tesla Model Y. Sementara untuk negara yang paling menerima kehadiran mobil listrik adalah China karena memang didukung oleh beragam kemudahan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
11 Juli 2026, 09:00 WIB
09 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri