Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Impor truk dan pikap sebanyak 105.000 unit dari India tengah mencuri perhatian. PT Agrinas Pangan Nusantara mengungkapkan salah satu alasannya adalah minimnya opsi pikap 4x4 di Indonesia.
Saat ini industri otomotif dalam negeri disebut mampu memenuhi kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih. Hanya saja mayoritas produknya berpenggerak 4x2.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan mobil pikap 4x2 masih lebih diminati konsumen dibandingkan 4x4.
Produksi model dengan spesifikasi tertentu di segmen kendaraan niaga akan melihat permintaan dari pasar terlebih dulu.
“Jadi (pikap) 4x4 pernah dibuat, tetapi pasarnya tidak mencukupi,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum Gaikindo di Jakarta, belum lama ini.
Ia melanjutkan pikap 4x4 digunakan oleh konsumen di industri perkebunan dan pertambangan. Hanya saja jumlahnya tidak bisa dibilang masif.
Sejumlah pabrikan akhirnya lebih pilih menawarkan karoseri dan opsi konversi atau modifikasi sesuai kebutuhan konsumen.
“Tetapi yang paling banyak adalah pikap dan ini cukup berkembang,” ungkap Putu.
Pikap produksi dalam negeri juga punya komponen atau spare parts yang lebih mudah dicari, sehingga memudahkan konsumen.
Kemudian jaringan diler beragam merek pikap di Indonesia tersebar di berbagai wilayah, membuat konsumen tidak perlu repot mencari outlet untuk servis dan perbaikan.
“Light Truck ini kandungan lokalnya cukup tinggi, jadi itu sudah di atas 42 persen,” tegas dia.
Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) menyorot alasan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor ribuan truk dan pikap dari India.
Pihak GIAMM menilai selain kapasitas dalam negeri masih mumpuni, pikap 4x2 masih punya kapabilitas mengakomodir mobilitas di berbagai kondisi jalan.
“Saya rasa kalau dilihat jalanan Indonesia mayoritas membutuhkan 4x2,” kata Rachmat Basuki, Sekretaris Jenderal GIAMM saat dihubungi KatadataOTO.
Dari segi harga, pikap 4x2 ditawarkan dengan harga lebih kompetitif. Pikap 4x4 mahal karena dibebankan pajak tinggi.
Imbas polemik itu, DPR menyarankan keputusan impor pikap buat Koperasi Merah Putih ditunda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik