Penjualan Daihatsu Tumbuh 27 Persen di Semester I 2026
04 Juli 2026, 19:15 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Proses impor pikap dari India terus berjalan. Hal ini tentu menjadi sorotan banyak pihak.
Salah satunya datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mengaku tengah mengawasi pembelian kendaraan niaga tersebut untuk Koperasi Merah Putih.
“Ya kami sifatnya melihat, selama itu masih sifatnya potensi,” ungkap Setyo Budiyanto, Ketua KPK di Antara, Rabu (25/02).
Ia menjelaskan, pengawasan impor pikap sebanyak 105 ribu unit ini melalui asesmen risiko korupsi atau risk corruption assessment (RCA).
Setyo menuturkan, penilaian oleh KPK dilakukan dalam konteks pencegahan korupsi. Sehingga ke depan tidak terjadi sebuah permasalahan.
Lebih jauh disebutkan, KPK tetap mengawasi langkah-langkah berikutnya dari Agrinas Pangan Nusantara.
Selain itu turut memantau pergerakan pemerintah, setelah pimpinan DPR RI menyarankan agar pengadaan pikap dari India tersebut ditunda terlebih dahulu.
“Saya kira pemerintah sudah tahu apa yang terbaik untuk menjaga agar program strategis ini bisa berjalan dengan baik, berguna dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat,” tegas Setyo.
Sebagai informasi, Agrinas Pangan Nusantara akan tetap melanjutkan proses impor pikap dari produsen Mahindra & Mahindra serta Tata Motors.
Hal tersebut karena sampai sekarang pemerintah belum membuat keputusan resmi. Sehingga mereka bakal memperjuangkan apa yang telah berjalan.
Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara mengaku ingin bertemu dengan para anggota DPR. Hal itu agar seluruh pihak mendapatkan informasi secara utuh dan tidak hanya dari satu sisi.
Di sisi lain, menurut kabar beredar beberapa unit pikap yang diimpor dari India itu sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Nantinya akan ada 1.000 kendaraan komersial yang datang dari India sampai akhir Februari 2026. Jadi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Apalagi menurut Joao, mereka sedang membangun sekitar 30.712 Koperasi Merah Putih. Kemudian yang sudah jadi berkisar 1.357 bangunan di seluruh Indonesia.
“Sehingga itu mendesak untuk segera kita suplai (kepada para petani),” kata Joao.
Joao menilai impor pikap dari Mahindra maupun Tata Motors dapat membantu mobilitas para petani.
Terutama guna mengangkut hasil pertanian. Kemudian mendistribusikannya kepada konsumen atau masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juli 2026, 19:15 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
29 Juni 2026, 15:36 WIB
14 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026