Impor Pikap dari India Tetap Dijalankan, KPK Pantau Prosesnya

KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi

Impor Pikap dari India Tetap Dijalankan, KPK Pantau Prosesnya
Satrio Adhy

KatadataOTO – Proses impor pikap dari India terus berjalan. Hal ini tentu menjadi sorotan banyak pihak.

Salah satunya datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mengaku tengah mengawasi pembelian kendaraan niaga tersebut untuk Koperasi Merah Putih.

“Ya kami sifatnya melihat, selama itu masih sifatnya potensi,” ungkap Setyo Budiyanto, Ketua KPK di Antara, Rabu (25/02).

Ia menjelaskan, pengawasan impor pikap sebanyak 105 ribu unit ini melalui asesmen risiko korupsi atau risk corruption assessment (RCA).

Spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up
Photo: Mahindra

Setyo menuturkan, penilaian oleh KPK dilakukan dalam konteks pencegahan korupsi. Sehingga ke depan tidak terjadi sebuah permasalahan.

Lebih jauh disebutkan, KPK tetap mengawasi langkah-langkah berikutnya dari Agrinas Pangan Nusantara.

Selain itu turut memantau pergerakan pemerintah, setelah pimpinan DPR RI menyarankan agar pengadaan pikap dari India tersebut ditunda terlebih dahulu.

“Saya kira pemerintah sudah tahu apa yang terbaik untuk menjaga agar program strategis ini bisa berjalan dengan baik, berguna dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat,” tegas Setyo.

Sebagai informasi, Agrinas Pangan Nusantara akan tetap melanjutkan proses impor pikap dari produsen Mahindra & Mahindra serta Tata Motors.

Hal tersebut karena sampai sekarang pemerintah belum membuat keputusan resmi. Sehingga mereka bakal memperjuangkan apa yang telah berjalan.

Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara mengaku ingin bertemu dengan para anggota DPR. Hal itu agar seluruh pihak mendapatkan informasi secara utuh dan tidak hanya dari satu sisi.

Di sisi lain, menurut kabar beredar beberapa unit pikap yang diimpor dari India itu sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Nantinya akan ada 1.000 kendaraan komersial yang datang dari India sampai akhir Februari 2026. Jadi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Koperasi Merah Putih.

Apalagi menurut Joao, mereka sedang membangun sekitar 30.712 Koperasi Merah Putih. Kemudian yang sudah jadi berkisar 1.357 bangunan di seluruh Indonesia.

Tata Yodha
Photo: Tata Motors

“Sehingga itu mendesak untuk segera kita suplai (kepada para petani),” kata Joao.

Joao menilai impor pikap dari Mahindra maupun Tata Motors dapat membantu mobilitas para petani.

Terutama guna mengangkut hasil pertanian. Kemudian mendistribusikannya kepada konsumen atau masyarakat.


Terkini

news
Tarif parkir

Isu Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta, Dishub Sebut Masih Usulan

Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra

otosport
Luca Marini

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Marini Tinggalkan Honda

Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Agustus

Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Agustus 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil Genap Jakarta

Intip Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 27 Agustus 2026

Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi Hari Ini, Rabu 26 Agustus

Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar