Marc Marquez Bertekad Ubah Tren Negatif di MotoGP Mandalika 2026
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – MotoGP menyiapkan aturan terbaru mengenai gaji minimum para pembalap. Adapun aturan tersebut dikatakan sudah masuk tahap final dan bakal berlaku tahun depan.
Disitat dari Motosport, MotoGP menetapkan batas bawah gaji pembalap adalah 500 ribu euro. Atau senilai dengan Rp 10 miliar per musim.
Adapun peraturan tersebut akan berlaku untuk semua rider. Baik berstatus rookie hingga sekelas pembalap permanen sekalipun.
Kebijakan anyar ini mendapat perhatian karena adanya ketimpangan pendapatan para rider. Padahal semua joki menanggung risiko yang sama ketika di lintasan.
Disampaikan bahwa Marc Marquez dan Fabio Quartararo merupakan pembalap dengan gaji terbesar di MotoGP.
Kedua pembalap ditaksir mengumpulkan pendapatan lebih dari Rp 198 miliar dalam satu musim.
Namun di sisi lain pembalap satelit memiliki kontrak sangat jauh di bawah Marquez maupun Quartararo.
Diketahui ada beberapa pembalap satelit dengan kontrak tahunan sekitar 100 ribu euro atau sekira Rp 2 miliar.
Angka yang sangat jauh jaraknya akan disesuaikan pada musim depan. Diyakini gaji minimal 500 ribu euro sendiri belum termasuk bonus kinerja.
Klausul tersebut sudah masuk dalam draf perjanjian komersial periode 2027 – 3031. MotoGP SEG dan seluruh tim tengah berembuk untuk aturan baru di atas.
Kebijkan baru dipercaya akan mengangkat pendapatan para pembalap di masa depan. Namun bagi tim satelit bisa jadi memberatkan dalam hal finansial.
Karena sejak pandemi banyak pembalap yang terpaksa dipotong gajinya. Terlebih pada 2024, jumlah balapan ditambah karena ada sesi Sprint Race.
Sehingga urusan gaji semakin menyita perhatian banyak pihak. Terutama para pembalap di tim satelit.
MotoGP 2027 sendiri akan menjadi semakin menarik. Selain urusan gaji pembalap yang tengah diperjuangkan.
Para rider harus beradaptasi dengan aturan motor terbaru. Mulai dari kapasitas mesin 850 cc hingga pergantian merek ban dari Michelin ke Pirelli.
Lalu penggunaan Ride Height Device juga porsi aerodinamika dibatasi. Sehingga dipastikan seluruh pembalap harus beradaptasi.
Membuat MotoGP 2027 semakin menarik dan ditunggu-tunggu para penggemarnya di seluruh dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
07 Oktober 2026, 07:00 WIB
06 Oktober 2026, 22:00 WIB
05 Oktober 2026, 20:46 WIB
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Terkini
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan kepolisian, agar bisa lebih memudahkan masyarakat
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, simak lokasinya
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia
07 Oktober 2026, 07:00 WIB
MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin