Francesco Bagnaia Masih Malu Bocorkan Masa Depannya di Ducati
22 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – MotoGP menyiapkan aturan terbaru mengenai gaji minimum para pembalap. Adapun aturan tersebut dikatakan sudah masuk tahap final dan bakal berlaku tahun depan.
Disitat dari Motosport, MotoGP menetapkan batas bawah gaji pembalap adalah 500 ribu euro. Atau senilai dengan Rp 10 miliar per musim.
Adapun peraturan tersebut akan berlaku untuk semua rider. Baik berstatus rookie hingga sekelas pembalap permanen sekalipun.
Kebijakan anyar ini mendapat perhatian karena adanya ketimpangan pendapatan para rider. Padahal semua joki menanggung risiko yang sama ketika di lintasan.
Disampaikan bahwa Marc Marquez dan Fabio Quartararo merupakan pembalap dengan gaji terbesar di MotoGP.
Kedua pembalap ditaksir mengumpulkan pendapatan lebih dari Rp 198 miliar dalam satu musim.
Namun di sisi lain pembalap satelit memiliki kontrak sangat jauh di bawah Marquez maupun Quartararo.
Diketahui ada beberapa pembalap satelit dengan kontrak tahunan sekitar 100 ribu euro atau sekira Rp 2 miliar.
Angka yang sangat jauh jaraknya akan disesuaikan pada musim depan. Diyakini gaji minimal 500 ribu euro sendiri belum termasuk bonus kinerja.
Klausul tersebut sudah masuk dalam draf perjanjian komersial periode 2027 – 3031. MotoGP SEG dan seluruh tim tengah berembuk untuk aturan baru di atas.
Kebijkan baru dipercaya akan mengangkat pendapatan para pembalap di masa depan. Namun bagi tim satelit bisa jadi memberatkan dalam hal finansial.
Karena sejak pandemi banyak pembalap yang terpaksa dipotong gajinya. Terlebih pada 2024, jumlah balapan ditambah karena ada sesi Sprint Race.
Sehingga urusan gaji semakin menyita perhatian banyak pihak. Terutama para pembalap di tim satelit.
MotoGP 2027 sendiri akan menjadi semakin menarik. Selain urusan gaji pembalap yang tengah diperjuangkan.
Para rider harus beradaptasi dengan aturan motor terbaru. Mulai dari kapasitas mesin 850 cc hingga pergantian merek ban dari Michelin ke Pirelli.
Lalu penggunaan Ride Height Device juga porsi aerodinamika dibatasi. Sehingga dipastikan seluruh pembalap harus beradaptasi.
Membuat MotoGP 2027 semakin menarik dan ditunggu-tunggu para penggemarnya di seluruh dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
02 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani