Jadwal MotoGP Italia 2026: Skuad Ducati Dalam Mode Darurat
26 Mei 2026, 09:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – MotoGP menyiapkan aturan terbaru mengenai gaji minimum para pembalap. Adapun aturan tersebut dikatakan sudah masuk tahap final dan bakal berlaku tahun depan.
Disitat dari Motosport, MotoGP menetapkan batas bawah gaji pembalap adalah 500 ribu euro. Atau senilai dengan Rp 10 miliar per musim.
Adapun peraturan tersebut akan berlaku untuk semua rider. Baik berstatus rookie hingga sekelas pembalap permanen sekalipun.
Kebijakan anyar ini mendapat perhatian karena adanya ketimpangan pendapatan para rider. Padahal semua joki menanggung risiko yang sama ketika di lintasan.
Disampaikan bahwa Marc Marquez dan Fabio Quartararo merupakan pembalap dengan gaji terbesar di MotoGP.
Kedua pembalap ditaksir mengumpulkan pendapatan lebih dari Rp 198 miliar dalam satu musim.
Namun di sisi lain pembalap satelit memiliki kontrak sangat jauh di bawah Marquez maupun Quartararo.
Diketahui ada beberapa pembalap satelit dengan kontrak tahunan sekitar 100 ribu euro atau sekira Rp 2 miliar.
Angka yang sangat jauh jaraknya akan disesuaikan pada musim depan. Diyakini gaji minimal 500 ribu euro sendiri belum termasuk bonus kinerja.
Klausul tersebut sudah masuk dalam draf perjanjian komersial periode 2027 – 3031. MotoGP SEG dan seluruh tim tengah berembuk untuk aturan baru di atas.
Kebijkan baru dipercaya akan mengangkat pendapatan para pembalap di masa depan. Namun bagi tim satelit bisa jadi memberatkan dalam hal finansial.
Karena sejak pandemi banyak pembalap yang terpaksa dipotong gajinya. Terlebih pada 2024, jumlah balapan ditambah karena ada sesi Sprint Race.
Sehingga urusan gaji semakin menyita perhatian banyak pihak. Terutama para pembalap di tim satelit.
MotoGP 2027 sendiri akan menjadi semakin menarik. Selain urusan gaji pembalap yang tengah diperjuangkan.
Para rider harus beradaptasi dengan aturan motor terbaru. Mulai dari kapasitas mesin 850 cc hingga pergantian merek ban dari Michelin ke Pirelli.
Lalu penggunaan Ride Height Device juga porsi aerodinamika dibatasi. Sehingga dipastikan seluruh pembalap harus beradaptasi.
Membuat MotoGP 2027 semakin menarik dan ditunggu-tunggu para penggemarnya di seluruh dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 09:00 WIB
23 Mei 2026, 09:57 WIB
17 Mei 2026, 20:56 WIB
15 Mei 2026, 21:20 WIB
10 Mei 2026, 20:18 WIB
Terkini
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat
26 Mei 2026, 21:00 WIB
Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional
26 Mei 2026, 20:30 WIB
GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa
26 Mei 2026, 19:13 WIB
Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak
26 Mei 2026, 18:56 WIB
Dalam penyelenggaraan ketiga ini, Mix Matic Day 2026 berhasil diikuti hingga 248 motor dari berbagai daerah
26 Mei 2026, 15:38 WIB
Yamaha NMAX Turbo memiliki sejumlah fitur andalan yang jadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya
26 Mei 2026, 15:37 WIB
Skutik Yamaha NMAX ramaikan Mangkunegaran Run 2026 yang berlangsung di Solo, jadi opsi mobilitas pilihan