Komparasi Pikap Tata Yodha, Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300

Tata Yodha menjadi salah satu pikap yang akan diboyong Agrinas Pangan Nusantara untuk Koperasi Merah Putih

Komparasi Pikap Tata Yodha, Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 24 Februari 2026 | 15:10 WIB

KatadataOTO – Segmen kendaraan niaga terus menjadi perbincangan publik. Hal tersebut muncul setelah Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu pikap dari India.

Salah satu yang menjadi pilihan mereka adalah Tata Yodha. Produk tersebut akan digunakan buat operasional Koperasi Merah Putih.

Keputusan Agrinas Pangan Nusantara pun menuai banyak kecaman. Sebab di Indonesia ada beragam produk pikap yang bisa dibeli.

Ambil contoh Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300. Keduanya sudah cukup lama memenuhi kebutuhan para pengusaha di Tanah Air.

Tata Yodha
Photo: Tata Motors

Untuk itu KatadataOTO coba merangkum komparasi antara Tata Yodha, Isuzu Traga sampai Mitsubishi L300, berikut ulasannya.

Komparasi Pikap Tata Yodha, Isuzu Traga dan Mitsubishi L300

Mesin

Pertama-tama hal yang akan kita bahas adalah sektor jantung mekanis. Tata Yodha mengandalkan mesin diesel berkubikasi 2.200 cc Varicor intercooled turbocharged BS6 DI engine.

Jantung mekanis di atas diklaim mampu memuntahkan daya sampai 100,3 hp pada 3.750 rpm. Kemudian torsi puncak menyentuh 250 Nm di 1.000 rpm sampai 2.500 rpm.

Lalu Isuzu Traga turut mengandalkan mesin diesel. Mempunyai kode 4JA1-CR yang dilengkapi VGT Turbo Intercooler berkubikasi 2.499 cc.

Di atas kertas mesin pikap Isuzu ini bisa melepaskan tenaga 78,9 hp pada 3.500 rpm. Kemudian torsi puncak 191 Nm di 1.800 rpm hingga 2.400 rpm.

Sementara Mitsubishi L300 mengandalkan mesin 4N14, DOHC empat silinder segaris direct injection intercooler common rail turbocharger.

Berkat jantung mekanis berkapasitas 2.268 cc, Mitsubishi L300 menawarkan tenaga maksimal 97,8 hp pada 3.500 rpm. Sedangkan torsi puncaknya mencapai 200 Nm di 1.000–3.500 rpm.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Perang Iran Buat Ekspor Mobil Cina Melonjak, EV Jadi Pilihan

Ratusan ribu mobil Cina dikirimkan ke berbagai negara akibat meningkatnya permintaan imbas kenaikan harga BBM

mobil
Mobil Listrik

Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik

Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia

mobil
BYD

Krisis Energi, PM Thailand Pilih Pergi Naik BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid