Harga Pikap di RI Dinilai Mahal, Ini Respons Gaikindo

Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga

Harga Pikap di RI Dinilai Mahal, Ini Respons Gaikindo
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) buka suara terkait keputusan impor 105.000 unit truk dan pikap dari India.

Industri dalam negeri dinilai mampu untuk menyuplai pikap tersebut, meskipun memang butuh waktu relatif lebih lama ketimbang impor utuh alias Completely Built Up (CBU).

Mengingat mayoritas kendaraan pikap buat kebutuhan komersial di Indonesia, saat ini diproduksi di dalam negeri.

Bahkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) masing-masing unit bisa tembus 40 persen. Sehingga penjualannya berdampak sangat positif terhadap industri komponen lokal.

Suzuki Carry Bakal Digunakan untuk Armada di Makan Bergizi Gratis
Photo: KatadataOTO

PT Agrinas Pangan Nusantara yang melakukan impor untuk kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih mengatakan hal itu dilakukan karena mempertimbangkan harga.

Pasalnya harga pikap impor dari Mahindra & Mahindra serta Tata Motors dinilai lebih murah. Perwakilan Gaikindo pun menanggapi hal tersebut.

“Saya yakin kalau diberikan same level playing field (aturan main setara) di mana impor maupun produsen lokal bermain dengan aturan sama, saya yakin yang ada di dalam negeri itu akan sangat kompetitif,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo di Jakarta, Senin (23/02).

Aturan dimaksud misalnya kewajiban uji tipe, wajib mengantongi Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) maupun Surat Keputusan Rancang Bangun (SKRB) dan standar lain.

Namun Anton tidak menampik harga juga bergantung pada aturan ataupun kebijakan masing-masing perusahaan.

“Sebenarnya harga itu tergantung spesifikasi teknis yang diperlukan. Satu lagi mungkin ada masalah costing dan pricing,” kata Anton.

Di sisi lain, pilihan kendaraan komersial di segmen 4x4 saat ini terbatas sebab peminatnya jauh lebih sedikit jika dibandingkan konsumen 4x2.

Spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up
Photo: Mahindra

Kondisi jalan di Indonesia juga disebut masih bisa diakomodir oleh kendaraan berpenggerak 4x2.

Sebagai informasi, saat ini PT Agrinas Pangan Nusantara yang mengimpor ribuan kendaraan komersial dari India berpeluang menunda pembelian karena imbauan dari anggota DPR.

Dari total kesepakatan impor 105.000 unit, sebanyak 1.000 unit di antaranya diyakini sudah sampai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Terkini

mobil
VinFast

20.000 Unit VinFast Dipesan Perusahaan Transportasi

VinFast menerima pemesanan 20.000 unit mobil listrk dari dua perusahaan transportasi yang akan dikirim hingga 2028

mobil
Toyota

Toyota Masih Pede Dominasi Pasar Mobil Baru Indonesia

Toyota Astra Motor berhasil mencatatkan pangsa pasar sampai 31,2 persen di dalam negeri sepanjang tahun lalu

motor
Wahana Honda

Wahana Honda Perkenalkan Aditif Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Main dealer motor Honda, Wahana Makmur Sejati perkenalkan lini produk aditif bahan bakar ramah lingkungan

mobil
Volvo ES90

Simak Kelebihan Mobil Listrik Volvo ES90 yang Baru Diluncurkan

Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia

mobil
Mobil bekas

Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026

Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran

news
Indomobil JAC

Diler Perdana JAC di Indonesia Resmi Dibuka, Jual Tiga Model 

JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen

mobil
Jaecoo

Jaecoo Karawaci Resmi Dibuka dan Tawarkan Layanan Terbaik

Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik

mobil
Otospector

Otospector Hadirkan Garansi Mobil Bekas Hingga 3 Tahun

Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas