Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Agrinas Pangan Nusantara melakukan impor truk dan pikap dengan total 105.000 unit dari Mahindra dan Tata Motors, merek otomotif asal India.
Seluruh unit itu kabarnya akan diimpor secara utuh alias berstatus Completely Built Up (CBU) untuk digunakan sebagai kendaraan operasional Koperasi Merah Putih.
Namun keputusan impor itu rencananya akan ditunda. Pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan sudah ada pembicaraan bersama Agrinas terkait pemenuhan kebutuhan kendaraan komersial itu.
Menurut perwakilan Gaikindo, Agrinas telah berdiskusi dengan Mitsubishi Fuso sebagai produsen kendaraan komersial di Tanah Air.
“Akhirnya terjadilah pemesanan oleh mereka. Memang yang menjadi kelihatan masalah itu sebenarnya kecepatan, jangka waktu diminta itu cukup ketat,” kata Rizwan Alamsjah, Vice Chairman Data and Statistics Gaikindo di Jakarta, Senin (23/02).
Ia melanjutkan kedua pihak mendiskusikan alokasi kebutuhan truk buat kebutuhan niaga.
Namun suplai yang diminati Agrinas terbilang cukup banyak. Meskipun kapasitasnya memadai, pemenuhannya butuh waktu.
“Itu kan kita harus persiapkan bukan hanya dari kita sendiri, tetapi yang paling penting adalah supplier,” jelas Rizwan.
Supplier atau penyedia komponen otomotif sendiri terbagi lagi jadi beberapa lapisan yakni tier satu, tier dua dan seterusnya.
Seluruh penyedia komponen membutuhkan waktu untuk mempersiapkan produksi guna memenuhi pesanan dari Agrinas dalam jumlah masif.
“Kalau kita tanyakan ke Hino atau lainnya, kadang supplier-nya ‘dikeroyok’ oleh berbagai merek, itu juga tambah sulit mereka,” kata dia.
Bicara soal kendaraan niaga berpenggerak 4x4, Rizwan tidak menampik pilihannya memang cukup terbatas di Indonesia.
“Kami juga tidak bisa terlalu banyak bicara. Belum ada perkembangan terakhir, istilahnya tidak ada deal lebih lanjut,” tegas Rizwan.
Sebagai informasi, terkininya PT Agrinas Pangan Nusantara berencana menunda keputusan impor pikap, menanggapi pernyataan dari DPR.
“Dari DPR bilang apa kami ikut, pemerintah bilang apa kami ikut,” kata Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara dikutip dari Antara, Senin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana