GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga
08 April 2026, 15:23 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Agrinas Pangan Nusantara melakukan impor truk dan pikap dengan total 105.000 unit dari Mahindra dan Tata Motors, merek otomotif asal India.
Seluruh unit itu kabarnya akan diimpor secara utuh alias berstatus Completely Built Up (CBU) untuk digunakan sebagai kendaraan operasional Koperasi Merah Putih.
Namun keputusan impor itu rencananya akan ditunda. Pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan sudah ada pembicaraan bersama Agrinas terkait pemenuhan kebutuhan kendaraan komersial itu.
Menurut perwakilan Gaikindo, Agrinas telah berdiskusi dengan Mitsubishi Fuso sebagai produsen kendaraan komersial di Tanah Air.
“Akhirnya terjadilah pemesanan oleh mereka. Memang yang menjadi kelihatan masalah itu sebenarnya kecepatan, jangka waktu diminta itu cukup ketat,” kata Rizwan Alamsjah, Vice Chairman Data and Statistics Gaikindo di Jakarta, Senin (23/02).
Ia melanjutkan kedua pihak mendiskusikan alokasi kebutuhan truk buat kebutuhan niaga.
Namun suplai yang diminati Agrinas terbilang cukup banyak. Meskipun kapasitasnya memadai, pemenuhannya butuh waktu.
“Itu kan kita harus persiapkan bukan hanya dari kita sendiri, tetapi yang paling penting adalah supplier,” jelas Rizwan.
Supplier atau penyedia komponen otomotif sendiri terbagi lagi jadi beberapa lapisan yakni tier satu, tier dua dan seterusnya.
Seluruh penyedia komponen membutuhkan waktu untuk mempersiapkan produksi guna memenuhi pesanan dari Agrinas dalam jumlah masif.
“Kalau kita tanyakan ke Hino atau lainnya, kadang supplier-nya ‘dikeroyok’ oleh berbagai merek, itu juga tambah sulit mereka,” kata dia.
Bicara soal kendaraan niaga berpenggerak 4x4, Rizwan tidak menampik pilihannya memang cukup terbatas di Indonesia.
“Kami juga tidak bisa terlalu banyak bicara. Belum ada perkembangan terakhir, istilahnya tidak ada deal lebih lanjut,” tegas Rizwan.
Sebagai informasi, terkininya PT Agrinas Pangan Nusantara berencana menunda keputusan impor pikap, menanggapi pernyataan dari DPR.
“Dari DPR bilang apa kami ikut, pemerintah bilang apa kami ikut,” kata Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara dikutip dari Antara, Senin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 April 2026, 15:23 WIB
01 April 2026, 13:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Terkini
10 April 2026, 15:04 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya
10 April 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
10 April 2026, 08:40 WIB
Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina
10 April 2026, 06:00 WIB
Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan
10 April 2026, 06:00 WIB
Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini
10 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara
09 April 2026, 21:00 WIB
Mazda membuka diler baru serta training center sebagai fasilitas bagi para karyawan mendapat pelatihan