Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Agrinas Pangan Nusantara melakukan impor truk dan pikap dengan total 105.000 unit dari Mahindra dan Tata Motors, merek otomotif asal India.
Seluruh unit itu kabarnya akan diimpor secara utuh alias berstatus Completely Built Up (CBU) untuk digunakan sebagai kendaraan operasional Koperasi Merah Putih.
Namun keputusan impor itu rencananya akan ditunda. Pihak Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan sudah ada pembicaraan bersama Agrinas terkait pemenuhan kebutuhan kendaraan komersial itu.
Menurut perwakilan Gaikindo, Agrinas telah berdiskusi dengan Mitsubishi Fuso sebagai produsen kendaraan komersial di Tanah Air.
“Akhirnya terjadilah pemesanan oleh mereka. Memang yang menjadi kelihatan masalah itu sebenarnya kecepatan, jangka waktu diminta itu cukup ketat,” kata Rizwan Alamsjah, Vice Chairman Data and Statistics Gaikindo di Jakarta, Senin (23/02).
Ia melanjutkan kedua pihak mendiskusikan alokasi kebutuhan truk buat kebutuhan niaga.
Namun suplai yang diminati Agrinas terbilang cukup banyak. Meskipun kapasitasnya memadai, pemenuhannya butuh waktu.
“Itu kan kita harus persiapkan bukan hanya dari kita sendiri, tetapi yang paling penting adalah supplier,” jelas Rizwan.
Supplier atau penyedia komponen otomotif sendiri terbagi lagi jadi beberapa lapisan yakni tier satu, tier dua dan seterusnya.
Seluruh penyedia komponen membutuhkan waktu untuk mempersiapkan produksi guna memenuhi pesanan dari Agrinas dalam jumlah masif.
“Kalau kita tanyakan ke Hino atau lainnya, kadang supplier-nya ‘dikeroyok’ oleh berbagai merek, itu juga tambah sulit mereka,” kata dia.
Bicara soal kendaraan niaga berpenggerak 4x4, Rizwan tidak menampik pilihannya memang cukup terbatas di Indonesia.
“Kami juga tidak bisa terlalu banyak bicara. Belum ada perkembangan terakhir, istilahnya tidak ada deal lebih lanjut,” tegas Rizwan.
Sebagai informasi, terkininya PT Agrinas Pangan Nusantara berencana menunda keputusan impor pikap, menanggapi pernyataan dari DPR.
“Dari DPR bilang apa kami ikut, pemerintah bilang apa kami ikut,” kata Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara dikutip dari Antara, Senin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu
08 Oktober 2026, 19:00 WIB
Station wagon segmen premium dari Fang Cheng Bao, Formula S GT telah didaftarkan di Indonesia oleh BYD
08 Oktober 2026, 17:31 WIB
Program relawan mahasiswa Hyundai Jump School memasuki tahun ketiga, disambut antusias oleh para peserta
08 Oktober 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez benar-benar berambisi untuk menyelesaikan balapan dan meraih kemenangan di Sirkuit Mandalika
08 Oktober 2026, 06:00 WIB
Hasil evaluasi, Ganjil Genap Jakarta berhasil mengatur lalu lintas di sejumlah jalan protokol Ibu Kota