Mobil Listrik VinFast Kini Bisa Disewa, Biaya Mulai Rp 1 Juta
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
VinFast VF 8 direcall karena kerusakan pada fitur keselamatan Lane Keeping Assist yang seharusnya melindungi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – VinFast melakukan recall untuk VF 8 di Amerika Serikat. Langkah itu diambil setelah diketahui adanya potensi kerusakan sehingga berisiko terhadap keselamatan penggunanya.
Dilansir dari Carscoops, sistem bantuan pengemudi di SUV tersebut bisa mengambil alih kemudi secara tak terduga. Setelah melalui investigasi, VinFast diharuskan untuk melakukan perbaikan pada 6.314 unit.
Masalah utama kendaraan tersebut ada pada Lane Keeping Assist (LKA) VF 8. Saat berbelok, fitur ini bisa melakukan koreksi kemudi yang berlebihan hingga pengemudi kesulitan mengatasinya.
Pabrikan asal Vietnam itu juga akhirnya mengakui bahwa kesalahan tersebut berasal dari rasio torsi yang disimpan oleh seluruh sistem ADAS. Akibatnya, dinamika kemudi menjadi tidak konsisten.
Untungnya, belum ada kecelakaan yang disebabkan oleh kerusakan ini. Pihak regulator Amerika Serikat sendiri pun sudah mendorong agar recall bisa dilakukan secepatnya.
Perlu diketahui bahwa investigasi terkait kerusakan ini diawali oleh adanya 14 keluhan yang masuk ke Office of Defects Investigation (ODI) pada September 2024. Para pemilik VinFast VF 8 menyebut bahwa ada masalah pada Lane Keeping Assist seperti sistem kesulitan mendeteksi jalur hingga memberi input kemudi yang salah.
ODI pun memperingatkan bahwa masalah ini membutuhkan upaya pengendalian ekstra dari pengemudi hingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Peringatan itu bukan angin lalu karena ada beberapa pengemudi menyampaikan momen yang benar-benar menakutkan. Pasalnya, mobil mendadak berbelok secara berlebihan hingga hampir menabrak dinding beton.
Selain itu, ada juga yang menyebut bahwa Lane Keeping Assist terus-menerus aktif sehingga mustahil untuk dinonaktifkan. Hal ini membuat mereka takut menggunakan mobil.
Untuk mengatasi masalah ini, VinFast akan meluncurkan pembaruan perangkat lunak gratis untuk mengurangi getaran kemudi. Mereka juga menyebut bahwa software tersebut memudahkan kendaraan untuk mengabaikan input yang tidak perlu dan membiarkan pengemudi mengendalikan unit lebih optimal.
Hingga saat ini belum dipastikan apakah mobil-mobil di negara lain juga mengalami situasi serupa. Meski demikian, tak ada salahnya untuk lebih berhati-hati saat berkendara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
30 Juli 2026, 16:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda