TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci
29 September 2026, 14:39 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – VinFast mengakui bahwa penjualan mereka di Indonesia lebih banyak ditopang dari segmen fleet. Hal ini karena banyaknya permintaan untuk kebutuhan taksi di Tanah Air.
Situasi itu membuat mereka berhasil menjual lebih dari 10 ribu unit mobil listrik di tahun lalu. Sementara untuk 2026, diperkirakan segmen segmen fleet masih akan mendominasi penjualan.
“Di 2026 strategi kami dari segi produk untuk fleet sudah ada Limo Green sehingga pilihannya semakin besar. Kendaraan juga bisa digunakan untuk taksi online karena pemain di segmen ini masih sangat sedikit,” ungkap Kariyanto Hardjosoemantoro, Chief Executive Officer VinFast Indonesia beberapa waktu lalu.
Selain itu dirinya juga menegaskan bakal memperkuat ekosistem kendaraan listrik khususnya untuk para pelaku usaha. Sehingga pengemudi fleet dari VinFast bisa lebih mudah mengisi daya tanpa biaya.
“Kami juga akan memberikan garansi resale value kepada pelanggan jadi diharapkan baik itu konsumen fleet maupun pribadi bisa lebih tenang dalam melakukan pembelian kendaraan,” tambahnya.
Strateginya tentunya menarik karena selama ini masyarakat memang ragu terhadap harga jual kembali kendaraan listrik. Adanya garansi resale value pun diharapkan bisa menjadi salah satu solusi atas tantangan tersebut.
Perlu diketahui bahwa penjualan VinFast di Indonesia sepanjang 2025 tumbuh signfikan. Total retail sales VinFast di tahun lalu adalah sebesar 10.630 unit sementara wholesalesnya adalah sebesar 10.886 unit.
Vinfast pun menjadi pabrikan dengan impor terbesar ketiga di Indonesia. Karena sepanjang 2025, mereka telah menerima sedikitnya 20.289 unit kendaraan secara utuh.
Jumlahnya pun diharapkan bisa berkurang di tahun ini karena VinFast akan mulai memproduksi kendaraan langsung di Tanah Air. Hanya saja beberapa penyesuaian tetap harus dilakukan agar hasil bisa lebih berkembang..
“Tahun ini adalah pertama kalinya kami sudah beroperasi secara penuh karena pabrik sudah mulai prodiksi. Kami tidak bisa sampaikan targetnya berapa tapi semua potensi yang ada akan dimaksimalkan,” tambahnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan