VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski tidak lagi menerima insentif dari pemerintah, VinFast Indonesia optimis penjulan kendaraan listrik tetap akan bertumbuh. Hanya saja kecepatannya kemungkin akan menurun dibandingkan tahun lalu.
Kariyanto Hardjosoemantoro, Chief Executive Officer VinFast Indonesia mengungkap bahwa Indonesia masih menyimpan banyak potensi terhadap kendaraan listrik.
“Saya melihat mobil listrik masih akan tumbuh tapi mungkin tidak secepat tahun lalu. Pertumbuhan akan melambat karena adanya perubahan kebijakan insentif dan sebagainya,” ungkapnya pada media beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pertumbuhan signifikan di 2025 pada segmen mobil listrik disebabkan oleh banyaknya faktor penunjang. Salah satunya adalah insentif kendaraan yang jumlahnya cukup besar.
“Jadi kalau insentifnya dikurangi atau bahkan ditiadakan tentu akan berpengaruh. Tapi menurut saya masih tetap tumbuh tapi besarannya seperti apa, itu harus ditunggu,” tambahnya.
Ia pun menyoroti tentang belum adanya keputusan final terkait insentif kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya situasi ini membuat masyarakat jadi menunggu kepastian.
“Karena kalau sesuai aturan insentif berakhir di Desember 2025 tapi ada wacana bahwa akan diperpanjang. Ini membuat konsumen jadi wait and see keputusannya seperti apa,” terang Kariyanto kemudian.
Perlu diketahui bahwa insentif kendaraan listrik telah berakhir pada Desember 2025. Dengan demikian maka pabrikan mobil yang sudah mendapat program di tahun lalu harus mulai melakukan perakitan di dalam negeri.
Penghentian pun diperkirakan bakal membuat penjualan mobil listrik di Tanah Air menurun dibanding tahun sebelumnya. Bahkan bukan tidak mungkin situasi ini berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Oleh sebab itu pemerintah pun dikabarkan tengah mengupayakan agar insentif kendaraan listrik bisa tetap diberikan meski ada penyesuaian. Dengan demikian diharapkan pasar otomotif nasional bisa bertahan setelah menghadapi beragam tantangan di tahun sebelumnya.
Terlebih saat ini Indonesia masih cukup agresif dalam menarik minat investor agar berinvestasi ke Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya
10 April 2026, 11:00 WIB
Angka penjualan Fuso disebut terbantu dengan adanya pemesanan unit operasional Koperasi Desa Merah Putih
10 April 2026, 08:40 WIB
Kemenperin bakal menggandeng lembaga terkait untuk mengatasi lebih ketat gempuran impor truk dari Cina
10 April 2026, 06:00 WIB
Pembatasan lalu lintas berupa ganjil genap Jakarta tetap di jam sibuk ketat meski sudah memasuki akhir pekan
10 April 2026, 06:00 WIB
Manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta sebelum akhir pekan, masih tersebar di lima lokasi berbeda hari ini
10 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memfasilitasi para pengendara
09 April 2026, 21:00 WIB
Mazda membuka diler baru serta training center sebagai fasilitas bagi para karyawan mendapat pelatihan
09 April 2026, 19:00 WIB
Farizon meramaikan pilihan kendaraan niaga bertenaga listrik, ikut serta di ajang otomotif GIICOMVEC 2026