Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski tidak lagi menerima insentif dari pemerintah, VinFast Indonesia optimis penjulan kendaraan listrik tetap akan bertumbuh. Hanya saja kecepatannya kemungkin akan menurun dibandingkan tahun lalu.
Kariyanto Hardjosoemantoro, Chief Executive Officer VinFast Indonesia mengungkap bahwa Indonesia masih menyimpan banyak potensi terhadap kendaraan listrik.
“Saya melihat mobil listrik masih akan tumbuh tapi mungkin tidak secepat tahun lalu. Pertumbuhan akan melambat karena adanya perubahan kebijakan insentif dan sebagainya,” ungkapnya pada media beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pertumbuhan signifikan di 2025 pada segmen mobil listrik disebabkan oleh banyaknya faktor penunjang. Salah satunya adalah insentif kendaraan yang jumlahnya cukup besar.
“Jadi kalau insentifnya dikurangi atau bahkan ditiadakan tentu akan berpengaruh. Tapi menurut saya masih tetap tumbuh tapi besarannya seperti apa, itu harus ditunggu,” tambahnya.
Ia pun menyoroti tentang belum adanya keputusan final terkait insentif kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya situasi ini membuat masyarakat jadi menunggu kepastian.
“Karena kalau sesuai aturan insentif berakhir di Desember 2025 tapi ada wacana bahwa akan diperpanjang. Ini membuat konsumen jadi wait and see keputusannya seperti apa,” terang Kariyanto kemudian.
Perlu diketahui bahwa insentif kendaraan listrik telah berakhir pada Desember 2025. Dengan demikian maka pabrikan mobil yang sudah mendapat program di tahun lalu harus mulai melakukan perakitan di dalam negeri.
Penghentian pun diperkirakan bakal membuat penjualan mobil listrik di Tanah Air menurun dibanding tahun sebelumnya. Bahkan bukan tidak mungkin situasi ini berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Oleh sebab itu pemerintah pun dikabarkan tengah mengupayakan agar insentif kendaraan listrik bisa tetap diberikan meski ada penyesuaian. Dengan demikian diharapkan pasar otomotif nasional bisa bertahan setelah menghadapi beragam tantangan di tahun sebelumnya.
Terlebih saat ini Indonesia masih cukup agresif dalam menarik minat investor agar berinvestasi ke Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Mobil hybrid menjadi salah satu opsi transisi elektrifikasi yang menuai respons positif dari masyarakat
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez