Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski tidak lagi menerima insentif dari pemerintah, VinFast Indonesia optimis penjulan kendaraan listrik tetap akan bertumbuh. Hanya saja kecepatannya kemungkin akan menurun dibandingkan tahun lalu.
Kariyanto Hardjosoemantoro, Chief Executive Officer VinFast Indonesia mengungkap bahwa Indonesia masih menyimpan banyak potensi terhadap kendaraan listrik.
“Saya melihat mobil listrik masih akan tumbuh tapi mungkin tidak secepat tahun lalu. Pertumbuhan akan melambat karena adanya perubahan kebijakan insentif dan sebagainya,” ungkapnya pada media beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pertumbuhan signifikan di 2025 pada segmen mobil listrik disebabkan oleh banyaknya faktor penunjang. Salah satunya adalah insentif kendaraan yang jumlahnya cukup besar.
“Jadi kalau insentifnya dikurangi atau bahkan ditiadakan tentu akan berpengaruh. Tapi menurut saya masih tetap tumbuh tapi besarannya seperti apa, itu harus ditunggu,” tambahnya.
Ia pun menyoroti tentang belum adanya keputusan final terkait insentif kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya situasi ini membuat masyarakat jadi menunggu kepastian.
“Karena kalau sesuai aturan insentif berakhir di Desember 2025 tapi ada wacana bahwa akan diperpanjang. Ini membuat konsumen jadi wait and see keputusannya seperti apa,” terang Kariyanto kemudian.
Perlu diketahui bahwa insentif kendaraan listrik telah berakhir pada Desember 2025. Dengan demikian maka pabrikan mobil yang sudah mendapat program di tahun lalu harus mulai melakukan perakitan di dalam negeri.
Penghentian pun diperkirakan bakal membuat penjualan mobil listrik di Tanah Air menurun dibanding tahun sebelumnya. Bahkan bukan tidak mungkin situasi ini berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Oleh sebab itu pemerintah pun dikabarkan tengah mengupayakan agar insentif kendaraan listrik bisa tetap diberikan meski ada penyesuaian. Dengan demikian diharapkan pasar otomotif nasional bisa bertahan setelah menghadapi beragam tantangan di tahun sebelumnya.
Terlebih saat ini Indonesia masih cukup agresif dalam menarik minat investor agar berinvestasi ke Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan mobilitas konsumen, Alva Studio Indy Bintaro resmi didirikan di Tangerang Selatan
08 Mei 2026, 19:00 WIB
Ford memberikan sejumlah keuntungan bagi para pelanggan di Tanah Air, salah satunya adalah voucher bensin
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Insentif mobil listrik berupa pembebasan pajak, diyakini dapat kembali menggairahkan penjualan EV tahun ini
08 Mei 2026, 09:00 WIB
Yadea Indonesia melakukan uji produk dengan melibatkan banyak pihak untuk membuktikan kualitas motor listrik
08 Mei 2026, 07:00 WIB
Lepas mengungkapkan ada beberapa wilayah yang dinilai strategis buat menjual mobil listrik buatan Tiongkok
08 Mei 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Bandung masih tersedia di dua tempat untuk mengakomodir perpanjangan
08 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk bisa memecah kebuntuan lalu lintas terutama di jam sibuk
08 Mei 2026, 06:00 WIB
Hampir sama seperti di kantor Satpas, simak informasi lengkap dan biaya perpanjang di SIM keliling Jakarta