Mobil Listrik VinFast Kini Bisa Disewa, Biaya Mulai Rp 1 Juta
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pabrik VinFast di Indonesia akan produksi lini berkonfigurasi setir kanan buat keperluan domestik dan ekspor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tak hanya untuk keperluan domestik, VinFast memastikan akan mengekspor hasil produksi mereka. Komitmen ini merupakan salah satu strategi global mereka yang ingin menjadi pemain penting di segmen mobil listrik dunia.
Pabrikan asal Vietnam ini menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara setir kanan. Besarnya pasar kendaraan dinilai menjadi daya tarik tersendiri.
“Ketika memilih Indonesia tentu kami juga mempertimbangkan untuk melakukan ekspor dari sini. Terlebih banyak negara right hand drive yang bisa menjadi pasar,” ungkap Pham Sanh Chau, CEO Vinfast Asia (15/12).
Namun dirinya mengakui bahwa untuk mencapai hal tersebut diperlukan banyak pertimbangan. Khususnya pemenuhan permintaan pasar domestik.
“Ketika kami menilai bahwa pasar domestik di Indonesia sudah terpenuhi, barulah pasar ekspor akan dipertimbangkan. Bulan depan, produksi juga sudah berjalan sehingga bisa dilihat kira-kira berapa volume yang bisa dikirim,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Vinfast resmi membuka pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri diatas lahan seluas 171 hektar dan rencananya akan dibangun secara bertahap.
“Pada tahap pertama pembangunan dilakukan selama 17 bulan dan menggunakan sekitar 10 hektar. Sementara total investasinya adalah sekitar USD 300 juta atau sekitar 4,8 triliun,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Pabrik VinFast memiliki kapasitas sebesar 50.000 unit per tahun. Jumlah ini diklaim masih cukup buat memenuhi kebutuhan pasar domestik di Tanah Air.
Terlebih sepanjang Januari hingga November 2025, VinFast Indonesia tercatat telah menjual sebanyak 2.957 unit. Jumlah itu membuat mereka duduk di posisi 15 pabrikan mobil terlaris Tanah Air dan menguasai 0,4 persen dari total pasar Indonesia.
Ia pun mengungkap bahwa mereka bakal menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi kendaraan.
“Untuk model yang akan diproduksi di sini mencakup VF3, VF5, VF6, VF7 dan nantinya MPV. Kami sadar potensi pada segmen tersebut masih sangat besar di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
30 Juli 2026, 16:00 WIB
28 Juli 2026, 06:38 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Suzuki Jimny 5-Door kini mulai diminati konsumen perempuan karena bisa menambah rasa percaya diri di perjalanan
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Isuzu memperkuat layanan purna jual, guna menjadi solusi bisnis para pengusaha di berbagai bidang bisnis
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, Suzuki XL7 teranyar hadir menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
GIIAS 2026 jadi panggung buat Suzuki menghadirkan aktivitas menarik dan lini kendaraan lengkap ke pengunjung
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Selama pameran GIIAS 2026 berlangsung, ada diskon 25 persen diberikan untuk pembelian suku cadang Suzuki
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Jorge Martin mendominasi jalannya sprint race MotoGP Inggris 2026, ia mampu tampil konsisten sepanjang balapan
08 Agustus 2026, 19:00 WIB
Mazda menghadirkan dua oli baru untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para konsumen di Tanah Air