BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik VinFast di Indonesia akan produksi lini berkonfigurasi setir kanan buat keperluan domestik dan ekspor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tak hanya untuk keperluan domestik, VinFast memastikan akan mengekspor hasil produksi mereka. Komitmen ini merupakan salah satu strategi global mereka yang ingin menjadi pemain penting di segmen mobil listrik dunia.
Pabrikan asal Vietnam ini menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara setir kanan. Besarnya pasar kendaraan dinilai menjadi daya tarik tersendiri.
“Ketika memilih Indonesia tentu kami juga mempertimbangkan untuk melakukan ekspor dari sini. Terlebih banyak negara right hand drive yang bisa menjadi pasar,” ungkap Pham Sanh Chau, CEO Vinfast Asia (15/12).
Namun dirinya mengakui bahwa untuk mencapai hal tersebut diperlukan banyak pertimbangan. Khususnya pemenuhan permintaan pasar domestik.
“Ketika kami menilai bahwa pasar domestik di Indonesia sudah terpenuhi, barulah pasar ekspor akan dipertimbangkan. Bulan depan, produksi juga sudah berjalan sehingga bisa dilihat kira-kira berapa volume yang bisa dikirim,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Vinfast resmi membuka pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri diatas lahan seluas 171 hektar dan rencananya akan dibangun secara bertahap.
“Pada tahap pertama pembangunan dilakukan selama 17 bulan dan menggunakan sekitar 10 hektar. Sementara total investasinya adalah sekitar USD 300 juta atau sekitar 4,8 triliun,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Pabrik VinFast memiliki kapasitas sebesar 50.000 unit per tahun. Jumlah ini diklaim masih cukup buat memenuhi kebutuhan pasar domestik di Tanah Air.
Terlebih sepanjang Januari hingga November 2025, VinFast Indonesia tercatat telah menjual sebanyak 2.957 unit. Jumlah itu membuat mereka duduk di posisi 15 pabrikan mobil terlaris Tanah Air dan menguasai 0,4 persen dari total pasar Indonesia.
Ia pun mengungkap bahwa mereka bakal menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi kendaraan.
“Untuk model yang akan diproduksi di sini mencakup VF3, VF5, VF6, VF7 dan nantinya MPV. Kami sadar potensi pada segmen tersebut masih sangat besar di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
08 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
30 Juli 2026, 16:00 WIB
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil