Chery Ekspor 1 Juta Unit Mobil Sepanjang 2025
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Pabrik VinFast di Indonesia akan produksi lini berkonfigurasi setir kanan buat keperluan domestik dan ekspor
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tak hanya untuk keperluan domestik, VinFast memastikan akan mengekspor hasil produksi mereka. Komitmen ini merupakan salah satu strategi global mereka yang ingin menjadi pemain penting di segmen mobil listrik dunia.
Pabrikan asal Vietnam ini menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara setir kanan. Besarnya pasar kendaraan dinilai menjadi daya tarik tersendiri.
“Ketika memilih Indonesia tentu kami juga mempertimbangkan untuk melakukan ekspor dari sini. Terlebih banyak negara right hand drive yang bisa menjadi pasar,” ungkap Pham Sanh Chau, CEO Vinfast Asia (15/12).
Namun dirinya mengakui bahwa untuk mencapai hal tersebut diperlukan banyak pertimbangan. Khususnya pemenuhan permintaan pasar domestik.
“Ketika kami menilai bahwa pasar domestik di Indonesia sudah terpenuhi, barulah pasar ekspor akan dipertimbangkan. Bulan depan, produksi juga sudah berjalan sehingga bisa dilihat kira-kira berapa volume yang bisa dikirim,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Vinfast resmi membuka pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Fasilitas ini berdiri diatas lahan seluas 171 hektar dan rencananya akan dibangun secara bertahap.
“Pada tahap pertama pembangunan dilakukan selama 17 bulan dan menggunakan sekitar 10 hektar. Sementara total investasinya adalah sekitar USD 300 juta atau sekitar 4,8 triliun,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Pabrik VinFast memiliki kapasitas sebesar 50.000 unit per tahun. Jumlah ini diklaim masih cukup buat memenuhi kebutuhan pasar domestik di Tanah Air.
Terlebih sepanjang Januari hingga November 2025, VinFast Indonesia tercatat telah menjual sebanyak 2.957 unit. Jumlah itu membuat mereka duduk di posisi 15 pabrikan mobil terlaris Tanah Air dan menguasai 0,4 persen dari total pasar Indonesia.
Ia pun mengungkap bahwa mereka bakal menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi kendaraan.
“Untuk model yang akan diproduksi di sini mencakup VF3, VF5, VF6, VF7 dan nantinya MPV. Kami sadar potensi pada segmen tersebut masih sangat besar di Indonesia,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 13:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 21:08 WIB
23 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong
12 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari