Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV
04 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang tahun lalu, BYD menjadi merek mobil Cina dengan jumlah penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) terbanyak di Indonesia.
Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail BYD tembus 44.342 unit dan catatkan market share 5,3 persen.
Penjualan BYD mencapai angka tertingginya pada Oktober. Sebanyak 8.243 unit disalurkan ke para pelanggan.
Ada berbagai faktor yang diyakini jadi pendorong penjualan BYD. Misalnya pemberian insentif, membuat harga mobil listrik BYD menjadi semakin kompetitif.
Kehadiran mobil listrik mungil Atto 1 di GIIAS 2025 turut berkontribusi. Model itu dijual seharga Rp 199 juta untuk tipe terendah.
Setelah BYD, ada Wuling dengan raihan penjualan retail sebanyak 20.607 unit. Di 2025, Wuling konsisten mempertahankan penjualan di kisaran 1.000 unit per bulan.
Wuling sendiri meluncurkan sejumlah produk baru di 2025 guna mempertahankan angka penjualan. Model yang dihadirkan fokus pada lini elektrifikasi.
Wuling Cortez Darion hadir dalam dua varian yakni Electric Vehicle (EV) serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Sub merek dari BYD, Denza menempati tangga keempat merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada 2025.
Meskipun hanya menghadirkan satu model mobil yakni Multi Purpose Vehicle (MPV) Denza D9, penjualan retailnya tembus 7.324 unit.
Saat pertama kali diluncurkan penjualan retail BYD sempat menyentuh 1.000 unit di Maret dan Juni 2025. Namun angkanya berangsur turun dan konsisten 200-300 unit per bulan.
Denza dikabarkan bakal memperluas portofolio produknya tahun depan. Kandidat kuat yang akan dihadirkan adalah hatchback listrik performa tinggi Z9 GT, serta versi pembaruan dari D9 bernama D9L.
Chery juga memiliki sub merek di Indonesia yaitu Jaecoo. Penjualan retailnya juga memuaskan dengan angka 2.500 unit ditopang Jaecoo J5 EV, J7, J7 SHS sampai J8.
Selengkapnya, berikut KatadataOTO merangkum rapor penjualan retail merek mobil Cina di Indonesia periode Januari-Desember 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Maret 2026, 11:00 WIB
03 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 11:00 WIB
03 Maret 2026, 09:24 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif