Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sepanjang tahun lalu, BYD menjadi merek mobil Cina dengan jumlah penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) terbanyak di Indonesia.
Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan retail BYD tembus 44.342 unit dan catatkan market share 5,3 persen.
Penjualan BYD mencapai angka tertingginya pada Oktober. Sebanyak 8.243 unit disalurkan ke para pelanggan.
Ada berbagai faktor yang diyakini jadi pendorong penjualan BYD. Misalnya pemberian insentif, membuat harga mobil listrik BYD menjadi semakin kompetitif.
Kehadiran mobil listrik mungil Atto 1 di GIIAS 2025 turut berkontribusi. Model itu dijual seharga Rp 199 juta untuk tipe terendah.
Setelah BYD, ada Wuling dengan raihan penjualan retail sebanyak 20.607 unit. Di 2025, Wuling konsisten mempertahankan penjualan di kisaran 1.000 unit per bulan.
Wuling sendiri meluncurkan sejumlah produk baru di 2025 guna mempertahankan angka penjualan. Model yang dihadirkan fokus pada lini elektrifikasi.
Wuling Cortez Darion hadir dalam dua varian yakni Electric Vehicle (EV) serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Sub merek dari BYD, Denza menempati tangga keempat merek mobil Cina terlaris di Indonesia pada 2025.
Meskipun hanya menghadirkan satu model mobil yakni Multi Purpose Vehicle (MPV) Denza D9, penjualan retailnya tembus 7.324 unit.
Saat pertama kali diluncurkan penjualan retail BYD sempat menyentuh 1.000 unit di Maret dan Juni 2025. Namun angkanya berangsur turun dan konsisten 200-300 unit per bulan.
Denza dikabarkan bakal memperluas portofolio produknya tahun depan. Kandidat kuat yang akan dihadirkan adalah hatchback listrik performa tinggi Z9 GT, serta versi pembaruan dari D9 bernama D9L.
Chery juga memiliki sub merek di Indonesia yaitu Jaecoo. Penjualan retailnya juga memuaskan dengan angka 2.500 unit ditopang Jaecoo J5 EV, J7, J7 SHS sampai J8.
Selengkapnya, berikut KatadataOTO merangkum rapor penjualan retail merek mobil Cina di Indonesia periode Januari-Desember 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 14:00 WIB
11 Januari 2026, 15:00 WIB
11 Januari 2026, 13:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari
12 Januari 2026, 10:00 WIB
Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk
12 Januari 2026, 09:00 WIB
Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat
12 Januari 2026, 08:00 WIB
Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian
12 Januari 2026, 07:00 WIB
Stok Honda City Hatchback mulai kosong, sementara penyaluran dari pabrik ke diler nol sejak Agustus 2025