Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok
08 Juli 2026, 09:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penggunaan model produksi masal untuk armada taksi kerap menimbulkan citra negatif dan membuatnya dihindari konsumen. Mengantisipasi hal tersebut, BYD meluncurkan sub merek baru bernama Linghui.
Dilansir dari Carnewschina, BYD terpantau mendaftarkan merek bernama Linghui yang mencakup empat model mobil yakni Linghui e5, e7,e9 dan M9.
Hal ini terungkap dalam data milik Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Cina atau MIIT.
“Data itu mengungkap logo baru untuk merek Linghui. BYD berniat membedakan model-model ini dari line up yang sudah ada,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Senin (12/01).
Sekilas mobil-mobil terdaftar itu mirip dengan lini kendaraan BYD saat ini. Tetapi ada sedikit perbedaan seperti pada desain logo dan karakter gril.
Jika dilihat lebih dekat, Linghui e5 menggunakan basis sedan BYD Qin Plus EV dengan dimensi panjang 4.805 mm, lebar 1.837 mm, tinggi 1.530 mm dan jarak sumbu roda 2.718 mm.
Perbedaan utama terletak pada gril yang menggunakan material berkelir hitam. Tidak ada logo BYD melainkan simbol Linghui di bagian depan.
Kemudian ada Linghui e7. Model tersebut tampak mengadopsi bahasa desain seri Ocean, tepatnya BYD Seal.
Lagi-lagi perbedaan terlihat pada logo di bagian kap depan. Kemudian Linghui e7 tidak memiliki karakter sporti ala BYD Seal, lebih sederhana dengan penggunaan door handle konvensional.
Selanjutnya adalah Linghui e9. Sedan satu ini pakai basis mobil listrik BYD Han, tampilannya lebih mewah.
Gril dan area kap dihias ornamen berkelir kromatik. Aksen berwarna serupa disematkan pada spion, door handle dan frame jendela mobil.
Terakhir adalah Multi Purpose Vehicle (MPV) Linghui M9 yang menggunakan basis BYD Xia alias BYD M9 di pasar global.
Linghui M9 akan tersedia dalam varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sementara model Linghui lainnya eksklusif hadir sebagai mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).
Meskipun belum diungkap secara resmi, tampaknya BYD tak hanya melakukan penyesuaian eksterior tetapi juga spesifikasi teknis, mengikuti kebutuhan armada taksi.
Belum diketahui kapan Linghui dihadirkan ke publik maupun negara yang bakal jadi tujuan pemasarannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan
16 Juli 2026, 19:27 WIB
BMW masih memimpin penjualan merek mobil mewah di Indonesia pada Juni 2026, namun angkanya alami penurunan
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional