BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penggunaan model produksi masal untuk armada taksi kerap menimbulkan citra negatif dan membuatnya dihindari konsumen. Mengantisipasi hal tersebut, BYD meluncurkan sub merek baru bernama Linghui.
Dilansir dari Carnewschina, BYD terpantau mendaftarkan merek bernama Linghui yang mencakup empat model mobil yakni Linghui e5, e7,e9 dan M9.
Hal ini terungkap dalam data milik Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Cina atau MIIT.
“Data itu mengungkap logo baru untuk merek Linghui. BYD berniat membedakan model-model ini dari line up yang sudah ada,” tulis laporan Carnewschina, dikutip Senin (12/01).
Sekilas mobil-mobil terdaftar itu mirip dengan lini kendaraan BYD saat ini. Tetapi ada sedikit perbedaan seperti pada desain logo dan karakter gril.
Jika dilihat lebih dekat, Linghui e5 menggunakan basis sedan BYD Qin Plus EV dengan dimensi panjang 4.805 mm, lebar 1.837 mm, tinggi 1.530 mm dan jarak sumbu roda 2.718 mm.
Perbedaan utama terletak pada gril yang menggunakan material berkelir hitam. Tidak ada logo BYD melainkan simbol Linghui di bagian depan.
Kemudian ada Linghui e7. Model tersebut tampak mengadopsi bahasa desain seri Ocean, tepatnya BYD Seal.
Lagi-lagi perbedaan terlihat pada logo di bagian kap depan. Kemudian Linghui e7 tidak memiliki karakter sporti ala BYD Seal, lebih sederhana dengan penggunaan door handle konvensional.
Selanjutnya adalah Linghui e9. Sedan satu ini pakai basis mobil listrik BYD Han, tampilannya lebih mewah.
Gril dan area kap dihias ornamen berkelir kromatik. Aksen berwarna serupa disematkan pada spion, door handle dan frame jendela mobil.
Terakhir adalah Multi Purpose Vehicle (MPV) Linghui M9 yang menggunakan basis BYD Xia alias BYD M9 di pasar global.
Linghui M9 akan tersedia dalam varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sementara model Linghui lainnya eksklusif hadir sebagai mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).
Meskipun belum diungkap secara resmi, tampaknya BYD tak hanya melakukan penyesuaian eksterior tetapi juga spesifikasi teknis, mengikuti kebutuhan armada taksi.
Belum diketahui kapan Linghui dihadirkan ke publik maupun negara yang bakal jadi tujuan pemasarannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 15:00 WIB
12 Januari 2026, 14:00 WIB
11 Januari 2026, 13:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari
12 Januari 2026, 10:00 WIB
Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk
12 Januari 2026, 09:00 WIB
Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat
12 Januari 2026, 08:00 WIB
Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian