Ganjil Genap Jakarta 6 Maret 2026, Sambut Libur Akhir Pekan
06 Maret 2026, 06:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Dinas Pehubungan mengungkap akan membongkar tiang monorel di kawasan Rasuna Said. Aktivitas tersebut rencananya akan dilakukan pada 14 Januari 2016.
Nantinya pembongkaran bakal dilakukan pada malam hari sehingga diharapkan tidak mengganggu aktitas warga. Pasalnya sejumlah alat berat akan digunakan dan menutup sebagian ruas jalan.
Pembongkarannya malam hari karena lalu lintasnya lengang. Tapi dari kapan sampai kapan berapa lama, itu tergantung Dinas Bina Marga yang eksekusi,” ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilansir Antara beberapa waktu lalu.
Selama pengerjaan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi kemacetan yang terlalu parah.
“Saat pengerjaan, alat berat bakal berada di jalur lambat dan lalu lintas dialihkan ke jalur cepat yang dibuka normal,” ungkapnya kemudian.
Adapun tiang monorel yang akan dibongkar di sepanjang Jalan Rasuna Said sebanyak 109 tiang. Diperkirakan satu tiang akan menghabiskan waktu satu hari pembongkaran.
Siti Dinar Wenny, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapudatin) Bina Marga DKI Jakarta mengungkap pemerintah telah menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk membongkar tiang. Setelah pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, pihaknya memulai penataan seperti pada jalan, trotoar hingga fasilitas umum.
"Setelah pembongkaran, nantinya akan ada penataan kawasan Jalan HR. Rasuna Said diantaranya penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, penyesuaian elemen pendukung agar lebih aman. Termasuk di dalamnya yaitu peningkatan penerangan jalan umum," paparnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa pembangunan tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta telah dimulai sejak 2004. Saat itu pembangunan itu diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai solusi kemacetan.
Sayangnya pembangunan berhenti pada 2007 karena masalah pendanaan dan aset. Pembangunan sempat kembali dilanjutkan pada era Gubernur Joko Widodo pada 2013 namun gagal karena sengketa antarperusahaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 06:00 WIB
05 Maret 2026, 06:00 WIB
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Terkini
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran
07 Maret 2026, 09:06 WIB
JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan