Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

KatadataOTO – Dinas Pehubungan mengungkap akan membongkar tiang monorel di kawasan Rasuna Said. Aktivitas tersebut rencananya akan dilakukan pada 14 Januari 2016.

Nantinya pembongkaran bakal dilakukan pada malam hari sehingga diharapkan tidak mengganggu aktitas warga. Pasalnya sejumlah alat berat akan digunakan dan menutup sebagian ruas jalan.

Pembongkarannya malam hari karena lalu lintasnya lengang. Tapi dari kapan sampai kapan berapa lama, itu tergantung Dinas Bina Marga yang eksekusi,” ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dilansir Antara beberapa waktu lalu.

Selama pengerjaan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas. Dengan demikian diharapkan tidak terjadi kemacetan yang terlalu parah.

Rekayasa lalu lintas
Photo: Istimewa

“Saat pengerjaan, alat berat bakal berada di jalur lambat dan lalu lintas dialihkan ke jalur cepat yang dibuka normal,” ungkapnya kemudian.

Adapun tiang monorel yang akan dibongkar di sepanjang Jalan Rasuna Said sebanyak 109 tiang. Diperkirakan satu tiang akan menghabiskan waktu satu hari pembongkaran.

Siti Dinar Wenny, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapudatin) Bina Marga DKI Jakarta mengungkap pemerintah telah menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk membongkar tiang. Setelah pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, pihaknya memulai penataan seperti pada jalan, trotoar hingga fasilitas umum.

"Setelah pembongkaran, nantinya akan ada penataan kawasan Jalan HR. Rasuna Said diantaranya penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, penyesuaian elemen pendukung agar lebih aman. Termasuk di dalamnya yaitu peningkatan penerangan jalan umum," paparnya kemudian.

Rekayasa lalu lintas
Photo: Istimewa

Perlu diketahui bahwa pembangunan tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta telah dimulai sejak 2004. Saat itu pembangunan itu diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai solusi kemacetan.

Sayangnya pembangunan berhenti pada 2007 karena masalah pendanaan dan aset. Pembangunan sempat kembali dilanjutkan pada era Gubernur Joko Widodo pada 2013 namun gagal karena sengketa antarperusahaan.


Terkini

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia

mobil
VinFast MPV 7

VinFast Prediksi Ada Perlambatan Pertumbuhan Pasar EV

Dengan tidak adanya insentif, Vinfast memprediksi pertumbuhan pasar EV bakal mengalami perlambatan dari tahun lalu

mobil
Suzuki e Vitara

Melihat Lebih Dekat Suzuki e Vitara di IIMS 2026

Detail eksterior Suzuki e Vitara jadi satu karakter yang mau ditonjolkan sebagai daya tarik, simak ulasannya

motor
Motor matic 150 cc

Harga Motor Matic 150 cc di Februari 2026, Stabil Jelang Ramadan

Beberapa motor matic 150 cc seperti Vario, Nmax Neo sampai Vespa Sprint terpantau tidak mengalami kenaikan

motor
Motor Listrik Honda

Diskon Motor Listrik Honda di IIMS 2026, Ada Bonusnya Juga

Seorang tenaga penjual mengungkapkan, diskon motor listrik Honda CUV e: di IIMS 2026 sampai Rp 24 juta

mobil
Mitsubishi

Persaingan Ketat, Mitsubishi Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil

Mitsubishi memilih untuk fokus pada pengembangan produk dan layanan konsumen ketimbang ikut perang harga

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 11 Februari 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada 11 Februari 2026 sehingga masyarakat harus siapkan rute alternatif