Joan Mir Pisah dengan Honda di 2027, Diisukan ke Gresini
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Indonesia mengakui bahwa pada 2026 mereka akan menghadapi sejumlah tantangan khususnya di pasar ekspor. Hal ini karena adanya beberapa negara seperti Meksiko yang melakukan sistem proteksi guna melindungi industri dalam negeri.
Meski demikian pabrikan asal Jepang tersebut mengungkap bahwa bakal terus berupaya agar mobil asal Indonesia bisa diterima di berbagai negara.
“Kami melihat adanya potensi keberlanjutan bisnis export ke beberapa negara tujuan baru,” ungkap Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control & Export General Manager PT Suzuki Indomobil Motor pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sayangnya ia tidak menjelaskan negara mana saja yang akan menjadi target baru. Namun setidaknya bisa mempertahankan pasar saat ini.
“Kami memiliki target bertumbuhnya volume ekspor gabungan CBU dan CKD di atas pencapaian tahun 2025 atau sekitar 40 ribu unit,” ungkapnya kemudian.
Perlu diketahui berdasarkan data Gaikindo pada Januari hingga November 2026, Suzuki telah mengekspor sedikitnya 18.464 unit mobil CBU. Jumlah itu setara 6 persen dari total pengiriman kendaraan secara nasional yang sebesar 473.971 unit.
Pengiriman dilakukan ke 100 negara meliputi kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, Oseania, Afrika hingga Eropa.
Ada pun model terbaru yang mereka ekspor adalah Suzuki Fronx. Model tersebut sudah mereka kirim ke beberapa negara sejak November 2025 ke sejumlah negara Asia Tenggara.
“Saat ini untuk model Fronx tujuannya masih di Asia Tenggara. Seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam,” ucap Domu Arisanto, Manager of Export PT SIM dalam kesempatan terpisah.
Ia pun optimis bahwa Fronx yang dikirim dari Indonesia bisa mencapai 30.000 unit hingga 2027.
Selain mengekspor mobil secara CBU, Suzuki juga mengekspor unit secara terurai atau Completely Knock Down (CKD). Pada Januari sampai November 2025, mereka sudah 19.488 set kendaraan.
Bila ditotal maka selama 11 bulan di 2025, mereka sudah melepas 37.952 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Mei 2026, 09:57 WIB
13 Mei 2026, 14:45 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
31 Maret 2026, 07:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir hari ini untuk mempermudah masyarakat di Kota Kembang mengurus dokumen berkendara
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI