Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

KatadataOTO – Suzuki Indonesia mengakui bahwa pada 2026 mereka akan menghadapi sejumlah tantangan khususnya di pasar ekspor. Hal ini karena adanya beberapa negara seperti Meksiko yang melakukan sistem proteksi guna melindungi industri dalam negeri.

Meski demikian pabrikan asal Jepang tersebut mengungkap bahwa bakal terus berupaya agar mobil asal Indonesia bisa diterima di berbagai negara.

“Kami melihat adanya potensi keberlanjutan bisnis export ke beberapa negara tujuan baru,” ungkap Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control & Export General Manager PT Suzuki Indomobil Motor pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Sayangnya ia tidak menjelaskan negara mana saja yang akan menjadi target baru. Namun setidaknya bisa mempertahankan pasar saat ini.

Ekspor Suzuki
Photo: Istimewa

“Kami memiliki target bertumbuhnya volume ekspor gabungan CBU dan CKD di atas pencapaian tahun 2025 atau sekitar 40 ribu unit,” ungkapnya kemudian.

Perlu diketahui berdasarkan data Gaikindo pada Januari hingga November 2026, Suzuki telah mengekspor sedikitnya 18.464 unit mobil CBU. Jumlah itu setara 6 persen dari total pengiriman kendaraan secara nasional yang sebesar 473.971 unit.

Pengiriman dilakukan ke 100 negara meliputi kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, Oseania, Afrika hingga Eropa.

Ada pun model terbaru yang mereka ekspor adalah Suzuki Fronx. Model tersebut sudah mereka kirim ke beberapa negara sejak November 2025 ke sejumlah negara Asia Tenggara.

“Saat ini untuk model Fronx tujuannya masih di Asia Tenggara. Seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam,” ucap Domu Arisanto, Manager of Export PT SIM dalam kesempatan terpisah.

Ia pun optimis bahwa Fronx yang dikirim dari Indonesia bisa mencapai 30.000 unit hingga 2027.

Ekspor Suzuki Fronx
Photo: istimewa

Selain mengekspor mobil secara CBU, Suzuki juga mengekspor unit secara terurai atau Completely Knock Down (CKD). Pada Januari sampai November 2025, mereka sudah 19.488 set kendaraan.

Bila ditotal maka selama 11 bulan di 2025, mereka sudah melepas 37.952 unit.


Terkini

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari

motor
Motor Listrik

Tanpa Subsidi, Permintaan Motor Listrik Bisa Meningkat Kembali

Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk

motor
Motor baru

Faktor yang Buat Pasar Motor Baru Bertumbuh, Pajak Jadi Penentu

Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat

mobil
Harga LMPV

Daftar Harga LMPV Januari 2026, Stargazer Naik Rp 6 Jutaan

Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian

mobil
Honda City Hatchback

Sinyal Honda City Hatchback Disuntik Mati, Stok Kosong

Stok Honda City Hatchback mulai kosong, sementara penyaluran dari pabrik ke diler nol sejak Agustus 2025

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 12 Januari, Jangan Salah

Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa, ada di lima lokasi sekitar Ibu Kota

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung Awal Pekan Ini, Ada di ITC Kebon Pala

Untuk mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun syarat yang harus dipenuhi

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 12 Januari 2026, Jangan Asal Pilih Rute

Ganjil genap Jakarta 12 Januari 2026 kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota