Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Indonesia mengakui bahwa pada 2026 mereka akan menghadapi sejumlah tantangan khususnya di pasar ekspor. Hal ini karena adanya beberapa negara seperti Meksiko yang melakukan sistem proteksi guna melindungi industri dalam negeri.
Meski demikian pabrikan asal Jepang tersebut mengungkap bahwa bakal terus berupaya agar mobil asal Indonesia bisa diterima di berbagai negara.
“Kami melihat adanya potensi keberlanjutan bisnis export ke beberapa negara tujuan baru,” ungkap Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control & Export General Manager PT Suzuki Indomobil Motor pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sayangnya ia tidak menjelaskan negara mana saja yang akan menjadi target baru. Namun setidaknya bisa mempertahankan pasar saat ini.
“Kami memiliki target bertumbuhnya volume ekspor gabungan CBU dan CKD di atas pencapaian tahun 2025 atau sekitar 40 ribu unit,” ungkapnya kemudian.
Perlu diketahui berdasarkan data Gaikindo pada Januari hingga November 2026, Suzuki telah mengekspor sedikitnya 18.464 unit mobil CBU. Jumlah itu setara 6 persen dari total pengiriman kendaraan secara nasional yang sebesar 473.971 unit.
Pengiriman dilakukan ke 100 negara meliputi kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, Oseania, Afrika hingga Eropa.
Ada pun model terbaru yang mereka ekspor adalah Suzuki Fronx. Model tersebut sudah mereka kirim ke beberapa negara sejak November 2025 ke sejumlah negara Asia Tenggara.
“Saat ini untuk model Fronx tujuannya masih di Asia Tenggara. Seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam,” ucap Domu Arisanto, Manager of Export PT SIM dalam kesempatan terpisah.
Ia pun optimis bahwa Fronx yang dikirim dari Indonesia bisa mencapai 30.000 unit hingga 2027.
Selain mengekspor mobil secara CBU, Suzuki juga mengekspor unit secara terurai atau Completely Knock Down (CKD). Pada Januari sampai November 2025, mereka sudah 19.488 set kendaraan.
Bila ditotal maka selama 11 bulan di 2025, mereka sudah melepas 37.952 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
27 September 2026, 23:38 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan