Suzuki Pamer Enam Kendaraan Niaga Jago Cari Cuan di GIICOMVEC 2026
09 April 2026, 18:06 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Indonesia mengakui bahwa pada 2026 mereka akan menghadapi sejumlah tantangan khususnya di pasar ekspor. Hal ini karena adanya beberapa negara seperti Meksiko yang melakukan sistem proteksi guna melindungi industri dalam negeri.
Meski demikian pabrikan asal Jepang tersebut mengungkap bahwa bakal terus berupaya agar mobil asal Indonesia bisa diterima di berbagai negara.
“Kami melihat adanya potensi keberlanjutan bisnis export ke beberapa negara tujuan baru,” ungkap Wijananto Jati Pradono, Production Planning Control & Export General Manager PT Suzuki Indomobil Motor pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Sayangnya ia tidak menjelaskan negara mana saja yang akan menjadi target baru. Namun setidaknya bisa mempertahankan pasar saat ini.
“Kami memiliki target bertumbuhnya volume ekspor gabungan CBU dan CKD di atas pencapaian tahun 2025 atau sekitar 40 ribu unit,” ungkapnya kemudian.
Perlu diketahui berdasarkan data Gaikindo pada Januari hingga November 2026, Suzuki telah mengekspor sedikitnya 18.464 unit mobil CBU. Jumlah itu setara 6 persen dari total pengiriman kendaraan secara nasional yang sebesar 473.971 unit.
Pengiriman dilakukan ke 100 negara meliputi kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, Oseania, Afrika hingga Eropa.
Ada pun model terbaru yang mereka ekspor adalah Suzuki Fronx. Model tersebut sudah mereka kirim ke beberapa negara sejak November 2025 ke sejumlah negara Asia Tenggara.
“Saat ini untuk model Fronx tujuannya masih di Asia Tenggara. Seperti Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam,” ucap Domu Arisanto, Manager of Export PT SIM dalam kesempatan terpisah.
Ia pun optimis bahwa Fronx yang dikirim dari Indonesia bisa mencapai 30.000 unit hingga 2027.
Selain mengekspor mobil secara CBU, Suzuki juga mengekspor unit secara terurai atau Completely Knock Down (CKD). Pada Januari sampai November 2025, mereka sudah 19.488 set kendaraan.
Bila ditotal maka selama 11 bulan di 2025, mereka sudah melepas 37.952 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 April 2026, 18:06 WIB
31 Maret 2026, 07:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
13 Maret 2026, 13:30 WIB
Terkini
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara