Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski memproduksi kendaraan langsung di Indonesia, VinFast belum berencana untuk membangun pabrik baterai EV di Tanah Air. Mereka lebih memilih bermitra dengan pabrikan yang sudah hadir di Indonesia sebelumnya.
Menurut mereka strategi tersebut lebih efektif ketimbang harus membangun pabrik baterai sendiri. Terlebih baterai EV nerupakan komponen terpenting buat kendaraan listrik.
“Kami telah bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai buat kami. Meski merupakan perusahaan Cina namun mereka telah memiliki mitra perusahaan lokal di Tanah Air,” ungkap Pham Sanh Chau, CEO Vinfast Asia beberapa waktu lalu.
Kerja sama yang dilakukan pun membuat VinFast memiliki rencana cukup terarah dalam menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Mereka berkomitmen untuk melakukan secara bertahap hingga 2030.
“Pada 2026 TKDN kami adalah 40 persen dan setelah dua tahun meningkat 60 persen. Kemudian dua tahun kemudian tumbuh lagi menjadi 80 persen,” ungkapnya kemudian.
Dengan banyaknya komponen produksi dalam negeri yang digunakan maka diharapkan harga VinFast di Indonesia bisa lebih kompetitif. Sehingga kedepannya mereka tidak bergantung pada insentif agar bisa bertahan di tengah persaingan.
“Kami bersyukur pemerintah memberikan insentif buat kendaraan listrik. Tapi perlu saya tekankan bahwa keputusan VinFast berinvestasi di Indonesia didasarkan oleh pertimbangan bisnis jangka panjang,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa VinFast telah meresmikan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Fasilitas produski tersebut berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan akan dibangun dalam beberapa fase. Untuk tahap pertama kapasitas produksi adalah sebesar 50.000 unit per tahun.
Fasilitas produksi ini akan menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi kendaraan.
Sementara model yang akan diproduksi adalah VF 3, VF 5, VF 6, VF 7 dan nantinya MPV. Banyaknya pilihan tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mudah membeli sesuai kebutuhannya.
Selain itu, mereka juga berencana untuk mengekspor hasil produksinya ke beberapa negara lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya