Xpeng Luncurkan X9 Facelift dan G6 AWD, Bertambah Fitur Kekinian
28 Juni 2026, 07:15 WIB
VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski memproduksi kendaraan langsung di Indonesia, VinFast belum berencana untuk membangun pabrik baterai EV di Tanah Air. Mereka lebih memilih bermitra dengan pabrikan yang sudah hadir di Indonesia sebelumnya.
Menurut mereka strategi tersebut lebih efektif ketimbang harus membangun pabrik baterai sendiri. Terlebih baterai EV nerupakan komponen terpenting buat kendaraan listrik.
“Kami telah bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai buat kami. Meski merupakan perusahaan Cina namun mereka telah memiliki mitra perusahaan lokal di Tanah Air,” ungkap Pham Sanh Chau, CEO Vinfast Asia beberapa waktu lalu.
Kerja sama yang dilakukan pun membuat VinFast memiliki rencana cukup terarah dalam menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Mereka berkomitmen untuk melakukan secara bertahap hingga 2030.
“Pada 2026 TKDN kami adalah 40 persen dan setelah dua tahun meningkat 60 persen. Kemudian dua tahun kemudian tumbuh lagi menjadi 80 persen,” ungkapnya kemudian.
Dengan banyaknya komponen produksi dalam negeri yang digunakan maka diharapkan harga VinFast di Indonesia bisa lebih kompetitif. Sehingga kedepannya mereka tidak bergantung pada insentif agar bisa bertahan di tengah persaingan.
“Kami bersyukur pemerintah memberikan insentif buat kendaraan listrik. Tapi perlu saya tekankan bahwa keputusan VinFast berinvestasi di Indonesia didasarkan oleh pertimbangan bisnis jangka panjang,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa VinFast telah meresmikan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Fasilitas produski tersebut berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan akan dibangun dalam beberapa fase. Untuk tahap pertama kapasitas produksi adalah sebesar 50.000 unit per tahun.
Fasilitas produksi ini akan menyerap sekitar 900 tenaga kerja. Namun jumlah tersebut masih diisi secara bertahap seiring dengan mulai berjalannya produksi kendaraan.
Sementara model yang akan diproduksi adalah VF 3, VF 5, VF 6, VF 7 dan nantinya MPV. Banyaknya pilihan tersebut diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mudah membeli sesuai kebutuhannya.
Selain itu, mereka juga berencana untuk mengekspor hasil produksinya ke beberapa negara lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
19 Juni 2026, 19:00 WIB
18 Juni 2026, 17:29 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs