Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – VinFast merupakan salah satu manufaktur yang memasarkan mobil listrik bersubsidi. Namun terdapat syarat dan ketentuan mengikat.
Pabrikan penerima subsidi harus berinvestasi di Indonesia. Lalu harus memasarkan unit produksi lokal dengan jumlah sama.
VinFast sendiri berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) periode Januari – November 2025. Brand asal Vietnam tersebut sudah mengimpor 17.222 unit mobil listrik secara CBU (Completely Built-Up).
Namun data di atas termasuk transportasi umum. Sehingga jumlah unit yang harus diproduksi jauh di bawah angka di atas.
“Itu (angka 17 ribu) kalau dihitung termasuk taksinya semua. Tetapi yang kami laporkan ke Gaikindo itu belum termasuk taksi,” ucap Kariyanto Hardjosoemanto, CEO VinFast Indonesia beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan jika hanya kendaraan pribadi saja ikut dengan skema insentif pemerintah. Adapun jumlah terhitung mencapai 3.200 unit.
Sehingga VinFast Indonesia wajib memenuhi kewajiban, produksi mobil listrik secara lokal sebanyak angka di atas.
“Itu sudah menjadi komitmen dari semua brand (penerima subsidi). Yang mendapatkan fasilitas CBU tentu harus memproduksi one-to-one,” tutur Kerry.
Merujuk data Gaikindo, VinFast mendominasi model mobil listrik VF e34. Namun unit tersebut banyak dimanfaatkan sebagai armada taksi Green SM.
Terbilang 9.187 unit VinFast e34 masuk secara CBU. Untuk kendaraan niaga terdapat skema khusus yang berbeda dari insentif impor mobil listrik pribadi.
Kemudian VinFast VF3 diketahui merupakan model kedua terbanyak. Mobil listrik mungil ini diimpor sejumlah 3.377 unit.
Produksi Pabrik VinFast di Indonesia
VinFast Indoensia sendiri baru saja meresmikan pabrik mandiri di daerah Subang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut mulai beroperasi pada awal 2026.
Lalu VinFast VF3 menjadi model pertama yang akan diproduksi di sana. Selain karena cukup laris di pasaran, EV (Electric Vehicle) ini disebutkan memiliki peluang besar.
“Alasannya tentu karena potensi pasar besar. 70 persen penjualan VinFast dari VF3,” ungkap Kerry.
Usai mobil listrik mini VF3, VinFast dipastikan akan memproduksi Limo Green. Ini merupakan mobil listrik bergenre MPV listrik.
Model itu akan menantang BYD M6 dan Aletra yang telah lebih dulu di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan