Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Toyota terapkan sistem produksi mobil untuk kembangkan UMKM Indonesia agar bisa berkembang di pasar global
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) gandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengembangkan UMKM Koperasi Kopi Wonosalam di Kabupaten Jumbang, Jawa Timur. Caranya pun cukup menarik karena mereka menerapkan Toyota Production System (TPS) ke dalam prosesnya.
Berkat ini maka tantangan seperti kurangnya standar operasional, keselamatan kerja hingga efisiensi produksi teratasi. Bahkan seluruh proses produksi menjadi lebih efektif dibandingkan dengan cara sebelumnya.
“Kami ingin memastikan prinsip-prinsip TPS seperti efisiensi dan standar operasional tinggi. Dengan ini maka kualitas produk UMKM dapat meningkat,” ungkap Bob Azam, Wakil Presiden Direktur TMMIN dalam siaran pers (09/12).
Melalui kolaborasi ini, beberapa solusi diterapkan seperti pelatihan keselamatan kerja serta penerapan prinsip 2S (Safety dan Standard Process). Selain itu mereka mengembangkan pengembangan alat sortir manual yang lebih ergonomis hingga rak penyimpanan guna memperbaiki alur kerja.
TMMIN juga memfasilitasi pengembangan Low-Cost Automation guna mempercepat proses produksi, mengurangi beban kerja fisik namun tetap menjaga konsistensi kualitas produk.
“Dengan sistem ini, kami berharap proses produksi menjadi lebih terstruktur, aman dan memenuhi standar global,” tambahnya.
Toyota bersama ITS setidaknya menetapkan tiga fokus utama dalam pengembangan Koperasi Kopi Wonosalam. Pertama adalah Excellent Operation atau meningkatkan konsistensi serta kualitas produk kopi melalui penerapan prinsip dasar TPS agar memenuhi standar lebih tinggi.
Kedua melakukan Expand Networking atau memperluas kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi dan dinas terkait untuk mempromosikan produk ke pasar global. Lalu ketiga People Center atau meningkatkan keterampilan anggota koperasi melalui pelatihan berbasis TPS.
“Penerapan TPS di Koperasi Kopi Wonosalam diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi petani lokal,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Koperasi Kopi Wonosalam terdiri atas kopi Robusta (65,8 persen), Excelsa (21,1 persen) dan Arabika (13,2 persen). Sejak 2022 produk kopi jenis Excelsa telah diekspor ke Malaysia serta Thailand.
Untuk memperluas pasar ekspor TMMIN membantu koperasi mengakses jaringan seperti Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) dan kementerian terkait.
“Kami ingin produk Kopi Wonosalam tidak hanya diterima di pasar domestik, tetapi juga dapat bersaing di pasar global,” pungkas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan