Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Dukung janji terhadap Kemenperin, Toyota berkomitmen untuk tidak melakukan PHK terhadap para pekerjanya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu, Kementerian Perindustrian mengimbau sejumlah pabrikan otomotif yakni Toyota, Daihatsu dan Suzuki untuk tidak melakukan pengurangan ataupun pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.
Di tengah berbagai tantangan industri dan perekonomian, PHK kerap jadi jalan yang diambil oleh pabrikan. Meskipun begitu, perwakilan PT Toyota Astra Motor (TAM) berkomitmen tetap menjaga kondisi agar PHK tidak terjadi.
Perlu diketahui, Toyota merupakan salah satu merek yang sudah mendirikan pabrik di dalam negeri, banyak melibatkan tenaga kerja Indonesia dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam proses pembuatan mobil.
Sehingga PHK dapat berdampak buruk bagi banyak orang baik di dalam maupun di luar pabrik Toyota.
Menanggapi hal tersebut, Toyota menegaskan komitmen untuk tidak melakukan PHK karyawan di tengah masa-masa sulit.
“Kita selalu menghargai yang namanya long term employment,” kata Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran PT TAM ketika ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu dia menilai bantuan dari pemerintah tetap ditunggu melalui kebijakan atau aturan terkait kendaraan roda empat.
Dia mencontohkan pemberlakuan insentif pajak untuk Low Cost Green Car (LCGC). Saat ini programnya kembali diperpanjang sampai 2031.
“Kita berharap pemerintah bisa segera merumuskan dan berdiskusi tentunya, dengan semua pemangku kepentingan salah satunya industri,” tegas Ernando.
Penerapan insentif LCGC yang berlaku ketika pandemi melanda di 2020 disebut berhasil membantu mendongkrak angka penjualan dan bakal berdampak baik bagi seluruh tenaga kerja. Sehingga perlu ada kebijakan serupa untuk dilakukan dengan melihat kondisi saat ini.
“Kita request pemerintah berdiskusi dengan semua stakeholder, lalu dapat mendukung baik fiskal maupun non fiskal,” tegas Ernando.
Sekadar informasi, Toyota sudah memasarkan dua model LCGC yaitu Calya dan Agya. Keduanya ditawarkan dengan harga Rp 180 jutaan ke atas sampai Rp 200 jutaan.
Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, PT TAM meluncurkan Agya Stylix untuk memberikan variasi baru buat konsumen, dibanderol Rp 200 jutaan.
Pakai basis Agya tipe G, Stylix dibekali beberapa keunggulan seperti New Agya Stylix with GR Aeropackage ala Agya SGR Sport. Jadi tampilan kendaraan semakin terlihat sporti dan tangguh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini
10 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa memecah kebuntuan khususnya di jam-jam sibuk Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta bisa menjadi solusi
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi