Daihatsu Catatkan Kenaikan di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Dukung janji terhadap Kemenperin, Toyota berkomitmen untuk tidak melakukan PHK terhadap para pekerjanya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu, Kementerian Perindustrian mengimbau sejumlah pabrikan otomotif yakni Toyota, Daihatsu dan Suzuki untuk tidak melakukan pengurangan ataupun pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan.
Di tengah berbagai tantangan industri dan perekonomian, PHK kerap jadi jalan yang diambil oleh pabrikan. Meskipun begitu, perwakilan PT Toyota Astra Motor (TAM) berkomitmen tetap menjaga kondisi agar PHK tidak terjadi.
Perlu diketahui, Toyota merupakan salah satu merek yang sudah mendirikan pabrik di dalam negeri, banyak melibatkan tenaga kerja Indonesia dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam proses pembuatan mobil.
Sehingga PHK dapat berdampak buruk bagi banyak orang baik di dalam maupun di luar pabrik Toyota.
Menanggapi hal tersebut, Toyota menegaskan komitmen untuk tidak melakukan PHK karyawan di tengah masa-masa sulit.
“Kita selalu menghargai yang namanya long term employment,” kata Jap Ernando Demily, Direktur Pemasaran PT TAM ketika ditemui di Tangerang beberapa waktu lalu.
Meskipun begitu dia menilai bantuan dari pemerintah tetap ditunggu melalui kebijakan atau aturan terkait kendaraan roda empat.
Dia mencontohkan pemberlakuan insentif pajak untuk Low Cost Green Car (LCGC). Saat ini programnya kembali diperpanjang sampai 2031.
“Kita berharap pemerintah bisa segera merumuskan dan berdiskusi tentunya, dengan semua pemangku kepentingan salah satunya industri,” tegas Ernando.
Penerapan insentif LCGC yang berlaku ketika pandemi melanda di 2020 disebut berhasil membantu mendongkrak angka penjualan dan bakal berdampak baik bagi seluruh tenaga kerja. Sehingga perlu ada kebijakan serupa untuk dilakukan dengan melihat kondisi saat ini.
“Kita request pemerintah berdiskusi dengan semua stakeholder, lalu dapat mendukung baik fiskal maupun non fiskal,” tegas Ernando.
Sekadar informasi, Toyota sudah memasarkan dua model LCGC yaitu Calya dan Agya. Keduanya ditawarkan dengan harga Rp 180 jutaan ke atas sampai Rp 200 jutaan.
Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, PT TAM meluncurkan Agya Stylix untuk memberikan variasi baru buat konsumen, dibanderol Rp 200 jutaan.
Pakai basis Agya tipe G, Stylix dibekali beberapa keunggulan seperti New Agya Stylix with GR Aeropackage ala Agya SGR Sport. Jadi tampilan kendaraan semakin terlihat sporti dan tangguh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 17:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
08 Juni 2026, 16:36 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Terkini
28 Juni 2026, 21:00 WIB
Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur
28 Juni 2026, 20:09 WIB
Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia
28 Juni 2026, 07:15 WIB
X9 Facelitft dan G6 AWD menjadi andalan baru bagi Xpeng untuk menggoda para konsumen berkantong tebal
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs