Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Toyota siapkan baterai mobil listrik jenis baru yang memiliki jarak tempuh hingga 1000 km, melampaui Tesla
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Motor Corporation akhirnya mulai bergerak untuk mengembangkan kendaraan listrik lebih jauh. Toyota siapkan baterai mobil listrik jenis baru dan beberapa teknologi baru untuk meningkatkan performa mobil elektrifikasi dan mengalahkan Tesla.
Baterai tersebut rencananya diluncurkan pada 2026 dan diharapkan bisa memenangkan hati para konsumennya. Pasalnya jarak tempuh kendaraan nantinya semakin jauh namun waktu pengisian justru lebih singkat.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut juga berencana untuk memproduksi baterai terbaru mereka secara massal. Dengan demikian mereka bisa menjualnya secara bebas mulai 2027 atau setidaknya di 2028.
Pengumuman ini disampaikan satu hari sebelum rapat pemegang saham tahunan Toyota. Pada pertemuan tersebut akan dibahas tentang strategi hingga tata kelola perusahaan kepada pemegang saham agar bisa bersaing di pasar.
Dilansir dari Reuters, Toyota akan menghasilkan mobil listrik dengan baterai baterai lithium-ion namun lebih efisien. Kendaraan tersebut bahkan memiliki jarak tempuh 1.000 km atau hampir 2 kali lipat dari Tesla Model Y, EV terlaris di dunia yang hanya mampu menempuh jarak 530 km.
Sayangnya mereka baru sebatas memberi pengumuman tanpa memberikan detail lebih lanjut. Toyota bahkan belum menyampaikan biaya yang harus dikeluarkan guna melakukan pengembangan dan lokasi produk akan dibuat.
“Yang kami ingin capai adalah mengubah masa depan dengan BEV. Kami siap meluncurkan mobil listrik berbasis baterai generasi berikutnya secara global dan jajaran lengkapnya di pasar mulai tahun 2026,” tegas Takero Kato, Toyota BEV Factory President.
Toyota sendiri memang sudah mulai mempercepat langkahnya untuk mengejar ketertinggalan mereka di segmen kendaraan listrik. Pada Mei 2023 memereka bahkan telah mendirikan pabrik BEV yang ditargetkan busa memproduksi 1.7 juta EV di 2030.
Jumlah itu diklaim setengah dari total kendaraan listrik yang diharapkan bisa terjual di periode tersebut. Pasalnya Toyota memiliki target agar bisa menjual sedikitnya 3.5 juta EV per tahun.
Namun untuk mencapainya tidak mudah karena pada April 2023 mereka hanya mampu menjual 8.584 unit mobil listrik di seluruh dunia, itu pun sudah termasuk brand Lexus. Jumlah ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi