Kebakaran Saat Pengisian Daya EV Belum Tentu Disebabkan Baterai

Kebakaran saat pengisian daya EV bisa terjadi karena beberapa faktor termasuk penggunaan komponan di bawah standar

Kebakaran Saat Pengisian Daya EV Belum Tentu Disebabkan Baterai
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 21 Desember 2025 | 13:00 WIB

KatadataOTO – Kebakaran yang terjadi saat mobil listrik sedang diisi dayanya belum tentu disebabkan oleh baterai kendaraan. Pasalnya ada potensi kesalahan justru pada charger EV.

Hal ini disampaikan Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia pada KatadataOTO siang hari tadi. Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV.

“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standard sehingga overheat,” ungkapnya.

Padahal MCB merupakan komponen penting yang bertugas untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila komponen tersebut tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.

Pengisian daya mobil listrik
Photo: 123rf

Percikan api terkena bahan-bahan mudah terbakar di sekitar kendaraan. Sehingga kebakaran pun jadi sangat mudah membesar dan menjalar ke seluruh rumah.

“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa terjadi kebakaran di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden tersebut diduga berawal ketika pemilik kendaraan melakukan pengisian daya EV.

“Api diduga berasal dari Pengisian daya EV di halaman rumah lalu meluas membakar bangunan,” kata Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa pemilik rumah sedang mengisi daya baterai mobil listrik dan terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan. Api mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar.

Proses pendinginan di lokasi kebakaran terhambat karena terdapat bahan B3 berupa minyak cat, cat, biji plastik serta kertas. Petugas Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat membutuhkan waktu 10 jam untuk memadamkan api yang membakar.

Dukung Elektrifikasi, Beli EV Home Charger Bisa Dicicil
Photo: JD Power

Total ada 110 personel dikerahkan dengan 22 unit kendaraan damkar buat memadamkan api. Terlebih lokasi kebakaran cukup luas karena mencapai 1.680 meter persegi.

Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri untuk memadamkan api.


Terkini

mobil
Changan Q07

SUV Changan Nevo Q07 Bakal Diubah Jadi 7-seater di Indonesia

Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan

komunitas
InJourney

InJourney dan GSrek Indonesia Bawa Air Bersih untuk Sumba

InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata

motor
Motor Ilegal

Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar

Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu

Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit

mobil
BYD Atto 1

Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah

Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 12 Mei 2026 Jelang Long Weekend

Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota

mobil
Mobil listrik Changan

Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina

Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya

mobil
Bocoran Spesifikasi BYD M6 PHEV, Disinyalir Masuk Indonesia

Bocoran Spesifikasi BYD M6 PHEV, Disinyalir Masuk Indonesia

Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri