Changan Resmikan 3 Diler Sekaligus, Mudahkan Akses Buat Pelanggan
03 Februari 2026, 21:00 WIB
Kebakaran saat pengisian daya EV bisa terjadi karena beberapa faktor termasuk penggunaan komponan di bawah standar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kebakaran yang terjadi saat mobil listrik sedang diisi dayanya belum tentu disebabkan oleh baterai kendaraan. Pasalnya ada potensi kesalahan justru pada charger EV.
Hal ini disampaikan Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia pada KatadataOTO siang hari tadi. Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV.
“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standard sehingga overheat,” ungkapnya.
Padahal MCB merupakan komponen penting yang bertugas untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila komponen tersebut tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.
Percikan api terkena bahan-bahan mudah terbakar di sekitar kendaraan. Sehingga kebakaran pun jadi sangat mudah membesar dan menjalar ke seluruh rumah.
“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa terjadi kebakaran di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden tersebut diduga berawal ketika pemilik kendaraan melakukan pengisian daya EV.
“Api diduga berasal dari Pengisian daya EV di halaman rumah lalu meluas membakar bangunan,” kata Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dilansir Antara.
Ia mengatakan bahwa pemilik rumah sedang mengisi daya baterai mobil listrik dan terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan. Api mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar.
Proses pendinginan di lokasi kebakaran terhambat karena terdapat bahan B3 berupa minyak cat, cat, biji plastik serta kertas. Petugas Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat membutuhkan waktu 10 jam untuk memadamkan api yang membakar.
Total ada 110 personel dikerahkan dengan 22 unit kendaraan damkar buat memadamkan api. Terlebih lokasi kebakaran cukup luas karena mencapai 1.680 meter persegi.
Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri untuk memadamkan api.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 11:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
26 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
08 Februari 2026, 18:00 WIB
Dashcam punya sejumlah manfaat untuk pemilik kendaraan, bantu cegah potensi terjadinya tindak kejahatan
08 Februari 2026, 17:02 WIB
Pengunjung IIMS 2026 dan pemilik J5 EV telah memberikan saran modifikasi unit agar bisa terealisasikan
08 Februari 2026, 16:20 WIB
Changan Indonesia terus menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan kualitas internasional
08 Februari 2026, 15:00 WIB
BMW Group Indonesia kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan menggelar sejumlah program menarik pengunjung
08 Februari 2026, 14:00 WIB
Motor baru Benelli yang diluncurkan dalam ajang IIMS 2026 adalah Morbidelli T502X serta Benda LFC 700 Pro
08 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Eksion hadir sebagai pelengkap lini elektrifikasi di Indonesia, tidak menggantikan model terdahulu
08 Februari 2026, 12:00 WIB
Italjet memajang tiga motor matic mereka guna menggoda konsumen di IIMS 2026, salah satunya adalah R200
08 Februari 2026, 10:00 WIB
Rexco 18 Contact Cleaner hadir untuk memberikan kemudahan para pemilik kendaraan setrum melakukan perawatan