Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Kebakaran saat pengisian daya EV bisa terjadi karena beberapa faktor termasuk penggunaan komponan di bawah standar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kebakaran yang terjadi saat mobil listrik sedang diisi dayanya belum tentu disebabkan oleh baterai kendaraan. Pasalnya ada potensi kesalahan justru pada charger EV.
Hal ini disampaikan Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia pada KatadataOTO siang hari tadi. Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV.
“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standard sehingga overheat,” ungkapnya.
Padahal MCB merupakan komponen penting yang bertugas untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila komponen tersebut tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.
Percikan api terkena bahan-bahan mudah terbakar di sekitar kendaraan. Sehingga kebakaran pun jadi sangat mudah membesar dan menjalar ke seluruh rumah.
“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa terjadi kebakaran di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden tersebut diduga berawal ketika pemilik kendaraan melakukan pengisian daya EV.
“Api diduga berasal dari Pengisian daya EV di halaman rumah lalu meluas membakar bangunan,” kata Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dilansir Antara.
Ia mengatakan bahwa pemilik rumah sedang mengisi daya baterai mobil listrik dan terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan. Api mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar.
Proses pendinginan di lokasi kebakaran terhambat karena terdapat bahan B3 berupa minyak cat, cat, biji plastik serta kertas. Petugas Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat membutuhkan waktu 10 jam untuk memadamkan api yang membakar.
Total ada 110 personel dikerahkan dengan 22 unit kendaraan damkar buat memadamkan api. Terlebih lokasi kebakaran cukup luas karena mencapai 1.680 meter persegi.
Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri untuk memadamkan api.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri