Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Kebakaran saat pengisian daya EV bisa terjadi karena beberapa faktor termasuk penggunaan komponan di bawah standar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kebakaran yang terjadi saat mobil listrik sedang diisi dayanya belum tentu disebabkan oleh baterai kendaraan. Pasalnya ada potensi kesalahan justru pada charger EV.
Hal ini disampaikan Abdul Rahman Elly, Founder & CEO Voltron Indonesia pada KatadataOTO siang hari tadi. Menurutnya banyak perusahaan belum paham pentingnya keselamatan dalam memasang charger EV.
“Ada kemungkinkan masalah pada instalasi wall charger bukan baterai mobil listrik. Bisa dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di bawah standard sehingga overheat,” ungkapnya.
Padahal MCB merupakan komponen penting yang bertugas untuk memutus aliran listrik saat terjadi beban berlebih atau korsleting. Bila komponen tersebut tidak bekerja optimal maka keselamatan pun menjadi taruhannya.
Percikan api terkena bahan-bahan mudah terbakar di sekitar kendaraan. Sehingga kebakaran pun jadi sangat mudah membesar dan menjalar ke seluruh rumah.
“Jadi belum tentu baterai EV yang menjadi masalah utamanya,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa terjadi kebakaran di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden tersebut diduga berawal ketika pemilik kendaraan melakukan pengisian daya EV.
“Api diduga berasal dari Pengisian daya EV di halaman rumah lalu meluas membakar bangunan,” kata Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dilansir Antara.
Ia mengatakan bahwa pemilik rumah sedang mengisi daya baterai mobil listrik dan terjadi fenomena listrik hingga menyebabkan ledakan. Api mengenai minyak cat yang digunakan membuat aksesoris vas bunga sehingga langsung membesar.
Proses pendinginan di lokasi kebakaran terhambat karena terdapat bahan B3 berupa minyak cat, cat, biji plastik serta kertas. Petugas Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat membutuhkan waktu 10 jam untuk memadamkan api yang membakar.
Total ada 110 personel dikerahkan dengan 22 unit kendaraan damkar buat memadamkan api. Terlebih lokasi kebakaran cukup luas karena mencapai 1.680 meter persegi.
Hal tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri untuk memadamkan api.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Terkini
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara