ACC Sebut Pembiayaan Mobil Baru Masih Kondusif
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Polemik impor truk dan pikap untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih sempat jadi sorotan banyak pihak belakangan ini.
Pasalnya jumlah pikap yang diimpor secara utuh dari India berjumlah 105.000 unit, hampir menyamai angka penjualan kendaraan niaga sepanjang 2025.
Meskipun beberapa merek produsen dalam negeri ikut kebagian pemesanan pikap, besarannya tidak sebanding dengan jumlah pikap impor.
Menanggapi hal tersebut, pihak Gaikindo mengungkapkan bahwa industri memiliki kemampuan mumpuni untuk ikut ambil bagian menyuplai kebutuhan Koperasi Merah Putih.
“Indonesia sudah mampu, asal diberikan kesempatan, diberikan waktu rasional untuk memproduksi dan men-supply kebutuhan-kebutuhan di Indonesia,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, konsumen mendapatkan lebih banyak kemudahan dengan menggunakan truk produksi dalam negeri.
Salah satunya adalah layanan aftersales atau purna jual lengkap. Merek-merek di dalam negeri punya jaringan diler dan outlet resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga mudah dijangkau.
Komponennya pun tidak butuh waktu lama buat disuplai ke diler sesuai kebutuhan konsumen.
“Kita sudah ada aftersales-nya, garansi, kemampuan membuatnya,” tegas Anton.
Perlu diketahui, durasi produksi disebut sebagai salah satu alasan mengapa akhirnya banyak merek otomotif di Indonesia tidak mendapatkan pemesanan truk dalam jumlah besar.
Guna menyanggupi pemesanan ribuan unit itu, setiap pabrikan perlu waktu ekstra untuk melakukan produksi sesuai kebutuhan.
Sudah ada sejumlah pikap yang diproduksi dalam negeri dan mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 40 persen.
Dengan tingginya angka TKDN tersebut, setiap penjualan unit pikap memberikan dampak positif buat seluruh industri lokal yang terlibat dalam penyediaan komponen.
Model pikap rakitan Indonesia saat ini termasuk Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max Pick Up. Keduanya merupakan pikap berpenggerak 4x2.
Terkait pikap 4x4 yang disebut jadi kebutuhan Koperasi Merah Putih, memang di Indonesia saat ini banderolnya terbilang tinggi karena kebanyakkan masih diimpor dari Thailand.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 23:04 WIB
20 Juli 2026, 07:00 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Terkini
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian