GIIAS Semarang 2026 Siap Digelar Akhir Bulan, Ada Promo Tiket
17 September 2026, 17:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Polemik impor truk dan pikap untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih sempat jadi sorotan banyak pihak belakangan ini.
Pasalnya jumlah pikap yang diimpor secara utuh dari India berjumlah 105.000 unit, hampir menyamai angka penjualan kendaraan niaga sepanjang 2025.
Meskipun beberapa merek produsen dalam negeri ikut kebagian pemesanan pikap, besarannya tidak sebanding dengan jumlah pikap impor.
Menanggapi hal tersebut, pihak Gaikindo mengungkapkan bahwa industri memiliki kemampuan mumpuni untuk ikut ambil bagian menyuplai kebutuhan Koperasi Merah Putih.
“Indonesia sudah mampu, asal diberikan kesempatan, diberikan waktu rasional untuk memproduksi dan men-supply kebutuhan-kebutuhan di Indonesia,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, konsumen mendapatkan lebih banyak kemudahan dengan menggunakan truk produksi dalam negeri.
Salah satunya adalah layanan aftersales atau purna jual lengkap. Merek-merek di dalam negeri punya jaringan diler dan outlet resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga mudah dijangkau.
Komponennya pun tidak butuh waktu lama buat disuplai ke diler sesuai kebutuhan konsumen.
“Kita sudah ada aftersales-nya, garansi, kemampuan membuatnya,” tegas Anton.
Perlu diketahui, durasi produksi disebut sebagai salah satu alasan mengapa akhirnya banyak merek otomotif di Indonesia tidak mendapatkan pemesanan truk dalam jumlah besar.
Guna menyanggupi pemesanan ribuan unit itu, setiap pabrikan perlu waktu ekstra untuk melakukan produksi sesuai kebutuhan.
Sudah ada sejumlah pikap yang diproduksi dalam negeri dan mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 40 persen.
Dengan tingginya angka TKDN tersebut, setiap penjualan unit pikap memberikan dampak positif buat seluruh industri lokal yang terlibat dalam penyediaan komponen.
Model pikap rakitan Indonesia saat ini termasuk Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max Pick Up. Keduanya merupakan pikap berpenggerak 4x2.
Terkait pikap 4x4 yang disebut jadi kebutuhan Koperasi Merah Putih, memang di Indonesia saat ini banderolnya terbilang tinggi karena kebanyakkan masih diimpor dari Thailand.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
Terkini
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota