Gaikindo Tegaskan Indonesia Mampu Suplai Pikap, Asal Diberi Waktu

Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih

Gaikindo Tegaskan Indonesia Mampu Suplai Pikap, Asal Diberi Waktu
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Polemik impor truk dan pikap untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih sempat jadi sorotan banyak pihak belakangan ini.

Pasalnya jumlah pikap yang diimpor secara utuh dari India berjumlah 105.000 unit, hampir menyamai angka penjualan kendaraan niaga sepanjang 2025.

Meskipun beberapa merek produsen dalam negeri ikut kebagian pemesanan pikap, besarannya tidak sebanding dengan jumlah pikap impor.

Menanggapi hal tersebut, pihak Gaikindo mengungkapkan bahwa industri memiliki kemampuan mumpuni untuk ikut ambil bagian menyuplai kebutuhan Koperasi Merah Putih.

Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit
Photo: KatadataOTO

“Indonesia sudah mampu, asal diberikan kesempatan, diberikan waktu rasional untuk memproduksi dan men-supply kebutuhan-kebutuhan di Indonesia,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo di Jakarta beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dia menegaskan, konsumen mendapatkan lebih banyak kemudahan dengan menggunakan truk produksi dalam negeri.

Salah satunya adalah layanan aftersales atau purna jual lengkap. Merek-merek di dalam negeri punya jaringan diler dan outlet resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga mudah dijangkau.

Komponennya pun tidak butuh waktu lama buat disuplai ke diler sesuai kebutuhan konsumen.

“Kita sudah ada aftersales-nya, garansi, kemampuan membuatnya,” tegas Anton.

Perlu diketahui, durasi produksi disebut sebagai salah satu alasan mengapa akhirnya banyak merek otomotif di Indonesia tidak mendapatkan pemesanan truk dalam jumlah besar.

Guna menyanggupi pemesanan ribuan unit itu, setiap pabrikan perlu waktu ekstra untuk melakukan produksi sesuai kebutuhan.

Sudah ada sejumlah pikap yang diproduksi dalam negeri dan mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 40 persen.

Daihatsu Gran Max Pick Up
Photo: Daihatsu

Dengan tingginya angka TKDN tersebut, setiap penjualan unit pikap memberikan dampak positif buat seluruh industri lokal yang terlibat dalam penyediaan komponen.

Model pikap rakitan Indonesia saat ini termasuk Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max Pick Up. Keduanya merupakan pikap berpenggerak 4x2.

Terkait pikap 4x4 yang disebut jadi kebutuhan Koperasi Merah Putih, memang di Indonesia saat ini banderolnya terbilang tinggi karena kebanyakkan masih diimpor dari Thailand.


Terkini

otosport
Honda Racing Indonesia

Honda Racing Indonesia Pamerkan Skuad Baru untuk Musim 2026

Honda Racing Indonesia kedatangan satu pembalap baru untuk menyambut musim balap 2026 agar kompetitif

mobil
Mitsubishi Pajero Reinkarnasi Tahun Ini, Ramaikan Pasar SUV

Mitsubishi Pajero Reinkarnasi Tahun Ini, Ramaikan Pasar SUV

Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator

mobil
iCar V23

iCAR V23 Dipasarkan Dengan Tiga Pilihan Varian Menarik

iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen

mobil
Jetour T1 i-DM

Tampilan Jetour T1 i-DM, Calon SUV Hybrid Baru di GIIAS 2026

Jetour T1 i-DM mengisi kelas di bawah T2, sudah dibekali teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV)

otosport
MotoGP Italia 2026

Link Live Streaming MotoGP Italia 2026: Momen Kebangkitan Marquez

Marc Marquez bertekad tampil maksimal saat menjalani MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini

mobil
destinator

Mitsubishi Destinator, SUV 7 Seater Bejibun Tempat Penyimpanan

Mitsubishi Destinator sebagai SUV 7 penumpang menawarkan banyak kemudahan dalam perjalanan sehari-hari

mobil
Chery

Chery Siapkan Kei Car Untuk Invasi Pasar Otomotif Jepang

Chery melalui perusahaan patungan yang berbasis di Singapura menyiapkan kei car untuk diluncurkan di 2027

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 29 Mei 2026, Ada di BPR KS

SIM keliling Bandung masih menjadi salah satu alternatif bagi para pengendara yang ingin mengurus dokumen