AHM Buka Peluang Pasok Motor Baru untuk Kopdes Merah Putih
27 Februari 2026, 08:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Polemik impor truk dan pikap untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih sempat jadi sorotan banyak pihak belakangan ini.
Pasalnya jumlah pikap yang diimpor secara utuh dari India berjumlah 105.000 unit, hampir menyamai angka penjualan kendaraan niaga sepanjang 2025.
Meskipun beberapa merek produsen dalam negeri ikut kebagian pemesanan pikap, besarannya tidak sebanding dengan jumlah pikap impor.
Menanggapi hal tersebut, pihak Gaikindo mengungkapkan bahwa industri memiliki kemampuan mumpuni untuk ikut ambil bagian menyuplai kebutuhan Koperasi Merah Putih.
“Indonesia sudah mampu, asal diberikan kesempatan, diberikan waktu rasional untuk memproduksi dan men-supply kebutuhan-kebutuhan di Indonesia,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia menegaskan, konsumen mendapatkan lebih banyak kemudahan dengan menggunakan truk produksi dalam negeri.
Salah satunya adalah layanan aftersales atau purna jual lengkap. Merek-merek di dalam negeri punya jaringan diler dan outlet resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga mudah dijangkau.
Komponennya pun tidak butuh waktu lama buat disuplai ke diler sesuai kebutuhan konsumen.
“Kita sudah ada aftersales-nya, garansi, kemampuan membuatnya,” tegas Anton.
Perlu diketahui, durasi produksi disebut sebagai salah satu alasan mengapa akhirnya banyak merek otomotif di Indonesia tidak mendapatkan pemesanan truk dalam jumlah besar.
Guna menyanggupi pemesanan ribuan unit itu, setiap pabrikan perlu waktu ekstra untuk melakukan produksi sesuai kebutuhan.
Sudah ada sejumlah pikap yang diproduksi dalam negeri dan mengantongi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setidaknya 40 persen.
Dengan tingginya angka TKDN tersebut, setiap penjualan unit pikap memberikan dampak positif buat seluruh industri lokal yang terlibat dalam penyediaan komponen.
Model pikap rakitan Indonesia saat ini termasuk Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max Pick Up. Keduanya merupakan pikap berpenggerak 4x2.
Terkait pikap 4x4 yang disebut jadi kebutuhan Koperasi Merah Putih, memang di Indonesia saat ini banderolnya terbilang tinggi karena kebanyakkan masih diimpor dari Thailand.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 08:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
25 Februari 2026, 16:00 WIB
25 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota