Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan tumbuh besar hingga menyentuh nilai Rp30 triliun pada 2030
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan meningkat pesat di 2030. Maximize Market Research menyebut bahwa pada periode tersebut diperkirakan pasar akan mencapai USD2.02 miliar atau setara Rp30 triliun.
Dalam laporannya disampaikan bahwa pada 2020 saja nilai pasar kendaraan listrik telah mencapai USD533.19 juta atau sekitar Rp7.93 triliun. Jumlah tersebut tentunya bisa terus tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) 20.96 persen hingga 2029.
Ada banyak faktor pendukung terjadinya kenaikan nilai termasuk tren alat transportasi di masa depan. Hal tersebut diperkirakan mendorong perkembangan pasar kendaraan listrik Tanah Air.
Tak hanya itu, sumber daya alam yang penting bagi ekosistem electric vehicle pun memiliki peran penting. Kemudian peta jalan pemerintah untuk kendaraan listrik, rencana memiliki armada bus listrik hingga jaringan stasiun pengisian juga menjadi faktor pendorong.
Insentif dari pemerintah yang sudah dilakukan belakangan diklaim berhasil menarik minat pelanggan. Sehingga pabrikan juga ikut tertarik untuk melakukan investasi di segmen tersebut.
Penjualan electric vehicle pun diyakini akan mencapai 250.000 unit di 2030. Jumlah ini setara 16 persen dari total penjualan mobil.
Kemudian permintaan terhadap sepeda motor listrik juga diperkirakan tumbuh lebih besar dibanding mobil. Pasalnya akan ada 1.9 juta unit yang terjual atau 30 persen dari total penjualan kendaraan roda dua.
Dilansir dari Katadata.co.id, jumlah penjualan electric vehicle sejalan dengan tren yang belakangan ini terjadi. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2020 terdapat hanya 121 unit mobil listrik terjual.
Namun ketika Mei 2021, angkanya naik hampir 70 persen mencapai 395 unit BEV. Padahal jumlah itu belum termasuk dengan mobil berteknologi transisi seperti hybrid dan plug-in hybrid (PHEV).
Kemudian Gakindo juga mencatatkan bahwa volume wholesales mobil listrik di Desember 2022 pun telah mencapai 2.404 unit. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi sepanjang tahun lalu dan bila ditotal, volume penjualan EV sepanjang tahun lalu adalah 10.327 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda