Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan tumbuh besar hingga menyentuh nilai Rp30 triliun pada 2030
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan meningkat pesat di 2030. Maximize Market Research menyebut bahwa pada periode tersebut diperkirakan pasar akan mencapai USD2.02 miliar atau setara Rp30 triliun.
Dalam laporannya disampaikan bahwa pada 2020 saja nilai pasar kendaraan listrik telah mencapai USD533.19 juta atau sekitar Rp7.93 triliun. Jumlah tersebut tentunya bisa terus tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) 20.96 persen hingga 2029.
Ada banyak faktor pendukung terjadinya kenaikan nilai termasuk tren alat transportasi di masa depan. Hal tersebut diperkirakan mendorong perkembangan pasar kendaraan listrik Tanah Air.
Tak hanya itu, sumber daya alam yang penting bagi ekosistem electric vehicle pun memiliki peran penting. Kemudian peta jalan pemerintah untuk kendaraan listrik, rencana memiliki armada bus listrik hingga jaringan stasiun pengisian juga menjadi faktor pendorong.
Insentif dari pemerintah yang sudah dilakukan belakangan diklaim berhasil menarik minat pelanggan. Sehingga pabrikan juga ikut tertarik untuk melakukan investasi di segmen tersebut.
Penjualan electric vehicle pun diyakini akan mencapai 250.000 unit di 2030. Jumlah ini setara 16 persen dari total penjualan mobil.
Kemudian permintaan terhadap sepeda motor listrik juga diperkirakan tumbuh lebih besar dibanding mobil. Pasalnya akan ada 1.9 juta unit yang terjual atau 30 persen dari total penjualan kendaraan roda dua.
Dilansir dari Katadata.co.id, jumlah penjualan electric vehicle sejalan dengan tren yang belakangan ini terjadi. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2020 terdapat hanya 121 unit mobil listrik terjual.
Namun ketika Mei 2021, angkanya naik hampir 70 persen mencapai 395 unit BEV. Padahal jumlah itu belum termasuk dengan mobil berteknologi transisi seperti hybrid dan plug-in hybrid (PHEV).
Kemudian Gakindo juga mencatatkan bahwa volume wholesales mobil listrik di Desember 2022 pun telah mencapai 2.404 unit. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi sepanjang tahun lalu dan bila ditotal, volume penjualan EV sepanjang tahun lalu adalah 10.327 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026