Harga Jetour T1 i-DM Resmi Diumumkan, Mulai Rp 300 Jutaan
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Insentif mobil hybrid diyakini Toyota tidak ganggu penjualan kendaraan listrik berbasis baterai alias BEV
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid tidak kunjung diberikan oleh pemerintah hingga saat ini. Padahal wacana tersebut dikatakan sudah sampai hingga Presiden Joko Widodo.
Banyak rintangan menghadang insentif mobil hybrid meskipun penjualannya terus meningkat. Mengacu data Gaikindo pada 2023, penjualan kendaraan jenis tersebut tumbuh 523 persen dibandingkan 2022.
Ada anggapan jika insentif mobil hybrid bakal mengganggu perkembangan BEV (Battery Electric Vehicle). Sedangkan pihak Toyota mengatakan bahwa kedua jenis kendaraan berbeda segmen.
“Beda segmen (hybrid dan BEV). Itu yang banyak diracuni pikirannya seolah-olah hybrid itu menghalangi EV,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di ICE, BSD City (26/07).
Lebih lanjut ia menjelaskan mobil hybrid bukanlah barang baru di dunia. Model dengan sistem penggerak dua sumber daya tersebut sudah ada sejak 20 tahun silam.
Lalu dirinya menegaskan jika insentif mobil hybrid harus segera dikucurkan. Sehingga ekosistem bisa tercipta di Tanah Air.
“Indonesia harus cepat-cepat (memberikan insentif mobil hybrid). Kalau lama nanti hybrid impor semua,” tutur Bob kemudian.
Terkait produksi di dalam negeri, Toyota menetapkan target produksi mobil hybrid sebanyak 47 ribu unit. Adapun diklaim separuh produksi mereka merupakan unit elektrifikasi.
“Sudah mendekati (target) baik untuk dometik maupun ekspor. Kita berharap tahun depan At Least produk kita 50 persen bakal elektrifikasi,” jelas Bob.
Salah satu model hybrid Toyota yang laris di pasaran adalah Innova Zenix. MPV 7 penumpang tersebut telah terdistribusikan ke diler sebanyak 10.074 unit pada periode Januari – Juli 2024.
Toyota Kijang Innova Zenix dikembangkan menggunakan platform TNGA : GA-C. Rancang bangun kendaraan mengandalkan monokok menggantikan model terdahulu yaitu Ladder Frame.
Zenix dijejali mesin 2.000 cc yang disandingkan motor elektrik generasi kelima. Lalu sumber daya disalurkan melalui transmisi 10 percepatan Direct Shift CVT.
Walhasil Zenix mampu menghasilkan daya memadai sesuai kebutuhan. Selain itu efisiensi tetap optimal sehingga menguntungkan konsumen.
Adapun fitur yang disematkan meliputi Panoramic Retractable Roof, Captain Seat with Ottoman, 10 inci Head Unit with Smartphone Connectivity, 10 inci Dual Rear Seat Entertainment, teknologi berbasis telematika T Intouch hingga advanced Safety Technology Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juni 2026, 14:03 WIB
25 Mei 2026, 18:54 WIB
24 Mei 2026, 17:10 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional
04 Juni 2026, 09:00 WIB
Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology