Toyota Sebut Insentif Mobil Hybrid Tidak Ganggu Perkembangan BEV

Insentif mobil hybrid diyakini Toyota tidak ganggu penjualan kendaraan listrik berbasis baterai alias BEV

Toyota Sebut Insentif Mobil Hybrid Tidak Ganggu Perkembangan BEV

KatadataOTO – Insentif mobil hybrid tidak kunjung diberikan oleh pemerintah hingga saat ini. Padahal wacana tersebut dikatakan sudah sampai hingga Presiden Joko Widodo.

Banyak rintangan menghadang insentif mobil hybrid meskipun penjualannya terus meningkat. Mengacu data Gaikindo pada 2023, penjualan kendaraan jenis tersebut tumbuh 523 persen dibandingkan 2022.

Ada anggapan jika insentif mobil hybrid bakal mengganggu perkembangan BEV (Battery Electric Vehicle). Sedangkan pihak Toyota mengatakan bahwa kedua jenis kendaraan berbeda segmen.

“Beda segmen (hybrid dan BEV). Itu yang banyak diracuni pikirannya seolah-olah hybrid itu menghalangi EV,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di ICE, BSD City (26/07).

Toyota Prius PHEV Bakal Diluncurkan Akhir Tahun, Segini Harganya
Photo : KatadataOTO

Lebih lanjut ia menjelaskan mobil hybrid bukanlah barang baru di dunia. Model dengan sistem penggerak dua sumber daya tersebut sudah ada sejak 20 tahun silam.

Lalu dirinya menegaskan jika insentif mobil hybrid harus segera dikucurkan. Sehingga ekosistem bisa tercipta di Tanah Air.

“Indonesia harus cepat-cepat (memberikan insentif mobil hybrid). Kalau lama nanti hybrid impor semua,” tutur Bob kemudian.

Terkait produksi di dalam negeri, Toyota menetapkan target produksi mobil hybrid sebanyak 47 ribu unit. Adapun diklaim separuh produksi mereka merupakan unit elektrifikasi.

“Sudah mendekati (target) baik untuk dometik maupun ekspor. Kita berharap tahun depan At Least produk kita 50 persen bakal elektrifikasi,” jelas Bob.

Salah satu model hybrid Toyota yang laris di pasaran adalah Innova Zenix. MPV 7 penumpang tersebut telah terdistribusikan ke diler sebanyak 10.074 unit pada periode Januari – Juli 2024.

Toyota Kijang Innova Zenix dikembangkan menggunakan platform TNGA : GA-C. Rancang bangun kendaraan mengandalkan monokok menggantikan model terdahulu yaitu Ladder Frame.

test drive toyota innova zenix hybrid
Photo : trenoto

Zenix dijejali mesin 2.000 cc yang disandingkan motor elektrik generasi kelima. Lalu sumber daya disalurkan melalui transmisi 10 percepatan Direct Shift CVT.

Walhasil Zenix mampu menghasilkan daya memadai sesuai kebutuhan. Selain itu efisiensi tetap optimal sehingga menguntungkan konsumen.

Adapun fitur yang disematkan meliputi Panoramic Retractable Roof, Captain Seat with Ottoman, 10 inci Head Unit with Smartphone Connectivity, 10 inci Dual Rear Seat Entertainment, teknologi berbasis telematika T Intouch hingga advanced Safety Technology Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.


Terkini

mobil
Auto2000

Auto2000 Petik Hasil Manis di 2025 saat Penjualan Mobil Baru Redup

Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025

mobil
Geely EX2

Geely EX2 Varian Termahal Lebih Laris 70 Persen di Indonesia

Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia

mobil
Denza B5

Kehadiran Denza B5 ke RI Makin Dekat, Bukan di IIMS 2026

BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026

mobil
Mobil LCGC

Penjualan LCGC Bisa Naik Lagi Asal Para APM Pakai Strategi Ini

Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026

motor
Chip Semikonduktor

Yamaha Dukung Pemerintah Indonesia Kembangkan Chip Semikonduktor

Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor

mobil
Chery C5 CSH

Kisaran Harga Chery C5 CSH, Lebih Murah dari Honda HR-V Hybrid

Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid

mobil
MG S5 EV meluncur tahun depan

MG S5 EV Debut di IIMS 2026, Langsung CKD dan Harap Insentif

MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif

mobil
Suzuki Grand Vitara

Suzuki Grand Vitara Direcall, Ada Potensi Kerusakan Speedometer

148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb