Usulan Menperin Soal Insentif Mobil Hybrid Dinilai Kontradiktif
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Insentif mobil hybrid diyakini Toyota tidak ganggu penjualan kendaraan listrik berbasis baterai alias BEV
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Insentif mobil hybrid tidak kunjung diberikan oleh pemerintah hingga saat ini. Padahal wacana tersebut dikatakan sudah sampai hingga Presiden Joko Widodo.
Banyak rintangan menghadang insentif mobil hybrid meskipun penjualannya terus meningkat. Mengacu data Gaikindo pada 2023, penjualan kendaraan jenis tersebut tumbuh 523 persen dibandingkan 2022.
Ada anggapan jika insentif mobil hybrid bakal mengganggu perkembangan BEV (Battery Electric Vehicle). Sedangkan pihak Toyota mengatakan bahwa kedua jenis kendaraan berbeda segmen.
“Beda segmen (hybrid dan BEV). Itu yang banyak diracuni pikirannya seolah-olah hybrid itu menghalangi EV,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di ICE, BSD City (26/07).
Lebih lanjut ia menjelaskan mobil hybrid bukanlah barang baru di dunia. Model dengan sistem penggerak dua sumber daya tersebut sudah ada sejak 20 tahun silam.
Lalu dirinya menegaskan jika insentif mobil hybrid harus segera dikucurkan. Sehingga ekosistem bisa tercipta di Tanah Air.
“Indonesia harus cepat-cepat (memberikan insentif mobil hybrid). Kalau lama nanti hybrid impor semua,” tutur Bob kemudian.
Terkait produksi di dalam negeri, Toyota menetapkan target produksi mobil hybrid sebanyak 47 ribu unit. Adapun diklaim separuh produksi mereka merupakan unit elektrifikasi.
“Sudah mendekati (target) baik untuk dometik maupun ekspor. Kita berharap tahun depan At Least produk kita 50 persen bakal elektrifikasi,” jelas Bob.
Salah satu model hybrid Toyota yang laris di pasaran adalah Innova Zenix. MPV 7 penumpang tersebut telah terdistribusikan ke diler sebanyak 10.074 unit pada periode Januari – Juli 2024.
Toyota Kijang Innova Zenix dikembangkan menggunakan platform TNGA : GA-C. Rancang bangun kendaraan mengandalkan monokok menggantikan model terdahulu yaitu Ladder Frame.
Zenix dijejali mesin 2.000 cc yang disandingkan motor elektrik generasi kelima. Lalu sumber daya disalurkan melalui transmisi 10 percepatan Direct Shift CVT.
Walhasil Zenix mampu menghasilkan daya memadai sesuai kebutuhan. Selain itu efisiensi tetap optimal sehingga menguntungkan konsumen.
Adapun fitur yang disematkan meliputi Panoramic Retractable Roof, Captain Seat with Ottoman, 10 inci Head Unit with Smartphone Connectivity, 10 inci Dual Rear Seat Entertainment, teknologi berbasis telematika T Intouch hingga advanced Safety Technology Toyota Safety Sense (TSS) 3.0.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan