Gaikindo Masih Tunggu Kepastian Insentif Mobil Hybrid
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Harga BBM non subsidi yang terus meroket tajam membuat banyak konsumen yang beralih ke kendaraan hybrid
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Pasar mobil hybrid di Indonesia mengalami pertumbuhan positif. Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) per April 2026, Wholesales (pengiriman dari pabrik ke diler) meningkat.
Jika pada Maret 2026 wholesales mobil hybrid berada di angka 7.322 unit. Maka pada April 2026, jumlahnya meningkat menjadi 8.414 unit.
Pertumbuhan secara nasional tersebut di atas juga sama dengan pencapaian Toyota di Indonesia.
Pabrikan asal Jepang tersebut mengatakan bahwa lini model ramah lingkungan mereka mengalami peningkatan.
“Kami melihat ada tren kenaikan, khususnya di mobil-mobil hybrid. Bukan hanya Veloz, tapi juga di Zenix,” ucap Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurutnya dengan adanya peningkatan di beberapa model andalan, menunjukkan fakta unik. Bahwa kebutuhan konsumen di Tanah Air berbeda-beda dan Toyota bisa memenuhinya.
Peningkatan minat pada mobil hybrid Toyota sendiri tidak terlepas dari kondisi di dalam negeri. Harga BBM non subsidi mulai bensin hingga solar yang naik tajam menjadi salah satu penyebab.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik, namun diakui memang ada pergerakan yang disebabkan kondisi harga BBM.
“Pasti ada (konsumen yang pindah), customer bisa pindah ke Zenix hybrid. Untungnya kita punya banyak line up,” tutur Hiroyuki Oide, Marketing Director PT TAM di tempat sama.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pelanggan yang selama ini pakai Innova Reborn diesel, bisa melirik model Zenix versi bensin.
Dengan menggunakan model tersebut, pemilik bisa mengisi bahan bakar jenis Pertamax.
Toyota Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid yang disebutkan mengalami peningkatan penjualan, merupakan andalan merek asal negeri Sakura itu.
Toyota Veloz hybrid yang baru mulai ditawarkan sejak ajang GJAW 2025, diklaim telah mengantongi 10 ribu pemesanan.
Pada April 2026, tercatat 3 ribuan unit telah dikirimkan ke diler. Varian V HEV menjadi yang paling banyak terdistribusi.
Veloz sendiri menjadi mobil hybrid paling murah yang ditawarkan Toyota di Indonesia. LMPV ini pertama kali diluncurkan dengan harga Rp 299 jutaan.
Dengan adanya kenaikan harga, kini Veloz hybrid dipasarkan dengan banderol Rp 303 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
02 Agustus 2026, 16:44 WIB
Terkini
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
BYD berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris secara retail sepanjang Juli 2026, Jaecoo kedua
18 Agustus 2026, 12:28 WIB
Motor matic murah bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian Anda
18 Agustus 2026, 09:00 WIB
BYD Atto 1 dikabarkan mendapat pembaruan di sejumlah sektor mulai dari eksterior, interior sampai jantung pacu
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini menilai jadwal MotoGP yang ada sekarang sudah terlalu padat sehingga sulit bagi dia memulihkan fisiknya
18 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta bagi pemegang yang kartunya kedaluwarsa 17 Agustus 2026