Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Harga BBM non subsidi yang terus meroket tajam membuat banyak konsumen yang beralih ke kendaraan hybrid
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Pasar mobil hybrid di Indonesia mengalami pertumbuhan positif. Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) per April 2026, Wholesales (pengiriman dari pabrik ke diler) meningkat.
Jika pada Maret 2026 wholesales mobil hybrid berada di angka 7.322 unit. Maka pada April 2026, jumlahnya meningkat menjadi 8.414 unit.
Pertumbuhan secara nasional tersebut di atas juga sama dengan pencapaian Toyota di Indonesia.
Pabrikan asal Jepang tersebut mengatakan bahwa lini model ramah lingkungan mereka mengalami peningkatan.
“Kami melihat ada tren kenaikan, khususnya di mobil-mobil hybrid. Bukan hanya Veloz, tapi juga di Zenix,” ucap Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurutnya dengan adanya peningkatan di beberapa model andalan, menunjukkan fakta unik. Bahwa kebutuhan konsumen di Tanah Air berbeda-beda dan Toyota bisa memenuhinya.
Peningkatan minat pada mobil hybrid Toyota sendiri tidak terlepas dari kondisi di dalam negeri. Harga BBM non subsidi mulai bensin hingga solar yang naik tajam menjadi salah satu penyebab.
Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik, namun diakui memang ada pergerakan yang disebabkan kondisi harga BBM.
“Pasti ada (konsumen yang pindah), customer bisa pindah ke Zenix hybrid. Untungnya kita punya banyak line up,” tutur Hiroyuki Oide, Marketing Director PT TAM di tempat sama.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pelanggan yang selama ini pakai Innova Reborn diesel, bisa melirik model Zenix versi bensin.
Dengan menggunakan model tersebut, pemilik bisa mengisi bahan bakar jenis Pertamax.
Toyota Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid yang disebutkan mengalami peningkatan penjualan, merupakan andalan merek asal negeri Sakura itu.
Toyota Veloz hybrid yang baru mulai ditawarkan sejak ajang GJAW 2025, diklaim telah mengantongi 10 ribu pemesanan.
Pada April 2026, tercatat 3 ribuan unit telah dikirimkan ke diler. Varian V HEV menjadi yang paling banyak terdistribusi.
Veloz sendiri menjadi mobil hybrid paling murah yang ditawarkan Toyota di Indonesia. LMPV ini pertama kali diluncurkan dengan harga Rp 299 jutaan.
Dengan adanya kenaikan harga, kini Veloz hybrid dipasarkan dengan banderol Rp 303 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 19:00 WIB
03 Juni 2026, 14:03 WIB
25 Mei 2026, 18:54 WIB
24 Mei 2026, 17:10 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Vinfast turut menawarkan Limo Green kepada konsumen individual, tidak hanya pembeli fleet atau pelaku usaha
03 Juli 2026, 17:00 WIB
Aletra dikatakan tengah mempersiapkan untuk menghadirkan produk terbaru di ajang pameran otomotif GIIAS 2026
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 diharapkan mempererat hubungan antara narasumber dan insan media.
03 Juli 2026, 13:41 WIB
Berikut adalah spesifikasi Toyota Hilux BEV, era baru pikap elektrifikasi Toyota untuk pasar Indonesia
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026
03 Juli 2026, 06:16 WIB
para pengguna mobil harus memperhatikan pelat nomornya jika ingin melintas karena ada ganjil genap Jakarta
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta menjelang akhir pekan hari ini, Jumat 3 Juli 2026