Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Toyota Yaris Cross di Indonesia diklaim tidak terdampak skandal keselamatan yang terjadi di negara asalnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia memastikan bahwa Yaris Cross yang dihentikan produksinya di Jepang karena masalah keselamatan tidak berdampak pada unit di Tanah Air. Walau memiliki nama sama tetapi mereka menegaskan bahwa modelnya berbeda.
Oleh sebab itu pabrikan asal Jepang tersebut memastikan tetap akan memproduksi dan menjualnya di Tanah Air.
“Tidak terdampak, karena memag beda model,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO.
Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap produk yang dijual di Indonesia. Pasalnya Toyota Yaris Cross di Tanah Air masih aman untuk digunakan.
Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah mobil Toyota tidak mengikuti cara dan prosedur sesuai ketentuan pemerintah Jepang. Model tersebut adalah Corolla Fielder, Corolla Axio serta Yaris Cross.
Ketiganya diketahui menggunakan data tidak benar dan memanipulasi output mesin pada tes. Pabrikan asal Jepang itu pun menegaskan masih terus melakukan investigasi internal.
“Pelanggaran ini menggoyahkan fondasi sistem sertifikasi dan seharusnya tidak boleh dilakukan produsen otomotif apapun alasannya. Kami sebagai grup Toyota minta maaf,” ungkap Akio Toyoda, Chairman of The Executive Board Toyota (03/06)
Perlu diketahui bahwa Toyota Yaris Cross di Indonesia pertama kali meluncur pada Juni 2023. mobil ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc empat silinder segaris VVT-I serta sanggup menghembuskan tenaga 91 hp dan torsi 121 Nm.
Besarnya tenaga itu masih ditambahkan lagi motor listrik bertenaga 80.2 hp juga torsi 141 Nm. Untuk menggerakknya, daya diambil dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.2 kWh.
Untuk memproduksinya, perusahaan harus menambah nilai investasi di pabrik mereka yang berada di karawang, Jawa Barat.
Nilainya pun tak main-main karena mencapai Rp 2,5 triliun. Penambahan investasi tersebut dilakukan guna menambah proses welding dan sebagainya.
Menariknya lagi, meski memiliki teknologi tinggi tetapi kandungan lokalnya sudah mencapai 80 persen. Sementara komponen lokal baterainya pun telah sebanyak 40 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda