Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Toyota Yaris Cross di Indonesia diklaim tidak terdampak skandal keselamatan yang terjadi di negara asalnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia memastikan bahwa Yaris Cross yang dihentikan produksinya di Jepang karena masalah keselamatan tidak berdampak pada unit di Tanah Air. Walau memiliki nama sama tetapi mereka menegaskan bahwa modelnya berbeda.
Oleh sebab itu pabrikan asal Jepang tersebut memastikan tetap akan memproduksi dan menjualnya di Tanah Air.
“Tidak terdampak, karena memag beda model,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO.
Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap produk yang dijual di Indonesia. Pasalnya Toyota Yaris Cross di Tanah Air masih aman untuk digunakan.
Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah mobil Toyota tidak mengikuti cara dan prosedur sesuai ketentuan pemerintah Jepang. Model tersebut adalah Corolla Fielder, Corolla Axio serta Yaris Cross.
Ketiganya diketahui menggunakan data tidak benar dan memanipulasi output mesin pada tes. Pabrikan asal Jepang itu pun menegaskan masih terus melakukan investigasi internal.
“Pelanggaran ini menggoyahkan fondasi sistem sertifikasi dan seharusnya tidak boleh dilakukan produsen otomotif apapun alasannya. Kami sebagai grup Toyota minta maaf,” ungkap Akio Toyoda, Chairman of The Executive Board Toyota (03/06)
Perlu diketahui bahwa Toyota Yaris Cross di Indonesia pertama kali meluncur pada Juni 2023. mobil ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc empat silinder segaris VVT-I serta sanggup menghembuskan tenaga 91 hp dan torsi 121 Nm.
Besarnya tenaga itu masih ditambahkan lagi motor listrik bertenaga 80.2 hp juga torsi 141 Nm. Untuk menggerakknya, daya diambil dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.2 kWh.
Untuk memproduksinya, perusahaan harus menambah nilai investasi di pabrik mereka yang berada di karawang, Jawa Barat.
Nilainya pun tak main-main karena mencapai Rp 2,5 triliun. Penambahan investasi tersebut dilakukan guna menambah proses welding dan sebagainya.
Menariknya lagi, meski memiliki teknologi tinggi tetapi kandungan lokalnya sudah mencapai 80 persen. Sementara komponen lokal baterainya pun telah sebanyak 40 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray