Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Toyota Yaris Cross di Indonesia diklaim tidak terdampak skandal keselamatan yang terjadi di negara asalnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota Indonesia memastikan bahwa Yaris Cross yang dihentikan produksinya di Jepang karena masalah keselamatan tidak berdampak pada unit di Tanah Air. Walau memiliki nama sama tetapi mereka menegaskan bahwa modelnya berbeda.
Oleh sebab itu pabrikan asal Jepang tersebut memastikan tetap akan memproduksi dan menjualnya di Tanah Air.
“Tidak terdampak, karena memag beda model,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO.
Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap produk yang dijual di Indonesia. Pasalnya Toyota Yaris Cross di Tanah Air masih aman untuk digunakan.
Sebelumnya diberitakan bahwa sejumlah mobil Toyota tidak mengikuti cara dan prosedur sesuai ketentuan pemerintah Jepang. Model tersebut adalah Corolla Fielder, Corolla Axio serta Yaris Cross.
Ketiganya diketahui menggunakan data tidak benar dan memanipulasi output mesin pada tes. Pabrikan asal Jepang itu pun menegaskan masih terus melakukan investigasi internal.
“Pelanggaran ini menggoyahkan fondasi sistem sertifikasi dan seharusnya tidak boleh dilakukan produsen otomotif apapun alasannya. Kami sebagai grup Toyota minta maaf,” ungkap Akio Toyoda, Chairman of The Executive Board Toyota (03/06)
Perlu diketahui bahwa Toyota Yaris Cross di Indonesia pertama kali meluncur pada Juni 2023. mobil ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc empat silinder segaris VVT-I serta sanggup menghembuskan tenaga 91 hp dan torsi 121 Nm.
Besarnya tenaga itu masih ditambahkan lagi motor listrik bertenaga 80.2 hp juga torsi 141 Nm. Untuk menggerakknya, daya diambil dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.2 kWh.
Untuk memproduksinya, perusahaan harus menambah nilai investasi di pabrik mereka yang berada di karawang, Jawa Barat.
Nilainya pun tak main-main karena mencapai Rp 2,5 triliun. Penambahan investasi tersebut dilakukan guna menambah proses welding dan sebagainya.
Menariknya lagi, meski memiliki teknologi tinggi tetapi kandungan lokalnya sudah mencapai 80 persen. Sementara komponen lokal baterainya pun telah sebanyak 40 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan