Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Chery berusaha untuk menghadirkan berbagai produk unggulan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Chery terus menunjukkan keseriusannya di Indonesia. Mereka tidak hanya menghadirkan banyak sub-brand ke Tanah Air.
Namun jenama asal Cina tersebut, berencana untuk mendirikan beberapa fasilitas untuk melakukan pengembangan di dalam negeri.
“Saya rasa dalam waktu dekat kami akan mendirikan independent R&D Center di Indonesia,” ungkap Zhang Guibing, President of Chery International di Wuhu, Cina beberapa waktu lalu.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membuat mereka kian agresif, terutama dalam persaingan di industri otomotif.
Selain itu, mereka dapat menghadirkan kendaraan roda empat sesuai dengan karakter serta kebutuhan konsumen di Tanah Air.
Termasuk untuk sub-brand di bawah Chery, mulai dari Lepas maupun iCar yang baru saja merambah pasar otomotif nasional.
“Jadi kami bergerak cepat dari R&D, manufaktur hingga operation,” dia melanjutkan.
Bos Chery Group ini menegaskan, penguatan dari sisi riset sangat penting. Sehingga mereka bisa kompetitif di pasar Indonesia.
Kemudian kehadiran pusat R&D Chery juga diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi, sekaligus mendukung peningkatan kandungan lokal pada kendaraan yang diproduksi.
“Saya pikir dengan cara ini, secara umum kita yakin mampu memenuhi segala ketentuan atau kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia,” tegas Zhang Guibing.
Sebagai informasi, Chery memang sebelumnya sudah mengumumkan akan membangun 26 pusat R&D di berbagai negara.
Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing di kancah otomotif global. Jadi mereka mampu berkompetisi dengan pabrikan lain.
Sampai sekarang, produk Chery telah dipasarkan di lebih dari 120 negara dan wilayah dengan 16 pabrik perakitan (KD factories) di seluruh dunia.
Jaringan inovasi global Chery saat ini sudah mencakup delapan pusat R&D utama, dengan lebih dari 30.000 personel penelitian maupun pengembangan serta 28 chief scientist.
Di sisi lain, pabrikan asal Kota Wuhu itu berhasil membukukan penjualan mobil sebanyak 2,8 juta unit. Jumlah tersebut ditorehkan sepanjang periode 2025.
Dari angka di atas, 30 persennya adalah New Energy Vehicle (NEV), sebuah pencapaian cukup positif bagi brand asal Tiongkok.
Akan tetapi, Chery tidak mau berpuas diri begitu saja. Mereka berencana untuk meneruskan ekspansi di seluruh dunia.
Secara terang-terangan, Chery mengaku akan mengadopsi strategi gabungan dari Toyota serta Tesla.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
06 Mei 2026, 14:34 WIB
05 Mei 2026, 14:28 WIB
03 Mei 2026, 14:16 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal