Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Chery berusaha untuk menghadirkan berbagai produk unggulan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Chery terus menunjukkan keseriusannya di Indonesia. Mereka tidak hanya menghadirkan banyak sub-brand ke Tanah Air.
Namun jenama asal Cina tersebut, berencana untuk mendirikan beberapa fasilitas untuk melakukan pengembangan di dalam negeri.
“Saya rasa dalam waktu dekat kami akan mendirikan independent R&D Center di Indonesia,” ungkap Zhang Guibing, President of Chery International di Wuhu, Cina beberapa waktu lalu.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membuat mereka kian agresif, terutama dalam persaingan di industri otomotif.
Selain itu, mereka dapat menghadirkan kendaraan roda empat sesuai dengan karakter serta kebutuhan konsumen di Tanah Air.
Termasuk untuk sub-brand di bawah Chery, mulai dari Lepas maupun iCar yang baru saja merambah pasar otomotif nasional.
“Jadi kami bergerak cepat dari R&D, manufaktur hingga operation,” dia melanjutkan.
Bos Chery Group ini menegaskan, penguatan dari sisi riset sangat penting. Sehingga mereka bisa kompetitif di pasar Indonesia.
Kemudian kehadiran pusat R&D Chery juga diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi, sekaligus mendukung peningkatan kandungan lokal pada kendaraan yang diproduksi.
“Saya pikir dengan cara ini, secara umum kita yakin mampu memenuhi segala ketentuan atau kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia,” tegas Zhang Guibing.
Sebagai informasi, Chery memang sebelumnya sudah mengumumkan akan membangun 26 pusat R&D di berbagai negara.
Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing di kancah otomotif global. Jadi mereka mampu berkompetisi dengan pabrikan lain.
Sampai sekarang, produk Chery telah dipasarkan di lebih dari 120 negara dan wilayah dengan 16 pabrik perakitan (KD factories) di seluruh dunia.
Jaringan inovasi global Chery saat ini sudah mencakup delapan pusat R&D utama, dengan lebih dari 30.000 personel penelitian maupun pengembangan serta 28 chief scientist.
Di sisi lain, pabrikan asal Kota Wuhu itu berhasil membukukan penjualan mobil sebanyak 2,8 juta unit. Jumlah tersebut ditorehkan sepanjang periode 2025.
Dari angka di atas, 30 persennya adalah New Energy Vehicle (NEV), sebuah pencapaian cukup positif bagi brand asal Tiongkok.
Akan tetapi, Chery tidak mau berpuas diri begitu saja. Mereka berencana untuk meneruskan ekspansi di seluruh dunia.
Secara terang-terangan, Chery mengaku akan mengadopsi strategi gabungan dari Toyota serta Tesla.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
06 Agustus 2026, 08:00 WIB
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan