iCar V27 REEV Diperkenalkan di GIIAS 2026, Bisa Dipesan
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
Chery berusaha untuk menghadirkan berbagai produk unggulan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Chery terus menunjukkan keseriusannya di Indonesia. Mereka tidak hanya menghadirkan banyak sub-brand ke Tanah Air.
Namun jenama asal Cina tersebut, berencana untuk mendirikan beberapa fasilitas untuk melakukan pengembangan di dalam negeri.
“Saya rasa dalam waktu dekat kami akan mendirikan independent R&D Center di Indonesia,” ungkap Zhang Guibing, President of Chery International di Wuhu, Cina beberapa waktu lalu.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membuat mereka kian agresif, terutama dalam persaingan di industri otomotif.
Selain itu, mereka dapat menghadirkan kendaraan roda empat sesuai dengan karakter serta kebutuhan konsumen di Tanah Air.
Termasuk untuk sub-brand di bawah Chery, mulai dari Lepas maupun iCar yang baru saja merambah pasar otomotif nasional.
“Jadi kami bergerak cepat dari R&D, manufaktur hingga operation,” dia melanjutkan.
Bos Chery Group ini menegaskan, penguatan dari sisi riset sangat penting. Sehingga mereka bisa kompetitif di pasar Indonesia.
Kemudian kehadiran pusat R&D Chery juga diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi, sekaligus mendukung peningkatan kandungan lokal pada kendaraan yang diproduksi.
“Saya pikir dengan cara ini, secara umum kita yakin mampu memenuhi segala ketentuan atau kebijakan yang diterapkan pemerintah Indonesia,” tegas Zhang Guibing.
Sebagai informasi, Chery memang sebelumnya sudah mengumumkan akan membangun 26 pusat R&D di berbagai negara.
Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing di kancah otomotif global. Jadi mereka mampu berkompetisi dengan pabrikan lain.
Sampai sekarang, produk Chery telah dipasarkan di lebih dari 120 negara dan wilayah dengan 16 pabrik perakitan (KD factories) di seluruh dunia.
Jaringan inovasi global Chery saat ini sudah mencakup delapan pusat R&D utama, dengan lebih dari 30.000 personel penelitian maupun pengembangan serta 28 chief scientist.
Di sisi lain, pabrikan asal Kota Wuhu itu berhasil membukukan penjualan mobil sebanyak 2,8 juta unit. Jumlah tersebut ditorehkan sepanjang periode 2025.
Dari angka di atas, 30 persennya adalah New Energy Vehicle (NEV), sebuah pencapaian cukup positif bagi brand asal Tiongkok.
Akan tetapi, Chery tidak mau berpuas diri begitu saja. Mereka berencana untuk meneruskan ekspansi di seluruh dunia.
Secara terang-terangan, Chery mengaku akan mengadopsi strategi gabungan dari Toyota serta Tesla.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
31 Juli 2026, 12:48 WIB
30 Juli 2026, 17:00 WIB
30 Juli 2026, 08:00 WIB
29 Juli 2026, 17:28 WIB
Terkini
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Geely menggandeng Garasi Drift untuk memodifikasi Coolray dengan mengusung gaya motorsport di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Wuling Aira ev hadir di GIIAS 2026 dengan menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen, simak penjelasannya
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan Indonesia hadirkan Fairlady Z di GIIAS 2026 dan konsumen bisa langsung memesan dengan cara terbatas
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
Konsumen bisa mendapatkan sejumlah penawaran menarik dari OLXMobbi di GIIAS 2026, bisa tukar tambah mobil
02 Agustus 2026, 18:20 WIB
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro sebagai kasta tertinggi SUV kompak merek berlambang S, meluncur di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 18:00 WIB
MG ZS Hybrid+ diklaim mampu mencetak efisiensi bahan bakar mencapai 27,7 km per liter sehingga menguntungkan
02 Agustus 2026, 16:47 WIB
Toyota Hybrid System sangat cocok diandalkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia
02 Agustus 2026, 16:44 WIB
Toyota Veloz Hybrid bisa jadi opsi jika para pengunjung GIIAS 2026 yang sedang mencari mobil ramah lingkungan