Penyerahan Wuling Eksion Dimulai, 1.000 Unit Lebih Terpesan
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan mobil listrik Cina mulai melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Jakarta ataupun pulau Jawa saja.
Menariknya Bali dinilai sebagai salah satu pasar yang potensial. Di luar ekspektasi, ternyata minat terhadap mobil listrik di sana cukup positif.
“Bali di luar prediksi kami. (Mobil listrik di sana) untuk dipakai pribadi (bukan kebutuhan rental),” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Jakarta, Senin (11/05).
Oleh karena itu, Bali menjadi incaran Changan untuk memperluas jaringan dilernya di masa mendatang.
Di Bali, secara spesifik Denpasar, Pemerintah Provinsi Bali juga memang tengah menggencarkan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Per 26 Desember 2025, Wayan Koster, Gubernur Bali menindaklanjuti pembahasan awal pengembangan EV Ecosystem yang melibatkan perwakilan merek sampai PLN.
Hal tersebut menjadi pemicu buat Changan membuka diler di wilayah Bali untuk menggaet lebih banyak konsumen.
“Kita sih lagi kejar (target diler di 2026) ke 20. Jakarta itu tiga, dua lagi dalam proses. Bandung satu (outlet), kemudian Jogjakarta satu,” kata Setiawan.
Tidak hanya Changan, submerek Chery Group, Lepas turut mengungkapkan hal yang sama.
“Bali juga kita mencoba lihat potensinya ya, karena cukup baik,” kata Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia dalam kesempatan terpisah belum lama ini.
Rencana penguatan ekosistem kendaraan listrik di Bali sebenarnya bukan rencana baru, namun disebut sempat tertunda akibat terjadinya pandemi Covid-19 pada 2020.
“Saat ini ekonomi masyarakat sudah membaik, sehingga program kendaraan listrik bisa dilaksanakan,” kata Wayan Koster, Gubernur Bali dikutip dari siaran resminya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kebijakan tersebut adalah bagian dari visi Nanggun Sat Kerthi Loka Bali yang berfokus menjaga kesucian dan keharmonisan alam di Bali, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ada beberapa regulasi yang bakal diterapkan buat mendukung dibentuknya ekosistem mobil listrik.
“Bisa kita mulai dari zonasi kendaraan listrik awal di Ubud, Sanur, Kuta, Nusa Dua dan Nusa Penida,” kata dia.
Nusa Penida, menurutnya akan dijadikan Green Island. Wacana itu juga telah didukung oleh Bupati Klungkung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Wuling Eksion mendapatkan respons yang positif dari para konsumen di Tanah Air, ribuan unit terpesan
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta
10 Mei 2026, 06:01 WIB
MG menilai kuota insentif mobil listrik yang tengah disiapkan pemerintah, masih kurang dan bisa ditambah lagi