BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar
12 Juni 2026, 13:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan mobil listrik Cina mulai melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Jakarta ataupun pulau Jawa saja.
Menariknya Bali dinilai sebagai salah satu pasar yang potensial. Di luar ekspektasi, ternyata minat terhadap mobil listrik di sana cukup positif.
“Bali di luar prediksi kami. (Mobil listrik di sana) untuk dipakai pribadi (bukan kebutuhan rental),” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Jakarta, Senin (11/05).
Oleh karena itu, Bali menjadi incaran Changan untuk memperluas jaringan dilernya di masa mendatang.
Di Bali, secara spesifik Denpasar, Pemerintah Provinsi Bali juga memang tengah menggencarkan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Per 26 Desember 2025, Wayan Koster, Gubernur Bali menindaklanjuti pembahasan awal pengembangan EV Ecosystem yang melibatkan perwakilan merek sampai PLN.
Hal tersebut menjadi pemicu buat Changan membuka diler di wilayah Bali untuk menggaet lebih banyak konsumen.
“Kita sih lagi kejar (target diler di 2026) ke 20. Jakarta itu tiga, dua lagi dalam proses. Bandung satu (outlet), kemudian Jogjakarta satu,” kata Setiawan.
Tidak hanya Changan, submerek Chery Group, Lepas turut mengungkapkan hal yang sama.
“Bali juga kita mencoba lihat potensinya ya, karena cukup baik,” kata Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia dalam kesempatan terpisah belum lama ini.
Rencana penguatan ekosistem kendaraan listrik di Bali sebenarnya bukan rencana baru, namun disebut sempat tertunda akibat terjadinya pandemi Covid-19 pada 2020.
“Saat ini ekonomi masyarakat sudah membaik, sehingga program kendaraan listrik bisa dilaksanakan,” kata Wayan Koster, Gubernur Bali dikutip dari siaran resminya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kebijakan tersebut adalah bagian dari visi Nanggun Sat Kerthi Loka Bali yang berfokus menjaga kesucian dan keharmonisan alam di Bali, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ada beberapa regulasi yang bakal diterapkan buat mendukung dibentuknya ekosistem mobil listrik.
“Bisa kita mulai dari zonasi kendaraan listrik awal di Ubud, Sanur, Kuta, Nusa Dua dan Nusa Penida,” kata dia.
Nusa Penida, menurutnya akan dijadikan Green Island. Wacana itu juga telah didukung oleh Bupati Klungkung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik