Cek Daftar Harga Honda Super-One, Nekat Tantang BYD Atto 1
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan mobil listrik Cina mulai melakukan ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Jakarta ataupun pulau Jawa saja.
Menariknya Bali dinilai sebagai salah satu pasar yang potensial. Di luar ekspektasi, ternyata minat terhadap mobil listrik di sana cukup positif.
“Bali di luar prediksi kami. (Mobil listrik di sana) untuk dipakai pribadi (bukan kebutuhan rental),” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Jakarta, Senin (11/05).
Oleh karena itu, Bali menjadi incaran Changan untuk memperluas jaringan dilernya di masa mendatang.
Di Bali, secara spesifik Denpasar, Pemerintah Provinsi Bali juga memang tengah menggencarkan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Per 26 Desember 2025, Wayan Koster, Gubernur Bali menindaklanjuti pembahasan awal pengembangan EV Ecosystem yang melibatkan perwakilan merek sampai PLN.
Hal tersebut menjadi pemicu buat Changan membuka diler di wilayah Bali untuk menggaet lebih banyak konsumen.
“Kita sih lagi kejar (target diler di 2026) ke 20. Jakarta itu tiga, dua lagi dalam proses. Bandung satu (outlet), kemudian Jogjakarta satu,” kata Setiawan.
Tidak hanya Changan, submerek Chery Group, Lepas turut mengungkapkan hal yang sama.
“Bali juga kita mencoba lihat potensinya ya, karena cukup baik,” kata Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia dalam kesempatan terpisah belum lama ini.
Rencana penguatan ekosistem kendaraan listrik di Bali sebenarnya bukan rencana baru, namun disebut sempat tertunda akibat terjadinya pandemi Covid-19 pada 2020.
“Saat ini ekonomi masyarakat sudah membaik, sehingga program kendaraan listrik bisa dilaksanakan,” kata Wayan Koster, Gubernur Bali dikutip dari siaran resminya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kebijakan tersebut adalah bagian dari visi Nanggun Sat Kerthi Loka Bali yang berfokus menjaga kesucian dan keharmonisan alam di Bali, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ada beberapa regulasi yang bakal diterapkan buat mendukung dibentuknya ekosistem mobil listrik.
“Bisa kita mulai dari zonasi kendaraan listrik awal di Ubud, Sanur, Kuta, Nusa Dua dan Nusa Penida,” kata dia.
Nusa Penida, menurutnya akan dijadikan Green Island. Wacana itu juga telah didukung oleh Bupati Klungkung.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 14:37 WIB
04 Agustus 2026, 09:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
07 Agustus 2026, 14:00 WIB
Hadir di segmen SUV 7 penumpang, Suzuki XL7 New Alpha Hybrid Berikan Sensasi Asyik Lewat Teknologi SHVS
07 Agustus 2026, 13:00 WIB
Hadir di ajang GIIAS 2026 Suzuki tampilkan deretan kendaraan hybrid andalannya mulai dari XL7 hingga Fronx
07 Agustus 2026, 12:05 WIB
Kia Indonesia menyediakan unit tes di area test drive GIIAS 2026 yang bisa dicoba para pengunjung sepanjang pameran
07 Agustus 2026, 11:06 WIB
Changan Deepal S05 BEV dan REEV hadir di pasar otomotif Indonesia dengan menawarkan sejumlah keunggulan
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid Tawarkan Pengalaman Kendarai EV, Tanpa Pikirkan Charging Berkat Teknologi e-Smart Hybrid.
07 Agustus 2026, 10:00 WIB
Astra UD Trucks melakukan kesepakatan dengan Trans Migasindo dalam hal layanan purna jual untuk efisiensi
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
Daihatsu menegaskan komitmennya untuk mendukung dunia pendidikan di Indonesia dengan melakukan pendidikan vokasi
07 Agustus 2026, 08:59 WIB
MG ZS Hybrid+ menawarkan solusi kebutuhan masyarakat akan kendaraan elektrifikasi yang menyenangkan dan efisien