Hyundai Ioniq Punya Desain Nyentrik di Cina
06 Juni 2026, 08:54 WIB
MG menilai kuota insentif mobil listrik yang tengah disiapkan pemerintah, masih kurang dan bisa ditambah lagi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Rencana pemberian insentif mobil listrik untuk periode 2026 disambut baik banyak pihak. Salah satunya datang dari MG Motor Indonesia.
Produsen Electric Vehicle (EV) satu ini menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah.
Terutama terhadap pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri, terkhusus di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih dinamis.
“Detailnya kan baru 100 ribu, 200 ribu (unit). Tapi implementasi akan seperti apa, kemudian di titik mana yang akan disubsidi, itu yang kami butuhkan agar bisa dikaji lebih dalam lagi,” ungkap Eko Fachruroji, Manager Produk MG Motor Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa MG cukup senang dengan keputusan pemerintah, memberikan bantuan terhadap pembelian mobil listrik.
Sebab dapat mendorong masyarakat di Tanah Air untuk mengadopsi kendaraan roda empat setrum. Termasuk dengan memboyong lini elektrifikasi MG.
Akan tetapi MG ingin mengetahui lebih jauh detail dari aturan insentif mobil listrik dari pemerintah. Sehingga mereka dapat menentukan strategi yang harus diterapkan.
“Karena sempat juga disebutkan ada beberapa kriteria seperti apa, misal seperti baterai mungkin akan dapat insentif yang full nikel atau nanti juga mungkin yang LFP dapat, tapi porsinya berbeda,” ia melanjutkan.
Kendati demikian, MG menilai skema insentif penuh seperti yang diterapkan sebelumnya masih jadi pilihan tepat.
Pasalnya dirasa lebih efektif untuk mendorong adopsi kendaraan listrik secara meluas di dalam negeri.
“Kalau menurut kami, yang pas pastinya (skema insentif) tahun lalu ya. Artinya tahun lalu itu kan 100 persen dikasih insentif,” tegas Fachruroji.
Lebih jauh disebutkan, MG berharap kuota insentif mobil listrik pada 2026 tidak hanya buat pembelian 1.000 unit saja.
Mereka menyebut jumlah di atas masih belum kuat, untuk mendorong pertumbuhan kendaraan roda empat setrum di Indonesia.
“Kalau ditanya kita cukup atau tidak, pastinya kita bilang akan kurang untuk lebih mendorong lagi industri ini, biar lebih berkembang lagi,” pungkas dia.
Sebagai informasi, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu), mengatakan pemerintah akan mempersiapkan insentif kendaraan listrik (EV) sebanyak 200 ribu unit.
Menkeu merinci bantuan tersebut diberikan masing-masing untuk 100 ribu unit mobil dan 100 ribu motor listrik tahun ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Menurut data AISI pada Selasa (09/06), wholesales motor baru pada bulan lalu mengalami penurunan 7,9 persenan
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Penjualan GWM kembali mengalami penurunan drastis di Mei 2026, secara retail hanya tembus 176 unit mobil
09 Juni 2026, 06:01 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta diberlakukan untuk mengatur arus lalu lintas pada jam sibuk dan diawasi ETLE
09 Juni 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta menjadi alternatif tempat perpanjangan masa berlaku SIM, ada di lima tempat
08 Juni 2026, 20:00 WIB
Kawasaki Brusky 125 digadang-gadang akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di ajang Jakarta Fair 2026
08 Juni 2026, 19:00 WIB
Audi Q5 Sportback teranyar meramaikan opsi mobil premium buat konsumen Tanah Air, simak spesifikasinya
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Yadea Indonesia bakal berikan potongan harga khusus pameran hingga Rp 10 juta di Pekan Raya Jakarta 2026
08 Juni 2026, 17:00 WIB
Marc Marquez berhasil membukukan 108 poin pada papan klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri di Hungaria