Tianneng Resmikan Pangkalan Pangkalan Produksi Strategis di Jawa Timur
25 Juni 2026, 20:58 WIB
MG menilai kuota insentif mobil listrik yang tengah disiapkan pemerintah, masih kurang dan bisa ditambah lagi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Rencana pemberian insentif mobil listrik untuk periode 2026 disambut baik banyak pihak. Salah satunya datang dari MG Motor Indonesia.
Produsen Electric Vehicle (EV) satu ini menilai, keputusan Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah.
Terutama terhadap pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri, terkhusus di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih dinamis.
“Detailnya kan baru 100 ribu, 200 ribu (unit). Tapi implementasi akan seperti apa, kemudian di titik mana yang akan disubsidi, itu yang kami butuhkan agar bisa dikaji lebih dalam lagi,” ungkap Eko Fachruroji, Manager Produk MG Motor Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa MG cukup senang dengan keputusan pemerintah, memberikan bantuan terhadap pembelian mobil listrik.
Sebab dapat mendorong masyarakat di Tanah Air untuk mengadopsi kendaraan roda empat setrum. Termasuk dengan memboyong lini elektrifikasi MG.
Akan tetapi MG ingin mengetahui lebih jauh detail dari aturan insentif mobil listrik dari pemerintah. Sehingga mereka dapat menentukan strategi yang harus diterapkan.
“Karena sempat juga disebutkan ada beberapa kriteria seperti apa, misal seperti baterai mungkin akan dapat insentif yang full nikel atau nanti juga mungkin yang LFP dapat, tapi porsinya berbeda,” ia melanjutkan.
Kendati demikian, MG menilai skema insentif penuh seperti yang diterapkan sebelumnya masih jadi pilihan tepat.
Pasalnya dirasa lebih efektif untuk mendorong adopsi kendaraan listrik secara meluas di dalam negeri.
“Kalau menurut kami, yang pas pastinya (skema insentif) tahun lalu ya. Artinya tahun lalu itu kan 100 persen dikasih insentif,” tegas Fachruroji.
Lebih jauh disebutkan, MG berharap kuota insentif mobil listrik pada 2026 tidak hanya buat pembelian 1.000 unit saja.
Mereka menyebut jumlah di atas masih belum kuat, untuk mendorong pertumbuhan kendaraan roda empat setrum di Indonesia.
“Kalau ditanya kita cukup atau tidak, pastinya kita bilang akan kurang untuk lebih mendorong lagi industri ini, biar lebih berkembang lagi,” pungkas dia.
Sebagai informasi, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan (Menkeu), mengatakan pemerintah akan mempersiapkan insentif kendaraan listrik (EV) sebanyak 200 ribu unit.
Menkeu merinci bantuan tersebut diberikan masing-masing untuk 100 ribu unit mobil dan 100 ribu motor listrik tahun ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
19 Juni 2026, 19:00 WIB
19 Juni 2026, 13:00 WIB
18 Juni 2026, 17:29 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan