Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel
01 April 2026, 15:00 WIB
Toyota akan luncurkan mobil hybrid baru di 2024 guna memperkuat line up kendaraan elektrifikasi mereka
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan luncurkan mobil hybrid baru di 2024 guna melengkapi jajaran Electric Vehicle di Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam memilih kendaraan yang mereka butuhan
Kepastikan membawa satu model hybrid lagi di Indonesia disampaikan oleh Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM).
“Akan ada model hybrid baru di tahun ini. Tapi modelnya apa, nanti saja tunggu dulu,” ungkap Hendry Tanoto pada media (02/02).
Meski tidak menyebutkan nama modelnya tetapi kemungkinan model yang dimaksud adalah Avanza Hybrid. Terlebih beberapa waktu lalu Mitsubishi sudah meluncurkan Xpander Hybrid di Thailand dan bisa menjadi trendsetter di segmen Low MPV.
Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director PT TAM juga menolak untuk memberi informasi lebih lengkap. Namun ia menegaskan pihaknya melihat penerimaan MPV hybrid sangat tinggi dibandingkan segmen lain.
“Toyota Kijang Innova Zenix itu sangat diterima masyarakat bahkan penjualannya sangat besar dan lebih tinggi dari perkiraan. Kita coba lihat potensi-potensi di segmen mana lagi untuk dapat diisi oleh hybrid,” ungkapnya.
Berdasakan data yang disampaikan, sepanjang 2023 Toyota Kijang Innova Zenix berhasil terjual sebanyak 27.750 unit. Angka tersebut jauh di atas model hybrid lain seperti Yaris Cross HEV sebanyak 5.476 unit dana Corolla Cross HEV sebesar 1.216 unit.
Dirinya menambahkan kehadiran Mitsubishi Xpander Hybrid di Thailand bisa menjadi acuan. Dirinya mengaku tengah memantau perkembangan model hybrid pada segmen berbeda.
“Kami observasi Mitsubishi Xpander Hybrid. Tapi kami cukup senang karena berarti sekarang tidak hanya Toyota yang mengembangkan hybrid karena sudah ada Suzuki, Mitsubishi dan Honda,” ungkapnya.
Namun dirinya tidak mau terburu-buru dalam meluncurkan kendaraan elektrifikasi. Pihaknya akan melakukan studi terlebih dulu agar produk bisa diterima masyarakat.
“Harus lihat di segmen dan harga berapa agar dapat diterima masyarakat. Tidak mungkin hanya ingin keluarkan hybrid tapi juga harus pantau produknya terjual atau sebaliknya,” ungkapnya kemudian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
24 Maret 2026, 07:45 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
23 Februari 2026, 19:00 WIB
23 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh