Mitsubishi Xforce Hybrid Resmi Meluncur, Tantang Honda HR-V
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan Indonesia tengah bersiap untuk memasarkan mobil REEV (Range-Extended Electric Vehicle) pertama di Tanah Air.
Tentu memerlukan strategi khusus untuk bisa bersaing di pasar otomotif dalam negeri. Menjadi pionir, Changan percaya diri mampu merebut hati masyarakat.
Teknologi REEV sendiri merupakan solusi bagi konsumen yang ingin melangkah lebih jauh ke kendaraan listrik.
Terutama dalam hal kecemasan akan jarak tempuh (Range Anxiety), Changan S05 adalah jawaban atas keraguan tersebut.
REEV yang merupakan hasil pengembangan mobil hybrid, terus menunjukkan potensinya. Di negara asalnya, populasi REEV terus meningkat sejak 2020.
Di Indonesia sendiri pengguna mobil listrik terus bertumbuh. Sama halnya dengan perkembangan kendaraan hybrid.
Hal inilah yang menjadi modal utama Changan Indonesia penetrasi ke pasar karena hanya sedikit perbedaannya.
“Saya pikir tidak sulit dalam mengedukasi masyarakat. Karena di Indonesia sebelumnya sudah menggunakan teknologi seperti itu,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Chongqing, Cina (19/04).
Menurutnya perbedaan REEV adalah hadirnya sistem charging plug-in pada kendaraan. Sehingga konsumen benar-benar tidak khawatir kehabisan daya.
Brand asal Tiongkok ini memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini guna memperkenalkan sekaligus memasarkan unit.
Sehingga tidak semata-mata hanya mengandalkan brosur fisik. Namun mereka memanfaatkan riset melalui berbagai saluran digital.
Mudahnya informasi untuk didapatkan belakangan ini, membuat calon pelanggan bisa mendapatkan sejumlah keunggulan kendaraan yang diincar.
“Konsumen sekarang ini lebih kritis sebelum membeli mobil. Mereka sebelumnya sudah melihat ulasan kanan kiri,” tutur Setiawan.
Lebih jauh dikatakan peran media massa diperlukan untuk mendorong penjualan. Ditambah dengan tenaga penjual di jaringan diler hingga memberikan pengalaman test drive.
“Tugas kita memang sebagai penjual tetap harus edukasi. Lalu edukasi paling mudah adalah melalui media massa,” ungkap Setiawan.
Disampaikan bahwa melakukan edukasi pada konsumen di perkotaan besar, adalah suatu keharusan. Konsumen di daerah juga masih membutuhkan edukasi yang komprehensif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 12:41 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
12 Juli 2026, 14:44 WIB
11 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan