Double Cabin Baru BYD Siap Meluncur, Berjenis PHEV
14 April 2026, 07:00 WIB
Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan Indonesia tengah bersiap untuk memasarkan mobil REEV (Range-Extended Electric Vehicle) pertama di Tanah Air.
Tentu memerlukan strategi khusus untuk bisa bersaing di pasar otomotif dalam negeri. Menjadi pionir, Changan percaya diri mampu merebut hati masyarakat.
Teknologi REEV sendiri merupakan solusi bagi konsumen yang ingin melangkah lebih jauh ke kendaraan listrik.
Terutama dalam hal kecemasan akan jarak tempuh (Range Anxiety), Changan S05 adalah jawaban atas keraguan tersebut.
REEV yang merupakan hasil pengembangan mobil hybrid, terus menunjukkan potensinya. Di negara asalnya, populasi REEV terus meningkat sejak 2020.
Di Indonesia sendiri pengguna mobil listrik terus bertumbuh. Sama halnya dengan perkembangan kendaraan hybrid.
Hal inilah yang menjadi modal utama Changan Indonesia penetrasi ke pasar karena hanya sedikit perbedaannya.
“Saya pikir tidak sulit dalam mengedukasi masyarakat. Karena di Indonesia sebelumnya sudah menggunakan teknologi seperti itu,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Chongqing, Cina (19/04).
Menurutnya perbedaan REEV adalah hadirnya sistem charging plug-in pada kendaraan. Sehingga konsumen benar-benar tidak khawatir kehabisan daya.
Brand asal Tiongkok ini memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini guna memperkenalkan sekaligus memasarkan unit.
Sehingga tidak semata-mata hanya mengandalkan brosur fisik. Namun mereka memanfaatkan riset melalui berbagai saluran digital.
Mudahnya informasi untuk didapatkan belakangan ini, membuat calon pelanggan bisa mendapatkan sejumlah keunggulan kendaraan yang diincar.
“Konsumen sekarang ini lebih kritis sebelum membeli mobil. Mereka sebelumnya sudah melihat ulasan kanan kiri,” tutur Setiawan.
Lebih jauh dikatakan peran media massa diperlukan untuk mendorong penjualan. Ditambah dengan tenaga penjual di jaringan diler hingga memberikan pengalaman test drive.
“Tugas kita memang sebagai penjual tetap harus edukasi. Lalu edukasi paling mudah adalah melalui media massa,” ungkap Setiawan.
Disampaikan bahwa melakukan edukasi pada konsumen di perkotaan besar, adalah suatu keharusan. Konsumen di daerah juga masih membutuhkan edukasi yang komprehensif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 07:00 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
11 April 2026, 10:46 WIB
07 April 2026, 15:00 WIB
07 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
21 April 2026, 09:00 WIB
Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara
21 April 2026, 07:00 WIB
Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis
21 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya
21 April 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif
21 April 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
20 April 2026, 21:20 WIB
Mayoritas merek mobil mewah mengalami penurunan penjualan di Maret 2026, Mercedes-Benz anjlok 44,9 persen
20 April 2026, 21:19 WIB
Toyota berkolaborasi dengan CATL untuk membangun fasilitas produksi baterai mobil hybrid di Karawang, Jabar
20 April 2026, 09:00 WIB
MPM Green Action 2026, fokus pada pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sejumlah wilayah