Toyota Recall Ribuan Avanza, Raize dan Veloz Karena Masalah Rem

Toyota recall ribuan Avanza, Raize dan Veloz karena adanya masalah pada sistem pengereman dan Side Impact Beam

Toyota Recall Ribuan Avanza, Raize dan Veloz Karena Masalah Rem

KatadataOTO – Toyota recall ribuan Avanza, Raize dan Veloz di Filipina karena ditemukannya penyimpangan pengujian keselamatan. Penarikan tersebut hanya berdampak pada produksi secara lokal.

Meski demikian jumlahnya tetap besar yaitu mencapai 10.975 unit. Dalam recall tersebut pabrikan asal Jepang itu akan melakukan penggantian Disk Brake Cylinder Slide depan dan bila perlu Brake Cylinder Mounting.

Dilansir Autoindustriya terdapat kesalahan perakitan sehingga air dapat masuk kemudian menyebabkan karat. Jika dibiarkan maka kampas rem bisa aus lebih cepat dan berpotensi menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Diskon Toyota Raize
Photo : Toyota Astra Motor

Tak hanya itu, Toyota Filipina juga melakukan recall Avanza dan Veloz karena adanya masalah pada Side Impact Beam. Penarikan diambil akibat kesalahan pengelasan di pintu depan sebelah kanan model produksi November 2022.

Dikhawatirkan ketika terjadi kecelakaan maka penumpang bisa mengalami cedera yang lebih berat. Oleh karena itu langkah penarikan pun harus diambil sehingga pabrikan bisa memperbaikinya dengan menambah titik pengelasan.

Jumlah unit yang terdampak tidak sebanyak recall sistem pengereman tetapi tidak bisa dipandang sebelah mata. Sedikitnya 2.756 unit kendaraan ditarik oleh perusahaan.

Seluruh perbaikan tersebut diklaim bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya alias gratis.

Ada Diskon Toyota Veloz Rp30 Juta, Bisa Buat Libur Nataru
Photo : Istimewa

Recall ribuan Avanza, Raize dan Veloz di Filipina pun rupanya mendapat perhatian dari PT Toyota Astra Motor selaku APM di Indonesia. Mereka akan memeriksa apakah unit yang mereka produksi mengalami masalah serupa.

“Kami coba periksa dan koordinasikan secara internal apakah memang produk yang dijual di Indonesia juga terdampak. Sebab setiap negara memiliki spesifikasi berbeda,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (17/01).

Mobil Toyota Terdampak Recall Sistem Pengereman

  • Raize produksi 12 September-7 Desember 2022: 4.345 unit
  • Avanza produksi 12 September-11 Desember 2022: 3.119 unit
  • Veloz produksi 12 September-13 Desember 2022: 3.511 unit
  • Mobil Terdampak Recall Side Impact Beam
  • Avanza produksi 3 November-24 November 2022: 1.285 unit
  • Veloz produksi 3 November-24 November 2022: 1.471 unit

Terkini

mobil
Ekspor mobil

Alasan Ekspor Mobil dari Indonesia Sulit Tembus Negara Maju

Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan

mobil
Alasan Aletra Pertahankan Banyak Tombol Fisik di L8 EV

Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan

Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung saat Tahun Baru Imlek 2026

Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda

mobil
Land Rover Defender

Land Rover Defender MY 2026 Meluncur, Harga Mulai Rp 3,6 Miliar

Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur

mobil
Merek Mobil Terlaris

10 Merek Mobil Terlaris Januari 2026, Mitsubishi Tiga Besar

Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Januari 2026, Honda Brio Satya Memimpin

Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja

mobil
DFSK Seres dan Otoklix

DFSK Indonesia Siapkan Model Baru di Pertengahan 2026

DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang

mobil
Neta

Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI

Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru