Persiapan Lepas L6 PHEV Mengaspal di Indonesia, Tes Jalan di Cina
26 April 2026, 09:59 WIB
Aramco, perusahaan minyak asal Arab kembangkan Dedicated Hybrid Engine (DHE) alias mesin khusus mobil hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan minyak asal Arab, Aramco jadi sorotan karena menghadirkan pengembangan mesin khusus mobil hybrid.
Tampaknya ini menjadi strategi Aramco untuk tetap relevan di era elektrifikasi, ketika kendaraan tak lagi membutuhkan bahan bakar minyak.
Keberadaan mobil hybrid masih dapat menjaga eksistensi perusahaan minyak di dunia. Sebab tidak sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik.
Oleh karena itu Aramco menyiapkan mesin khusus mobil hybrid alias Dedicated Hybrid Engine (DHE).
Ide awal mesin DHE Aramco datang dari Nayan Engineer, seorang spesialis mesin dan peneliti bahan bakar di Aramco Americas.
Mesin tersebut diharapkan bisa memakan biaya produksi lebih sedikit serta efisiensi bahan bakar yang semakin baik.
“Banyak orang menyukai EV, tetapi di garasinya masih ada mobil bensin yang jadi andalan mereka. Hybrid dapat menjembatani perbedaan ini,” kata Nayan seperti dikutip dari Carbuzz, Selasa (21/04).
Aramco Americas membuat mesin hybrid yang konfigurasinya sederhana dan berfokus pada efisiensi penggunaan bahan bakar.
Jantung pacu tersebut diklaim memadukan performa sempurna antara mobil bermesin bensin dan tenaga responsif ala kendaraan listrik murni.
Ini menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen terkhusus di Amerika. Mayoritas orang belum siap untuk sepenuhnya beralih ke mobil listrik murni karena sejumlah pertimbangan.
Pihak Aramco mengklaim bahwa mesin hybrid itu dapat mencapai efisiensi lebih baik 25 persen dibandingkan mesin-mesin mobil lain keluaran terkini.
Lebih lanjut dijelaskan, mesin hybrid Aramco tidak dirancang buat secara langsung menggerakkan roda.
DHE dari Aramco mengandalkan motor elektrik yang dipasang di ujung poros penggerak. Sepintas, cara kerjanya mirip dengan teknologi e-Power milik Nissan.
Secara sederhana, mesin konvensional nantinya hanya berperan sebagai generator penggerak DHE. Kemudian dimensinya diklaim lebih kecil dan ringkas.
Setiap penggerak pada mobil dengan DHE itu menerima perintah dari satu motor elektrik saja. Komponen seperti axle dan transmisi tidak ada, membuat ukuran mesin bikinan Aramco itu semakin kompak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 April 2026, 09:59 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 11:37 WIB
14 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona