Terungkap Rubicon Mario Dandy Pakai Pelat Palsu dan Tunggak Pajak

Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan Rubicon Mario Dandy memakai pelat palsu dan menunggak pajak

Terungkap Rubicon Mario Dandy Pakai Pelat Palsu dan Tunggak Pajak
Satrio Adhy

TRENOTO – Belum habis aksi dari Mario Dandy Satriyo yang mencuri perhatian publik. Terbaru anak dari Pejabat DJP (Direktorat Jenderal Pajak) itu memakai pelat palsu pada Jeep Rubicon miliknya.

Hal tersebut diungkapkan oleh AKP Nurma Dewi, Kasi (Kepala Seksi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan. Menurutnya Mario menggantinya dengan pelat nomor bodong.

Sebagai informasi kendaraan itu harusnya bernomor polisi B 2571 PBP. Sedangkan yang dipakai oleh putra dari Rafael Alun Trisambodo adalah B 120 DEN.

Photo : Istimewa

“Untuk menghindari tilang elektronik katanya,” ujar Nurma Dewi seperti dikutip dari Antara pada Sabtu (25/2).

Lebih lanjut Nurma belum mau mengungkapkan identitas siapa mengganti pelat nomor Rubicon Mario Dandy saat tersangka masih ditahan di Polsek Pesanggrahan.

Di sisi lain Ade Ary Syam Indradi, Kapolres Metro Jakarta Selatan menuturkan kalau pihaknya menemukan nomor polisi yang asli berada di dalam mobil. Ia masih melakukan pengecekan melalui personel Satuan Lalu Lintas.

Kemudian pihaknya masih mendalami bukti pajak kendaraan roda empat ternyata bukan atas nama Mario Dandy Satriyo. Oleh karenanya dia terus melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya Rubicon Mario Andy juga belum membayar pajak. Menurut laman resmi Samsat Jakarta Rubicon tersebut memiliki taksiran harga Rp313 juta.

Baca Juga: Harga Jeep Rubicon Wrangler MDS, Anak Pejabat Pelaku Kekerasan

Sementara pajak tahunannya Rp6.6 juta, dalam keterangan status mobil ini ‘Masa Pajak Habis’, sudah jatuh tempo sejak 4 Februari 2023. Sedangkan masa berlaku STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Tertulis sampai 4 Februari 2026.

Memang anak dari pejabat eselon II Kantor Pajak ini kerap memamerkan kendaraan mewah mulai dari Rubicon hingga Harley Davidson di media sosial. Salah satu video yang paling tenar adalah saat Mario riding dengan moge (motor gede) miliknya di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Selanjutnya ada juga foto menunjukan Mario berpose di depan mobil menunggak pajak itu. Akan tetapi Rubiconnya absen dari daftar kendaraan milik Rafael Alun Trisambodo sama seperti Harley Davidson.

Photo : Istimewa

Hanya ada Toyota Camry sedan lansiran 2008. Tercatat unit tersebut merupakan hasil sendiri senilai Rp125 juta.

Kendaraan selanjutnya adalah Toyota Kijang 2018 hasil sendiri, nilainya Rp300 juta. Total alat transportasi milik Rafael terhitung per laporan 2021 adalah Rp425 juta.


Terkini

news
GIICOMVEC

GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga

GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026

mobil
Toyota

Presiden TMMIN Raih Predikat Green Leadership Utama CEO

Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota

news
Harga BBM

Purbaya Pastikan Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir 2026

Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan

mobil
Chery Arta Serpong

Diler Chery Arta Serpong Dibuka, Tempati Bekas Outlet Honda

Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 8 April 2026, Ada GIICOMVEC di Kemayoran

GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta

motor
Motor Listrik

Fakta MBG Boyong Puluhan Ribu Motor Listrik, Buat Kepala SPPG

Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG

mobil
PHEV

Alasan Mobil PHEV Belum Banyak Dilirik Konsumen Tanah Air

Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap

news
GWM Tank 500 Diesel

GWM Ungkap Daya Tarik Mobil Diesel yang Kalahkan Penjualan Hybrid

Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia